WIDEAZONE.COM, JAKARTA | Ketua Bawaslu Rahmat Bagja menjabarkan sejumlah potensi masalah bagi pemilih di luar negeri. Berdasarkan pengalaman pemilu sebelumnya, menurutnya yang paling rawan adalah para pekerja migran dengan metode kotak suara keliling dan metode pos.
Bagja mengungkapkan pemilu di luar negeri menggunakan 3 (tiga) metode pemungutan suara, yakni metode tempat pemungutan suara (TPS), kotak suara keliling, dan metode pos.
“Yang paling banyak masalah metode kotak suara keliling dan metode pos. Perlu diketahui kotak suara keliling ini terobosan untuk memfasilitasi pemilih pada negara yang mempunyai banyak pekerja migran Indonesia,” katanya dalam Diskusi Publik bertema Persiapan, Tingkat partisipasi dan Tantangan Pemilu 2024 di Luar Negeri yang dilakukan secara daring (dalam jaringan) hasil kerja sama Koalisi Pewarta Pemilu dan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Italia, Jumat (20/1/2023).
Bagja menuturkan, permasalahan utama biasanya berasal dari daftar pemilih tetap (DPT).
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya








![Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa [DPP PKB] resmi menetapkan susunan Ketua, Sekretaris, dan Bendahara [KSB] definitif Dewan Pengurus Cabang [DPC] PKB se-Sumatera Selatan untuk periode 2026-2031. Penetapan tersebut diumumkan langsung Ketua DPP PKB Abdul Halim Iskandar melalui rapat virtual pada Kamis 11 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260612-WA0000-225x129.jpg)










