Kemas Rindo Membara, 107 Rumah Warga Hangus Dilalap Api

- Jurnalis

Rabu, 10 Juli 2019 - 22:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Ratusan warga Jalan Kemas Rindo, Kelurahan Ogan Baru, Kecamatan Kertapati harus terpuruk setelah tempat tinggal mereka ludes dilalap api.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 10.00 Wib akibat ledakan tabung gas. Karena suara ledakan begitu keras terdengar. Namun hingga saat ini belum ada laporan tentang ledakan tabung gas itu milik siapa.

“Kami hanya mengetahui setelah api membesar. Sedangkan saat kejadian, warga RT kami panik, sehingga tak sempat menyelamatkan barang-barang berharga,” ujar Wawi (42) ke pada Wideazone.com di sela-sela kesibukan warga yang menyelamatkan barang berharga miliknya, Rabu (10/7/2019).

Karena rumah pemukiman warga di Gang Santai begitu padat, akibat kebakaran itu sekitar 107 rumah penduduk hangus dilalap api.

Dari informasi yang diperoleh di lapangan, sekiar 532 jiwa atau 131 kepala keliarga (KK) harus kehilanhan tempat tinggal mereka.

Baca Juga:  Divonis 1 Tahun Penjara, Terdakwa Pulang "Melenggang" Tidak Ditahan

Di beberapa lokasi, suara ratap tangis warga yang kehilangan harta benda itu membahana di antara besarnya kobaran api.

Akibat kebakaran di Gang Santai Kelurahan Ogan Baru tersebut, warga di empat RT harus kehilangan rumah mereka.

Menurut Herman (32), warga RT 36, saat kebakaran itu terjadi, ia masih berada di pasar. Karena ia berjualan sayur di Pasar Kertapati.

“Ketika ada informasi tentang kebakaran di Gang Santai, saya langsung pulang. Wih, ternyata rumah saya sudah ludes teebakar,” katanya dengan mimik sedih.

Ia menemui istri dan anaknya yang sedang menangis di pinggir Jalan Kemas Rindo.

Menurut Herman, dia mendapat kabar bahwa kebakaran terjadi pukul 10.00 Wib dan dapat dipadamkan dua jam kemudian oleh Dinas Pemadam Kebakaran (PBK) Kota Palembang.

Baca Juga:  Pengecatan hingga Finishing Dikebut, Mushola TMMD Segera Siap Digunakan

Sementara itu, tim Emergency Responce ATC Sumsel telah menurunkan tim untuk membantu warga yang terkena musibah kebakaran.

Branch Manager ATC Sumsel Ardiansyah, mengatakan telah mendirikan posko utama bantuan kebakaran.

“Kita telah mendirikan tenda bantuan untuk membantu warga yang tertimpa musibah kebakaran,” ujar Ardiansyah ke pada Wideazone.com, Rabu (10/7/2019).

Bantuan mendesak yang dibutuhkan warga saat ini, katanya, terdiri dari makanan, pakaian, selimut, handuk, sandal, pembalut wanita dan diapers.

Menurut Ardiansyah, titik kebakaran berada di sekitar 100 meter ke dalam Gang Santai dari jalan utama (Jalan Kemas Rindo).

“Dengan bantuan yang kita berikan itu diharapkan dapat sedikit meringankan mereka yang tertimpa musibah kebakaran,” kata Ardiansyah menutup perbincangan (anto narasoma)

Berita Terkait

Bidar Guncang Musi, Ribuan Warga Tumpah Meski Panas Menyengat
Bidar Kembali Berpacu di Sungai Musi, 7 Ulu Jadi Pusat Festival HUT RI
Warga Sumringah Terima Baksos TMMD ke-129, Bantuan TNI Jadi Berkah di Hari Penutupan
TMMD ke-129 Berakhir, Kasdam II Sriwijaya Dorong Warga Pertahankan Semangat Gotong Royong
TMMD ke-129 Ditutup, Dansatgas Kodim 0418 Palembang Titip Pesan Penting untuk Masyarakat
Jalan 750 Meter Rampung 100 Persen, Kini Kendaraan Roda Empat Bisa Melintas
Penutupan TMMD ke-129 Kodim 048/18 Palembang Diwarnai Bakti Sosial untuk Masyarakat
Drumband SMA Negeri 21 Palembang Turut Sukseskan Penutupan TMMD ke-129 Kodim 0418

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Bidar Guncang Musi, Ribuan Warga Tumpah Meski Panas Menyengat

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:37 WIB

Bidar Kembali Berpacu di Sungai Musi, 7 Ulu Jadi Pusat Festival HUT RI

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:45 WIB

Warga Sumringah Terima Baksos TMMD ke-129, Bantuan TNI Jadi Berkah di Hari Penutupan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:44 WIB

TMMD ke-129 Ditutup, Dansatgas Kodim 0418 Palembang Titip Pesan Penting untuk Masyarakat

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:43 WIB

Jalan 750 Meter Rampung 100 Persen, Kini Kendaraan Roda Empat Bisa Melintas

Berita Terbaru