Sebelumnya, Budi Karya Sumadi menyampaikan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan Kemenag terkait rencana pembukaan Bandara Kertajati.
“Koordinasi intensif dengan Kemenag dan Pemda terus dilakukan agar persiapannya bisa dilakukan dengan matang,” ujar Budi Karya.
Budi Karya berharap pesawat dari Bandara Kertajati bisa melakukan penerbangan langsung (direct flight) ke Arab Saudi. Dengan adanya zonasi penerbangan umrah, diproyeksikan ada 40.000 pada periode Januari-Mei 2023.
Budi Karya juga berharap, penerbangan umrah ini dapat meramaikan dan menghidupi Bandara Kertajati yang selama ini. Penerbangan umrah diharapkan dapat membuka pasar penerbangan domestik ke Kertajati, misalnya munculnya rute penerbangan feeder dari berbagai daerah.
“Dengan adanya penerbangan umrah ini diharapkan adanya penerbangan feeder dari daerah lain. Seperti Kalimantan-Kertajati-Jeddah, tentu ini membuat Kertajati lebih ramai,” tandas Budi Karya. (JFA)



















