Wali Kota Palembang Rombak Jajaran Pejabat Tinggi hingga Fungsional, Ratu Dewa: Jangan Kerja untuk Citra Diri!

- Jurnalis

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Palembang Ratu Dewa merombak jajaran pejabat tinggi pratama, administrator, hingga fungsional. Pelantikan digelar Jumat, 3 Oktober 2026, berdasarkan Keputusan Wali Kota Nomor 2816 dan 2821/165/2026.

Wali Kota Palembang Ratu Dewa merombak jajaran pejabat tinggi pratama, administrator, hingga fungsional. Pelantikan digelar Jumat, 3 Oktober 2026, berdasarkan Keputusan Wali Kota Nomor 2816 dan 2821/165/2026.

‎Inside News
‎• Sentil Inspektur dan Kasus PBB-P2 IGM
‎• Semprot Bapenda: Kebanyakan Eksis
‎• Camat Jangan Nunggu Viral!
‎
‎WIDEAZONE com, PALEMBANG | Wali Kota Palembang Ratu Dewa merombak jajaran pejabat tinggi pratama, administrator, hingga fungsional. Pelantikan digelar Jumat, 3 Oktober 2026, berdasarkan Keputusan Wali Kota Nomor 2816 dan 2821/165/2026.
‎
‎Sejumlah posisi strategis berganti. Di antaranya Dr Alang Bumeri dilantik sebagai Inspektur Daerah, Nurmala Sari sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Penduduk dan Keluarga Berencana, Jan Sabar Sihotang menjabat Kepala Dinas Kebudayaan, Ahmad Fitri Putuadi menempati Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil hingga dua camat baru.

Namun pelantikan itu bukan seremoni biasa. Ratu Dewa langsung melontarkan peringatan keras di depan para pejabat yang baru dilantik.
‎
‎”Jabatan bukan kehormatan untuk dipamerkan, tetapi tanggung jawab untuk menyelesaikan masalah. Rakyat tidak menilai kita dari banyaknya rapat dan banner. Rakyat menilai apakah layanan lebih cepat, kota lebih tertib,” tegas Ratu Dewa.
‎
‎Sorotan tajam diarahkan ke Inspektur Daerah yang baru. Ratu Dewa meminta pengawasan tidak berhenti di temuan di atas kertas.
‎
‎Kasus penagihan PBB-P2 terhadap Yayasan IGM yang sempat viral disebut sebagai contoh buruknya komunikasi publik. Ratu Dewa menyebut penegakan aturan yang benar secara substansi bisa jadi kontraproduktif jika data tidak akurat dan komunikasinya berantakan.
‎
‎”Inspektur harus jadi penjaga kepercayaan. Berani beri peringatan ke siapa pun, termasuk ke Wali Kota. Saya tidak akan lindungi pejabat yang salah, tapi saya juga tidak akan biarkan pegawai jujur bekerja tanpa dukungan,” katanya.
‎
‎Peringatan paling nendang diarahkan ke pengelolaan media sosial OPD. Ratu Dewa secara terbuka menyentil akun resmi Bapenda Kota Palembang.
‎
‎”Saya melihat di akun resmi Bapenda lebih banyak eksis ketimbang fokus pada data dan pesan. Setiap OPD wajib koordinasi dengan Humas sebelum keluarkan informasi sensitif,” semprotnya.
‎
‎Ia memerintahkan semua OPD menghentikan budaya selfie dan foto rombongan sebagai konten utama. Konten medsos, kata dia, harus berisi hasil kerja nyata: jalan diperbaiki, tunggakan tertangani, bantuan tersalurkan, masalah warga selesai, lengkap dengan data siapa yang terdampak.
‎
‎Kepada para camat, Ratu Dewa meminta turun jadi pemimpin lapangan, bukan administrator di balik meja.
‎
‎”Camat jangan menunggu masalah jadi viral baru bergerak. Bergeraklah sebelum warga kecewa. Camat yang baik bukan yang sering difoto, tapi yang masalah warganya tuntas,” ujarnya.
‎
‎Untuk Dinas Kebudayaan, ia meminta warisan Sungai Musi, Jembatan Ampera, dan Rumah Limas tidak hanya jadi seremoni tahunan, tapi hidup di sekolah, ruang publik, dan jadi sumber ekonomi rakyat.
‎
‎Di akhir pidato, Ratu Dewa menutup dengan tiga komitmen yang diminta dari semua pejabat baru:
‎
‎”Bekerja untuk Palembang bukan untuk citra diri, bekerja untuk hasil bukan untuk seremoni, dan bekerja untuk rakyat bukan untuk kelompok,” ujarnya.
‎
‎”Amanah ini dari Allah. Bisa jadi kemuliaan, bisa jadi musibah buat kita semua,” pungkas dia.

Baca Juga:  RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Laporan/Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

PBB-P2 atau Nirlaba? Marzuki Alie: Nunggu “RDP” Undangan Resmi Pemkot Palembang, 5.000 Mahasiswa Siaga Kampus ‎
Jon Heri Kembali Pimpin SMSI Sumsel, Joncik Muhammad Lontarkan Pesan Menohok
Marzuki Alie Akui IGM Nunggak PBB, Minta Pemkot Palembang Duduk Bersama
Ratu Dewa: Pemuda Palembang Harus Berinovasi, Jangan Sekadar Jadi Penonton
Dari Puluhan PTS di Palembang Hanya IGM Dinilai Bapenda Abai Kewajiban Pajak Sejak 2019
Audit Bapenda Ungkap Tunggakan PBB Yayasan STIMIK IGM, Perluasan Bangunan Juga Disorot
Korupsi Lampu Jalan Palembang, Dua Tersangka Ditahan! Kerugian Negara Rp3,07 Miliar
Antisipasi Banjir dan Cuaca Ekstrem, Ratu Dewa Perkuat Koordinasi dengan BMKG

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:41 WIB

PBB-P2 atau Nirlaba? Marzuki Alie: Nunggu “RDP” Undangan Resmi Pemkot Palembang, 5.000 Mahasiswa Siaga Kampus ‎

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:55 WIB

Wali Kota Palembang Rombak Jajaran Pejabat Tinggi hingga Fungsional, Ratu Dewa: Jangan Kerja untuk Citra Diri!

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Jon Heri Kembali Pimpin SMSI Sumsel, Joncik Muhammad Lontarkan Pesan Menohok

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Marzuki Alie Akui IGM Nunggak PBB, Minta Pemkot Palembang Duduk Bersama

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:34 WIB

Dari Puluhan PTS di Palembang Hanya IGM Dinilai Bapenda Abai Kewajiban Pajak Sejak 2019

Berita Terbaru