Kabidhumas juga mengatakan bahwa asap bakaran lahan yang menghalangi pandangan pengendara, membuat sesampainya di TKP pengemudi melakukan perlambatan (rem) mendadak yang berakibat kendaraan di belakang nya kurang antisipasi sehingga menabrak bagian belakang.
Beberapa kendaraan lain di belakangnya pun sontak membanting arah ke lajur berbeda, namun sayangnya ruang untuk menghindar tidak cukup sehingga menabrak pembatas jalan dan menyebabkan kecelakaan beruntun.
“Anggota sedang evakuasi dan mendata dan korban meninggal dunia satu orang, laporan lengkap menyusul,” ujar dia. (JFA)
Halaman : 1 2



















