WIDEAZONE.COM, JAKARTA | Jelang pemilu, aplikasi pesan WhatsApp mengandalkan pendekatan fitur untuk mencegah beredarnya misinformasi. Yaitu, batasi teruskan pesan (forward limit) dengan tanda panah, dan blokir akun.
Hal itu, disampaikan Manajer kebijakan publik WhatsApp Indonesia Ester Samboh. Ia mengatakan dengan tanda panah WA ingin pengguna punya persepsi untuk berhenti untuk menyebarkan.
“Karena lihat panah forward makin banyak bukan berarti makin benar. Ini yang ingin sama-sama bisa patahkan misinformasi,” kata dia.
Ester mengatakan pilar utama dalam pencegahan misinformasi di platform WhatsApp untuk menanggulangi penyebaran informasi tidak benar. Di mana hal itu dapat merugikan pengguna.
Nantinya, pesan yang sudah diteruskan dengan label satu panah hanya bisa diteruskan ke lima personal chat. Sedangkan pada pesan yang sudah ada tanda dua panah berarti pesan sudah diteruskan berkali-kali dan hanya bisa diteruskan ke satu grup saja.
Halaman : 1 2 Selanjutnya



![Sri Fitriyana, saat ini menjabat sebagai Ketua Serikat Media Siber Indonesia [SMSI] OKU Selatan.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260504-WA0030_copy_627x619-225x129.jpg)





![Sri Fitriyana, saat ini menjabat sebagai Ketua Serikat Media Siber Indonesia [SMSI] OKU Selatan.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260504-WA0030_copy_627x619-129x85.jpg)









