Kado HUT Listrik ke-81, PLN Berhasil Alirkan Gas Natuna ke Batam Pasok 15 MMSCFD

- Jurnalis

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT PLN (Persero) melalui subholding PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) berhasil mengalirkan gas bumi dari Natuna melalui pipa _West Natuna Transportation System_ [WNTS]–Pemping untuk mendukung kebutuhan pembangkit listrik PLN Batam pada Selasa [27/10] dini hari.

PT PLN (Persero) melalui subholding PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) berhasil mengalirkan gas bumi dari Natuna melalui pipa _West Natuna Transportation System_ [WNTS]–Pemping untuk mendukung kebutuhan pembangkit listrik PLN Batam pada Selasa [27/10] dini hari.

WIDEAZONE.com, BATAM | Pasokan energi untuk pembangkit listrik di Batam mendapat tambahan amunisi. PT PLN [Persero] melalui subholding PLN Energi Primer Indonesia [PLN EPI] berhasil mengalirkan gas bumi dari Natuna ke Batam dengan volume mencapai 15 juta standar kaki kubik per hari [Million Standard Cubic Feet per Day/MMSCFD].
‎
‎Pengaliran gas melalui pipa West Natuna Transportation System [WNTS]–Pemping tersebut berhasil dilakukan pada Selasa 27 Oktober 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Listrik Nasional [HLN] ke-81.
‎
‎Keberhasilan ini menjadi langkah strategis PLN dalam memperkuat pasokan energi primer pembangkit listrik di Batam sekaligus membuka akses lebih luas terhadap pemanfaatan gas bumi dari dalam negeri.
‎
‎Direktur Utama PLN, Suroso Isnandar mengatakan, konektivitas infrastruktur gas dari Natuna ke Batam menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan energi dan menjaga keandalan pasokan listrik nasional.
‎
‎Menurutnya, pemanfaatan sumber daya energi domestik harus diimbangi pembangunan infrastruktur terintegrasi agar potensi gas bumi Indonesia dapat dimanfaatkan secara optimal.
‎
‎”Ketahanan energi dan keandalan listrik merupakan dua hal yang saling berkaitan. Karena itu, PLN terus memperkuat ekosistem energi dari hulu hingga hilir,” ujar Suroso.
‎
‎Pipa WNTS–Pemping sendiri memiliki panjang sekitar 4,5 kilometer dengan diameter 16 inci dan kapasitas desain mencapai 300 MMSCFD. Infrastruktur ini menghubungkan jaringan pipa WNTS dengan fasilitas penerima gas [Onshore Receiving Facility/ORF] di Pulau Pemping, Kepulauan Riau.
‎
‎Plh Direktur Utama PLN EPI, Rakhmad Dewanto mengungkapkan, pengaliran gas tersebut merupakan tindak lanjut penugasan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral [ESDM] untuk membangun sekaligus mengoperasikan infrastruktur pipa WNTS–Pemping.
‎
‎”Alhamdulillah, bertepatan dengan Hari Listrik Nasional ke-81, gas Natuna telah berhasil mengalir ke Batam. Capaian ini menjadi kado bagi kelistrikan nasional sekaligus wujud komitmen PLN EPI dalam menjalankan penugasan pemerintah,” kata Rakhmad.
‎
‎Ia menjelaskan, dalam jangka pendek, pasokan 15 MMSCFD tersebut diharapkan membantu memenuhi kebutuhan gas pembangkit PLN Batam selama pemeliharaan terencana [turn around/TAR] fasilitas Jambi Merang pada 24 Oktober hingga 3 November 2026.
‎
‎Namun, manfaat infrastruktur ini tidak hanya untuk kebutuhan jangka pendek. Dalam jangka panjang, pipa WNTS–Pemping akan menjadi jalur strategis untuk memperkuat kepastian pasokan gas dari Lapangan Mako di Wilayah Kerja Duyung.
‎
‎Lapangan gas tersebut direncanakan mulai berproduksi dan mengalirkan gas pada 2027 dengan volume mencapai 111 MMSCFD selama delapan tahun.
‎
‎”Terhubungnya infrastruktur ini juga membuka peluang penyaluran gas dari pengembangan lokasi-lokasi sumber energi gas baru di wilayah Natuna untuk memenuhi kebutuhan domestik,” jelas Rakhmad.
‎
‎Untuk memastikan kesiapan operasional, PLN EPI juga telah mengantongi Hak Khusus Pengangkutan Gas Bumi Melalui Pipa dari BPH Migas hingga 17 Oktober 2046. Selain itu, izin usaha sementara pengangkutan gas bumi melalui pipa dari Kementerian ESDM diterbitkan pada 26 Oktober 2026.
‎
‎Direktur Gas dan BBM PLN EPI, Erma Melina Sarahwati menegaskan, keberhasilan pengaliran gas Natuna ke Batam merupakan hasil sinergi PLN Group bersama pemerintah, mitra kerja, dan seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan infrastruktur tersebut.
‎
‎Ia memastikan PLN EPI akan terus menjaga keandalan jalur pipa agar penyaluran gas dapat berlangsung aman dan optimal.
‎
‎Dengan beroperasinya jalur WNTS–Pemping, PLN tidak hanya memperoleh tambahan alternatif pasokan energi bagi pembangkit di Batam, tetapi juga memperkuat akses pemanfaatan sumber daya gas bumi domestik untuk mendukung ketahanan energi nasional. [AbV/red]

Baca Juga:  Dari Puluhan PTS di Palembang Hanya IGM Dinilai Bapenda Abai Kewajiban Pajak Sejak 2019

Berita Terkait

Kapasitas Data Center RI Diproyeksi Tembus 11 GW, PLN Siapkan Pasokan Listrik Andal
PBB-P2 atau Nirlaba? Marzuki Alie: Nunggu “RDP” Undangan Resmi Pemkot Palembang, 5.000 Mahasiswa Siaga Kampus ‎
Wali Kota Palembang Rombak Jajaran Pejabat Tinggi hingga Fungsional, Ratu Dewa: Jangan Kerja untuk Citra Diri!
Jon Heri Kembali Pimpin SMSI Sumsel, Joncik Muhammad Lontarkan Pesan Menohok
Marzuki Alie Akui IGM Nunggak PBB, Minta Pemkot Palembang Duduk Bersama
Ratu Dewa: Pemuda Palembang Harus Berinovasi, Jangan Sekadar Jadi Penonton
Dari Puluhan PTS di Palembang Hanya IGM Dinilai Bapenda Abai Kewajiban Pajak Sejak 2019
HLN ke-81: PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:29 WIB

Kado HUT Listrik ke-81, PLN Berhasil Alirkan Gas Natuna ke Batam Pasok 15 MMSCFD

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:15 WIB

Kapasitas Data Center RI Diproyeksi Tembus 11 GW, PLN Siapkan Pasokan Listrik Andal

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:41 WIB

PBB-P2 atau Nirlaba? Marzuki Alie: Nunggu “RDP” Undangan Resmi Pemkot Palembang, 5.000 Mahasiswa Siaga Kampus ‎

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:55 WIB

Wali Kota Palembang Rombak Jajaran Pejabat Tinggi hingga Fungsional, Ratu Dewa: Jangan Kerja untuk Citra Diri!

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Marzuki Alie Akui IGM Nunggak PBB, Minta Pemkot Palembang Duduk Bersama

Berita Terbaru