Herman Deru Ngaku Malu Naik Helikopter

- Jurnalis

Jumat, 18 Januari 2019 - 19:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WIDEAZONE.COM, OKU TIMUR–Usai menghadiri sejumlah agenda di Palembang, Rabu (6/1) sore Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru pulang kampung ke OKU Timur sekaligus menghadiri undangan haul ulama besar Syaikh Abdul Qodir Al Jilani, KH. Busthomil Karm, KH. Imam Mujer Yusuf ke 32 dan KH dan Imam Maqsudi ke- 10 di Desa Yosowinangun Kecamatan Belitang Mandang Raya, Kabupaten OKU Timur.

Herman Deru beserta rombongan memilih melakukan perjalanan darat saat bertolak ke OKU Timur, meskipun sebagai seorang gubernur ia dapat saja menggunakan fasilitas helikopter. Hal ini rupanya merupakan keinginannya sendiri lantaran ingin melihat langsung kondisi jalan secara real.

” Saya minta doanya agar ini berjalan dengan baik. Mudah-mudahan sebelum Lebaran ini sudah terlihat, di OKU tidak boleh lagi ada lobang. Supaya tahun berikutnya kita bisa berfikir yang lain lagi. Nah inilah gunanya saya dateng kesini saya mau lihat langsung kondisi masyarakat, oleh sebab itu saya malu sebenarnya naik helikopter jadi saya paksakan jeledak- jeleduk lewat darat,” tandasnya

Baca Juga:  Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas

Sebagai Bupati yang pernah memimpin OKU Timur dua periode (10 tahun) ia mengaku sengaja datang untuk mengobati rasa rindunya dengan masyarakat OKUT. Dikatakannya, OKU Timur adalah daerah yang dikenal sangat akrab dengan acara-acara keagaaman. Hal ini tampak dari tradisi-tradisi yang masih berlangsung mulai ia menjadi Bupati hingga saat ini. Masyarakat menurutnya tetap berkesinambungan mengikuti acara keagamaan walaupun dengan gayanya berbeda.

“Pengajian haul pada malam hari ini kita , dzikir, berdoa bergabung bersama dengan jumlah jamaah yang terus bertambah. Karena jamaah semakin percaya terhadap ajakan Kiai yang tausiah disini. Ini lah penyebab salah satu kedamaian,” ungkapnya

Iapun mengaku sangat bangga karena setiap tahun jumlah jamaah yang hadir pada haul kian bertambah.

“Inilah salah satu kelebihan OKUT ini akrab tanpa memandang etnis, ras dan budaya. Kita ini satu, Saya tidak mungkin mengubah kebiasaan. Saya harapkan Bupati/Walikota juga melayani masyarakat jangan ada batasan. Karena orang bisa menjadi Gubernur, Bupati,Walikota dan DPR itu karena didukung rakyat,” katanya

Baca Juga:  Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Menurut Herman Deru sejak awal mencalonkan diri sebagai Gubernur ia telah memasang niat dalam hati ingin menjadi Gubernur yang sesuai dengan Hadist Rasullulah agar bermanfaat bagi orang banyaj.

“Saya ingin jadi Gubernur itu sesuai hadist Rasullulah, sebaiknya manusia adalah manusia yang berguna bagi orang banyak. Jadi kita sebagai muslim harus menunjukan kedewasaan yang lebih. Kita ini hidup tidak bisa sendiri, kita saling membutuhkan satu sama lain, jangan sampai keimanan kita terusik,” tambahnya

Sesuai visi dan misi nya pria yang akrab disapa Deru ini mengatakan, Pemprov Sumsel akan memperbaiki masalah ekonomi mulai dari akses jalan yang segera diperbaiki, keamanan, hingga perbaikan harga karet dengan pembangunan pabrik ban.

Tak ketinggalan, untuk menjaga kekompakan masyarakat sekaligus membantu warga yang tertimpa musibah secara masal ia berkomitmen akan mengaktifkan kembali uang duka atau santuna kematian di Provinsi Sumsel. (ril/el)

Berita Terkait

CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel
Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab
RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎
Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan
KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini
BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan–Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:48 WIB

CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab

Minggu, 27 September 2026 - 12:03 WIB

RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Kamis, 24 September 2026 - 12:25 WIB

Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Selasa, 8 September 2026 - 15:31 WIB

KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎

Berita Terbaru