PUPR Palembang Geber Perbaikan 170 Ruas Jalan, “Jamu” 2026 Prioritas

- Jurnalis

Jumat, 10 April 2026 - 17:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala PUPR Palembang, Yudha Fardyansah saat memberikan keterangan kepada WIDEAZONE.com, pada Jumat 10 April 2026.

Kepala PUPR Palembang, Yudha Fardyansah saat memberikan keterangan kepada WIDEAZONE.com, pada Jumat 10 April 2026.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Pemerintah Kota [Pemkot] Palembang menggeber perbaikan jalan di tengah sorotan publik terhadap kondisi infrastruktur yang belum sepenuhnya mulus.

Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang [PUPR], sebanyak 170 ruas jalan ditargetkan diperbaiki sepanjang 2026.

Langkah ini merujuk pada SK Wali Kota 335/2023, yang menetapkan status jalan kota sekaligus menjadi dasar intervensi perbaikan.

Kepala PUPR Palembang, Yudha Fardyansah, menegaskan bahwa pengerjaan dilakukan bertahap, menyesuaikan kondisi lapangan yang tidak sederhana.

“Perbaikan jalan rusak tahun ini ada 170 ruas yang akan ditangani,” ujarnya dalam keterangan kepada WIDEAZONE.com, Jumat 10 April 2026.

Di atas kertas, kondisi jalan di Palembang terbilang “aman”. Dari total 1.255 ruas jalan sepanjang 690 kilometer, sekitar 90,53 persen diklaim dalam kondisi mantap.

Namun, angka itu menyisakan ironi, hampir 10 persen ruas jalan masih rusak—sebagian di antaranya berada pada level yang mengganggu kenyamanan hingga membahayakan pengguna.

Baca Juga:  Cipayung Plus Palembang Kecam Keras Dugaan Persekusi di Depan Polda Sumsel, Enam Mahasiswa Luka-Luka

Fakta ini diakui langsung oleh PUPR. Perbaikan, kata Yudha, tidak bisa instan.
“Sisanya memang masih ada yang rusak, dan itu akan diperbaiki secara bertahap tahun ini,” katanya.

Sejumlah faktor menjadi biang kerok kerusakan jalan yang berulang. Mulai dari genangan air yang tak tertangani hingga kendaraan bertonase berlebih yang terus melintas tanpa kendali.

“Beban kendaraan yang melebihi kapasitas dan air yang menggenang itu sangat mempercepat kerusakan,” jelasnya.

Untuk mengatasinya, Pemkot menerapkan dua pendekatan di antaranya pemeliharaan rutin guna menjaga kondisi jalan tetap layak, serta rehabilitasi berat melalui proyek kontraktual untuk ruas yang rusaknya sudah parah.

Namun persoalan tak berhenti di teknis. Status kewenangan jalan menjadi tantangan lain. Tidak semua ruas berada di bawah kendali Pemkot—sebagian merupakan milik Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan hingga pemerintah pusat.

Baca Juga:  BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan--Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎

Akibatnya, perbaikan kerap bergantung pada koordinasi lintas instansi.
“Kalau itu jalan provinsi atau nasional, kami langsung koordinasikan agar segera ditangani sesuai kewenangan,” tegas Yudha.

Sejauh ini, beberapa pekerjaan sudah berjalan, sementara lainnya masih dalam proses lelang. Salah satu yang telah dituntaskan adalah Jalan Kemang Manis, yang sebelumnya dikeluhkan warga karena rusak parah dan kini telah diperbaiki.

Pemkot memastikan perbaikan akan terus berlangsung sepanjang tahun. Bahkan hal tersebut menjadi program prioritas Wali Kota Palembang Ratu Dewa yaitu “Jamu” atau Jalan Mulus.

Namun dengan berbagai kendala yang ada, pertanyaan publik masih sama, kapan seluruh jalan di Palembang benar-benar mulus tanpa pengecualian?

Laporan/Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Cipayung Plus Palembang Kecam Keras Dugaan Persekusi di Depan Polda Sumsel, Enam Mahasiswa Luka-Luka
Breaking News! Dua Wartawan Dikeroyok saat Liputan Demo di Mapolda Sumsel, Handphone Nyaris Dirampas
7 Penjaga Terakhir Warisan Palembang Dilantik, Ratu Dewa: Jangan Sampai Sejarah Tergusur Pembangunan
“Enjoy” Bikin Geger! Wali Kota Ratu Dewa Minta Maaf: Saya Tetap Peduli Warga ‎
Greenpeace dan Perkumpulan Rawang Gaungkan Protes hingga Bongkar Krisis Karhutla Sumsel
PBB di Banyuasin Capai 81 Persen, Wilayah Perdesaan Justru Lebih Aktif
Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk
Status Siaga Puncak! Kasus ISPA di Palembang Tembus 17 Ribu

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:07 WIB

Cipayung Plus Palembang Kecam Keras Dugaan Persekusi di Depan Polda Sumsel, Enam Mahasiswa Luka-Luka

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:29 WIB

Breaking News! Dua Wartawan Dikeroyok saat Liputan Demo di Mapolda Sumsel, Handphone Nyaris Dirampas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:53 WIB

“Enjoy” Bikin Geger! Wali Kota Ratu Dewa Minta Maaf: Saya Tetap Peduli Warga ‎

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:45 WIB

Greenpeace dan Perkumpulan Rawang Gaungkan Protes hingga Bongkar Krisis Karhutla Sumsel

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:04 WIB

PBB di Banyuasin Capai 81 Persen, Wilayah Perdesaan Justru Lebih Aktif

Berita Terbaru