Gubernur HD : Kepercayaan Masyarakat, Modal Terbesar Kepala Daerah Dalam Membangun

- Jurnalis

Selasa, 12 Maret 2019 - 11:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WIDEAZONE.COM, MARTAPURA — Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru mengajak jajaran pemerintah di Kabupaten OKU Timur untuk dapat berbuat dan meningkatkan kepercayaan ditengah masyarakat. Mengingat tugas yang diemban oleh kepala daerah dan jajaran tidak lain adalah tercapainya kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut diungkapkannya ketika menyampaikan sambutan disela-sela sholat dzuhur berjemaah bersama dengan Bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi dan jajaran di masjid Nurul Huda kompleks perkantoran Pemkab OKU Timur, Senin (11/3/2019).
“Menjadi kepala daerah itu tidak cukup hanya bermodalkan bisa membangun semata. Namun yang lebih penting adalah bagaimana kepercayaan masyarakat kepada pemimpin bisa dibangun. Karena tugas pemimpin untuk mensejahterakan masyarakat,” tegas Gubernur H Herman Deru.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Dikatakan Gubernur, jika kepercayaan masyarakat pada seorang pemimpin sudah hilang maka akan tercipta suatu kondisi yang tidak harmonis di dalam pemerintahan. Yang akhirnya berdampak pada tidak maksimalnya proses pembangunan di daerah.

“Bila tidak ada lagi rasa saling percaya baik antara atasan dengan bawahan. Terlebih bagi masyarakat kepada pemimpinnya, maka akan sangat sulit menjalankan pembangunan. Oleh karena itu dalam memilih pemimpin harus diketahui rekam jejaknya,” imbuhnya.

Baca Juga:  Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas

Dia juga memberikan tips dalam melakukan komunikasi dengan masyarakat. Jajaran pemerintah daerah, para kepala OPD hingga staf diharapkan dapat menguasai teknik komunikasi penyampaian (public speaking) dengan baik, sehingga hasil yang diharapkan akan sama meskipun segmentasi auden yang berbeda.

“Teknis penyampaian juga harus dikuasai oleh seorang pemimpin. Sehingga apa yang disampaikan akan gampang di cerna dan difahami oleh masyarakat. Jika ini dilakukan maka tidak akan terjadi salah kaprah di dalam menjabarkan keinginan pemimpin,” tandasnya.

Berita Terkait

RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎
Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan
KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini
BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan–Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎
160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎
Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 12:03 WIB

RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Kamis, 24 September 2026 - 12:25 WIB

Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Selasa, 8 September 2026 - 15:31 WIB

KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎

Selasa, 1 September 2026 - 08:46 WIB

Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:48 WIB

Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Berita Terbaru