Jika Lahan Sempit, Bangun Pola Pertanian Vertikultur

- Jurnalis

Senin, 14 Januari 2019 - 00:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Julian Junadi: Mampu Cukupi Kebutuhan Sayuran Segar

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG —Kepedulian Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru untuk memajukan sektor pertanian patut didukung masyarakat. Komitmen Herman Deru itu didukung masyarakat Sumsel untuk mewujudkan harapannya dalam hal peningkatan bidang pertanian.

Praktisi pertanian dan dosen Universitas Sriwijaya, Ir Julian Junaidi MSi, mengatakan komitmen Gubernur Sumsel Herman Deru harus didukung masyarakat.

Menurut dia, saat ini Sumsel sudah kehilangan lahan pertanian 10 persen lahan pertanian akibat derap kemajuan pembangunan yang dicapai. Karena itu Julian meminta agar masyarakat dapat menjaga sektor pertanian yang masih ada.

“Kita ini sudah kekurangan lahan pertanian.Yang ada tinggal 10 persen lagi.Karena itu saya meminta agar masyarakat yang masih memiliki sisa lahan di samping rumah atau halaman cukup luas, dapat dimanfaatkan sebagai lahan pertanian, terutama untuk sayur-mayur,” ujarnya.

Baca Juga:  Kasdam II/Sriwijaya Tutup TMMD ke-129 Kodim 0418 Palembang di Talang Jambi

Lahan sempit, kata Julian, dapat dijadikan pam pertanian kota. Terutama untuk pemanfaatan lahan sempit yang ada di sekitar rumah tinggal.Karena lahan pertanian di kota ini sudah tinggal 10 persen lagi, maka ada baiknya masyarakat memanfaatkan lahan sempit untuk membantu diri sendiri mengatasi kebutuhan sehari-hari.  Julian mengatakan, jika masih ada lahan rawa, sebaiknya digunakan untuk penanaman padi.Sebab  lahan rawa tidak hanya baik digunakan untuk pertanian padi, misalnya, tapi juga dapat menampung air ketika musim hujan tiba.

Sedangkan bagi masyarakat yang hanya memilikilahan pas-pasan, di lingkungan rumah bisa juga membangun hidroponik untuk sayuran. Dengan sarana pipa plastik, misalnya, sayur-mayur itu bisa ditanam di sekeliling rumah. Selain dapat mempercantik lingkungan, usaha pertanian seperti ini dapat membantu kebutuhan keluarga untuk menikmati sayuran segar.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kota Palembang, Sayuti, mengatakan masyarakat kota ini hanya memanfaat lahan pertanian yang hilang10 persen  saja. Sedangkan keberadannya baru dapat dimanfaatkan (diberdayakan) sekitar 5775 hektare.

Baca Juga:  Satgas TMMD ke-129 Gelar Gladi Upacara Penutupan di Lapangan Sepak Bola kelurahan Talang Jambe

“Wajar jika lahan pertanian itu hilang 10 persen. Karena kota kita ini berstatus kota metropolitan. Misalnya lahan pertanian di Kecamatan Gandus, Kertapati dan Kalidoni.Semuanya mengerucut karena perkembangan kota,” katanya.

Menurut Sayuti, lahan pertanian di kawasan Sematang Borang luasnya 90 hektare dan Plaju 250 hektare. Dengan hanya memiliki sekelumit kecil lahan pertanian, kata Sayuti, apa yang ada itu  dapatdioptimalkan untuk dua kali panen dalam setahun.

Karena itu Kota Palembang mampu memproduksi gabah trenggiling 4-5 ton perhektare.Jika diakumulasi, tiap tahun mampu memproduksi 26 ribu ton gabah trenggiling. “Meski Palembang kehilangan 10 pesen lahan pertanian, namun kita tak pernah menyuplai beras dari daerah lain,” katanya. (anto)

Berita Terkait

Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal
Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik
ISPA Mengganas! Besok Palembang Berlakukan PJJ bagi TK hingga SMP
Delapan Sepeda Motor Terjaring KTL di Palembang
Polrestabes Palembang Gaspol! 102 Motor Digulung, Balap Liar hingga Konvoi Liar Dibabat
PALEMBANG DARURAT ASAP: 297 Titik Karhutla–ISPA Tembus 115 Ribu Kasus, Tertinggi dalam 4 Tahun ‎
200 Mobil Listrik Asal Vietnam Bakal Ngaspal di Palembang, Pantik Sorotan Tajam DPRD, Dishub Belum Tahu Soal Sertifikasi Supir
PJU Palembang Dibobol Berulang, 35 Titik Jadi Langganan Pencuri ‎

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 21:59 WIB

Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal

Rabu, 9 September 2026 - 15:01 WIB

Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik

Selasa, 8 September 2026 - 16:00 WIB

ISPA Mengganas! Besok Palembang Berlakukan PJJ bagi TK hingga SMP

Selasa, 8 September 2026 - 12:32 WIB

Delapan Sepeda Motor Terjaring KTL di Palembang

Selasa, 8 September 2026 - 09:52 WIB

Polrestabes Palembang Gaspol! 102 Motor Digulung, Balap Liar hingga Konvoi Liar Dibabat

Berita Terbaru

Oleh: Bayumi AP SE MSi [Ketua Komunitas dan Praktisi Pendidikan]

Opini

Kabut Asap: Ketika Rumah Berubah Jadi Sekolah

Kamis, 10 Sep 2026 - 12:28 WIB