Diskualifikasi Paslon Petahana, Gunhar: Keputusan KPU OI Tidak Bersifat Final

- Jurnalis

Selasa, 13 Oktober 2020 - 07:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Tim Pemenangan Paslon Nomor 2 Ilays- Endang, H Yulian Gunhar SH MH

Ketua Tim Pemenangan Paslon Nomor 2 Ilays- Endang, H Yulian Gunhar SH MH

WIDEAZONE.COM, INDRALAYA — Mencermati dan menanggapi hasil keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ogan Ilir (OI) mendiskualifikasi paslon petahana HM Ilyas Panji Alam – Endang PU Ishak, Ketua Tim Pemenangan H Yulian Gunhar tidak mempermasalahkan hasil keputusan tersebut.

Karena, dikatakan anggota DPR-RI Fraksi PDIP ini, bila keputusan yang dilakukan oleh KPU Kabupaten OI tidak bersifat final. “Hal ini sebagai dinamika dari proses penyelenggaraan pemilu. Kita hargai dan menghormati keputusan KPU Ogan Ilir dan Bawaslu Ogan Ilir selaku pihak penyelenggara pemilu,” kata Yulian Gunhar, Senin malam (12/10).

Baca Juga:  ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut

Disebutkan Gunhar, masih ada langka langkah lain yang bisa ditempuh. “Bisa melakukan permohonan juga ke Mahkamah Agung secepatnya,” terangnya.

Dia sendiri menegaskan jika hal ini juga tidak menggangu proses kampanye yang akan dilakukan Ilyas Panji Alam. “Seperti biasa, tahapan kampanye tetap berjalan seperti biasa,” beber Gunhar.

Baca Juga:  Status Siaga Puncak! Kasus ISPA di Palembang Tembus 17 Ribu

Hanya, saja menurut Gunhar, dalam tahapan proses Pemilikada keputusan dimaksud merupakan keputusan yang hal biasa terjadi. “Sudah merupakan bagian dari proses demokrasi. Ini tidak luar biasa,” tegas politisi PDIP ini.

Laporan Rosita Dewi – Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk
Status Siaga Puncak! Kasus ISPA di Palembang Tembus 17 Ribu
APBD Perubahan Palembang Diketok Hari ini: Kejar Mandiri Fiskal, Utang Jadi Prioritas, Gaji P3K Bakal Ditanggung Pusat?
Realisasi APBD Palembang 2026: Pendapatan Baru 65 Persen, Belanja 59 Persen hingga Akhir September
ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam
1 Kilo Sabu di Bawah Kursi, Perjalanan Innova Mewah Kandas di Palembang
Pemburu Pajak Kakap Palembang! Jejak Jamiah: Jaksa yang Tak Pernah Minta Jabatan
Bapenda Palembang Buru Penunggak Pajak Kakap, Bersiap “Ditempel”!

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:53 WIB

Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Status Siaga Puncak! Kasus ISPA di Palembang Tembus 17 Ribu

Rabu, 30 September 2026 - 11:28 WIB

APBD Perubahan Palembang Diketok Hari ini: Kejar Mandiri Fiskal, Utang Jadi Prioritas, Gaji P3K Bakal Ditanggung Pusat?

Rabu, 30 September 2026 - 11:15 WIB

Realisasi APBD Palembang 2026: Pendapatan Baru 65 Persen, Belanja 59 Persen hingga Akhir September

Selasa, 29 September 2026 - 16:07 WIB

1 Kilo Sabu di Bawah Kursi, Perjalanan Innova Mewah Kandas di Palembang

Berita Terbaru