Gejolak PGRI Sumsel, Zulinto: Hal Biasa, Kader Diutamakan, Tidak Ada Penumpang Gelap !

- Jurnalis

Sabtu, 28 Desember 2024 - 12:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konferensi Provinsi [Konferprov] XXIII [23] Persatuan Guru Republik Indonesia, Sumatera Selatan [PGRI Sumsel] di Hotel Beston, Jumat malam 27 Desember 2024.

Konferensi Provinsi [Konferprov] XXIII [23] Persatuan Guru Republik Indonesia, Sumatera Selatan [PGRI Sumsel] di Hotel Beston, Jumat malam 27 Desember 2024.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Gejolak di tubuh Persatuan Guru Republik Indonesia, Sumatera Selatan [PGRI Sumsel] soal kontestasi pemilihan pemimpin baru adalah hal biasa, merupakan pernak-pernik dan romantika dalam organisasi.

Menurut Ketua PGRI Sumsel H Ahmad Zulinto, orang-orang yang ingin masuk dalam ranah PGRI tidak paham tentang organisasi, AD/ART [anggaran dasar-anggaran rumah tangga], sehingga mereka masuk membuat opini-opini.

“Harusnya, mereka mendalami AD/ART dari pada PGRI, jangan membaca setengah-setengah atau istilah [setetak sekutung] tapi bacalah dengan secara utuh, menyeluruh,” ungkapnya usai agenda pelaporan pertanggugjawaban selama kepemimpinan 5 tahun sebagai Ketua PGRI dalam Konferprov ke 23, Jumat malam, 27 Desember 2024.

Jadi, dengan gerakan demo yang mengatakan PGRI Sumsel harus diambil alih, menurut Zulinto untuk mengambil alih itu, tentunya terdapat alasan kuat.

“Kalau 17 Kabupaten/Kota di Sumsel menyatakan siap hadir dan siap melaksanakan Konferprov, mau diambil alih apa? Soal ini mereka [para sentimen] tidak paham dengan aturan main organisasi PGRI,” ujarnya.

Baca Juga:  Fakta Terungkap di Persidangan Usai 15 Tahun Warga Kenten Raya Tercekik Krisis Air Bersih Tirta Betuah

“Maka dari itu, pihak-pihak seperti, mencoba bila ingin masuk organisasi hendaknya sedari dulu harus masuk dalam kepengurusan, baca itu AD/ART! Berjuang bersama, dan kami selalu mengedepankan Kader,” tegas dia.

Jelas Zulinto, .engapa tidak terjadi gejolak, sebab PGRI Sumsel, solid, kokoh dan tidak abal-abal. Tudingan terhadap PGRI Sumsel berkenaan dengan pencalonan tunggal atau hanya satu orang, ya silakan saja tidak ada masalah. “Bila, kabupaten/kota mengusulkan satu, silakan saja, mengapa ingin diperdebatkan? Silakan mau mengusul tiga, empat atau pun satu… Ya, kita terima usulan tersebut,” ujarnya.

Dengan diusulkannya satu orang, dirinya berharap pemilihan ini secara aklamasi. Artinya hal ini tidak menyimpang dari organisasi, aturan AD/ART.

Baca Juga:  Anwar Sadat: Karhutla Sumsel Bukan Sekadar Bencana, Pidananya Wajib Dituntaskan!

“Di dalamnya [AD/ART] tertuang, apabila keputusan bisa diambil dengan musyawarah mufakat, silakan! Bila tidak lakukan voting dan sebagainya. Nah, kesemuanya itu masuk dalam ranah tuangan di dalamnya,” imbuhnya.

Orang-orang yang tidak memahami organisasi, agar sama-sama untuk belajar dan PGRI selalu mengatakan Kader itu diutamakan. “Jadi, kader itu bukannya naik dari halte tapi naiknya dari Terminal. Artinya dia pernah mengikuti struktur organisasi secara utuh, jadi tidak ada Penumpang Gelap,” tukas Zulinto.

Ketua Demisioner ini berpesan, mari semua Guru Sumatera Selatan, tetap mendukung penuh organisasi PGRI.

“PGRI adalah organisasi kita, maka cintailah dan yakinlah PGRI selalu memberikan terbaik bagi para guru untuk Sumsel,” tukasnya menutup perbincangan.

Laporan Hasan Basri | Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Marzuki Alie Akui IGM Nunggak PBB, Minta Pemkot Palembang Duduk Bersama
Ratu Dewa: Pemuda Palembang Harus Berinovasi, Jangan Sekadar Jadi Penonton
Dari Puluhan PTS di Palembang Hanya IGM Dinilai Bapenda Abai Kewajiban Pajak Sejak 2019
Audit Bapenda Ungkap Tunggakan PBB Yayasan STIMIK IGM, Perluasan Bangunan Juga Disorot
Korupsi Lampu Jalan Palembang, Dua Tersangka Ditahan! Kerugian Negara Rp3,07 Miliar
Plang PBB Bapenda Terpasang di Dua Objek IGM, Marzuki Alie Minta DPRD Bersikap Tegas
BREAKING NEWS: Bapenda Palembang Pasang Plang Penunggak Pajak di Dua Objek STIMIK IGM
Palembang Kebagian Rp10 Miliar untuk Karhutla, Pemkot Siapkan Anggaran Pemadaman hingga Penanganan ISPA

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Marzuki Alie Akui IGM Nunggak PBB, Minta Pemkot Palembang Duduk Bersama

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Ratu Dewa: Pemuda Palembang Harus Berinovasi, Jangan Sekadar Jadi Penonton

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:34 WIB

Dari Puluhan PTS di Palembang Hanya IGM Dinilai Bapenda Abai Kewajiban Pajak Sejak 2019

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:44 WIB

Audit Bapenda Ungkap Tunggakan PBB Yayasan STIMIK IGM, Perluasan Bangunan Juga Disorot

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Korupsi Lampu Jalan Palembang, Dua Tersangka Ditahan! Kerugian Negara Rp3,07 Miliar

Berita Terbaru