HD Puji Petani Banyuasin Behasil Surplus Beras Di Masa Pandemi COVID-19 

- Jurnalis

Sabtu, 25 April 2020 - 22:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru

Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru

WIDEAZONE.COM, BANYUASIN — Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru (HD) memuji petani di Kabupaten Banyuasin yang tetap berproduktif meski ditengah suasana pandemi covid 19, terbukti hingga april ini saja Kabupaten Banyuasin berhasil surplus beras hingga ratusan ribu ton. 

Kendati diakui sebagai salah satu daerah penghasil beras di Provinsi Sumsel, Herman Deru mengingatkan Bupati Banyuasin Askolani untuk tidak kecolongan atau tidak menyimpan stok cadangan, agar kebutuhan konsumsi masyarakat di Kabupaten Banyuasin dapat terpenuhi dan bahkan sebagai pensuplai beras untuk daerah lain.

“Sebagai daerah andalan Provinsi Sumsel dan daerah penghasil pangan padi,  daerah Kabupaten Banyuasin  jangan sampai kecolongan, sebagai penghasil beras jangan sampai tidak ada stok, jangan lupa kalau digiling randomnya 65 % dari apa yang ada stok, Tentu tetap harus dijaga,” katanya usai meninjau posko penanganan covid 19 di Kabupaten Banyuasin, (25/4) Sabtu Siang.

Baca Juga:  CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel

Herman Deru mengungkapkan, Ia sengaja datang langsung ke Kabupaten Banyuasin untuk memastikan ketersediaan pangan, karena pangan menurutnya sebagai epientrum atau modal awal untuk dapat merancang perencanaan selanjutnya.

“Saya selalu mewanti-wanti agar stok pangan mencukupi,  tidak pernah ada yang bisa memprediksi kapan waktunya virus ini hilang, banyak sekali persoalnya dari 17 kabupaten kota berbeda-beda, menyikapinya harus dengan cara yang berbeda-beda karena konsep didaerah, Karekter, potensi dan permasalahannya berbeda-beda,” tambahnya.

Ia juga mengimbau, kepala daerah di Provinsi Sumsel butuh kecerdasan untuk menyikapi covid 19 di daerahanya, seperti kecerdasan untuk tidak menghanyutkan rakyat merasa ketakutan.

Baca Juga:  Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

“Terdapat tiga orang macam-macam tipe orang yang positif covid 19, pertama terjangkit berat komplikasi, kemudian terjangkit berat, dan Terjangkit dengan tanda-tanda ringan. Inventarisasi permaslahanya jika terjadi kemungkinan terburuk, pertama pangan, kedua ketahanan fisik warga kita,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Kabupaten Banyuasin H Askolani Jasi SH MH menambahkan, cadangan pangan padi di Kabupaten banyuasin lebih kurang 561.000 ton, dimana sudah disimpan di lumpung padi yang  tersebar di tiap kecamatan.

“Mengangtisipasi segala kemungkinan yang terjadi, kami juga telah menyiapkan sembako pak Gubernur, yang insha Allah akan segera didistribusikan antara lain telur, minyak sayur, beras dan sebagainya,” tambahnya. (Ril/Abr)

Berita Terkait

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA
CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel
Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab
RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎
Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan
KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:17 WIB

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:48 WIB

CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab

Minggu, 27 September 2026 - 12:03 WIB

RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Kamis, 24 September 2026 - 12:25 WIB

Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Berita Terbaru