Lulusan SMK Negeri 5 Kembangkan Sentral Bisnis

- Jurnalis

Kamis, 10 Januari 2019 - 17:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WIDEAZONE.COM – PALEMBANG, Menciptakan lulusan berkualitas terus dilakukan sejumlah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Palembang. Penambahan kurikulum hingga praktik lapangan langsung dilakukan sejumlah sekolah. Salah satunya SMK Negeri 5 Palembang. sekolah berbasis vokasi tersebut mengembangkan sentral bisnis di lingkungan sekolah dengan membangun mini market dan jasa printing dengan branding Five Mart.
Kepala SMKN 5 Palembang Drs Zulfikri, M.Pd menjelaskan, pengembangan bisnis center sebagai upaya pengembangan kurikulum di kejuruan dengan dunia industri. Hal ini mengingat, kurikulum yang ada di sekolah harus mencerminkan keahlian yang dibutuhkan dunia industri. “Untuk itulah, kita coba mengembangkan bisnis center dengan membangun Five Mart yang bergerak di bidang pemasaran dan jasa printing,” ujarnya.


Dia menjelaskan, pengembangan sentral bisnis tersebut sebagai upaya mengimplementasikan Program Teaching Factory. Mengingat, Program TEFA sendiri merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan kompetensi siswa SMK sesuai dengan kebutuhan di bidang industri. Program ini juga sebagai modal bagi siswa untuk menciptakan lapangan kerja.
“Salah satu langkah untuk mencapai target tersebut dengan meningkatkan kompetensi guru dengan mensinkronkan ilmu yang dimiliki dengan kebutuhan industri. Sehingga ilmu yang diperoleh bisa diberikan kepada siswa,” katanya.
Selain mengembangkan sentral bisnis, “Jauh sebelum program berjalan, tentunya para guru pun telah diberikan pembekalan bisnis center. Posisi guru di sini sebagai pengelola. Tentunya dengan membimbing siswa bagaimana cara mengelola bisnis center tersebut,” tuturnya.

Baca Juga:  Gelombang Amarah Mahasiswa Guncang UPGRIP, Desak Sikap Tegas Rektor Soal Dugaan Pelecehan Seksual, hingga Ketetapan BPH


Selain itu, pihaknya juga telah mengirimkan guru dengan kompetensi Multimedia dan Pemasaran. Dengan harapan, guru bisa menghasilkan produk sendiri setelah mengikuti kegiatan magang selama satu semester. “Tantangannya kompetensi guru produktif harus sesuai dengan kebutuhan industri,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Manajemen Mutu SMKN 5 Palembang Mondyaboni, SE. mengaku sudah bekerjasama dengan beberapa perusahaan dalam mengembangkan sentral bisnis tersebut, salah satunya PT Paloma Shopway. “Kami melayani bisnis online, offline serta jasa printing. Five Mart sendiri nantinya seperti gerai-gerai supermarket,” ujarnya.
Selain produk konvensional, Five Mart sendiri akan menjual hasil karya siswa SMKN 5 Palembang seperti makanan kecil atau snack. Dengan harapan, siswa yang sedang belajar di sekolah lebih semangat berkreativitas menciptakan produk yang bisa menarik masyarakat. “Kita berharap skill yang dimiliki siswa selama belajar di sekolah sesuai dengan kebutuhan sekolah,” ucapnya.
Menurut Mondy, pendidikan kejuruan dapat berhasil apabila siswanya memiliki budaya kerja. Artinya, siswa akan kompeten di bidang keahlian tertentu jika ia terus berlatih secara rutin, bukan hanya satu atau dua kali. “Ia memiliki disiplin, sehingga diharapkan nantinya memiliki budaya kerja yang baik,” tambahnya. (hasan Basri).

Berita Terkait

Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel
Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎
Kabar Gembira: Pemkot Palembang Buka Seleksi Beasiswa Jenjang Doktor bagi PNS, Pendaftaran Ditutup 14 Juli ‎
DPRD Sumsel Jamin 320 Siswa SMA 11 dan SMA 20 Aman di Dapodik
Warning Keras LKBH PB PGRI! Guru Jangan Terjebak Kepengurusan Ilegal
Gelombang Amarah Mahasiswa Guncang UPGRIP, Desak Sikap Tegas Rektor Soal Dugaan Pelecehan Seksual, hingga Ketetapan BPH
Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎
Permendikdasmen 4/2026 Jadi Tameng Guru dari Kriminalisasi, Zulinto: Negara Harus Hadir Lindungi Pendidik ‎

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:21 WIB

Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:00 WIB

Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎

Rabu, 8 Juli 2026 - 23:22 WIB

Kabar Gembira: Pemkot Palembang Buka Seleksi Beasiswa Jenjang Doktor bagi PNS, Pendaftaran Ditutup 14 Juli ‎

Senin, 29 Juni 2026 - 19:32 WIB

DPRD Sumsel Jamin 320 Siswa SMA 11 dan SMA 20 Aman di Dapodik

Senin, 29 Juni 2026 - 11:32 WIB

Warning Keras LKBH PB PGRI! Guru Jangan Terjebak Kepengurusan Ilegal

Berita Terbaru