SPPG Yayasan SB2KR Bilang Pengantaran Sesuai Permintaan, Sekolah Minta Penyesuaian Waktu

- Jurnalis

Rabu, 8 Oktober 2025 - 16:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi [SPPG] Yayasan Sedulang Berkah Bersama Kedondong Raye [SB2KR] Khoiri dan Foto Pengantaran MBG di SDN 6 Banyuasin III.

Ketua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi [SPPG] Yayasan Sedulang Berkah Bersama Kedondong Raye [SB2KR] Khoiri dan Foto Pengantaran MBG di SDN 6 Banyuasin III.

WIDEAZONE.com, BANYUASIN | Sejumlah sekolah di kabupaten Banyuasin mengeluhkan waktu pengantaran Makan Bergizi Gratis [MBG] yang tiba terlalu pagi, bahkan sebelum jam belajar dimulai.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran orang tua terhadap kualitas makanan yang didistribusikan. Namun, pihak pelaksana program menegaskan jadwal tersebut telah disesuaikan dengan permintaan masing-masing sekolah.

Ketua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi [SPPG] Yayasan Sedulang Berkah Bersama Kedondong Raye [SB2KR] Khoiri, menjelaskan bahwa distribusi dilakukan berdasarkan permintaan waktu dari pihak sekolah.

“Sesuai dengan permintaan sekolah, ada yang jam 7, jam 8 dan jam 9. Jadi itu permintaan dari sekolah,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu 8 Oktober 2025.

Menurutnya, pengaturan waktu itu menyesuaikan jenjang pendidikan. Untuk PAUD dan SD kelas rendah umumnya dijadwalkan pukul 07.00, SD kelas tinggi pukul 08.00 sementara SMP dan SMA meminta pengantaran pukul 09.00.

Saat ditanya apakah pengantaran pukul 09.00 tergolong makan pagi atau siang, Khoiri menyebut hal itu masih termasuk sarapan. “Anggaplah makan siang itu kan,” ujarnya sambil ketawa.

Baca Juga:  Rehab Ruang Kerja Wawako Palembang Telan Anggaran Rp1,7 Miliar, ASJ Singgung Kinerja

Ia juga menilai pengantaran lebih awal pada pukul 7 pagi tidak menjadi masalah karena sudah dikonsumsi sebelum pukul 10.00.

“Itu permintaan mereka, tapi mereka makannya jam 10 sudah dimakan. Karena itu ngangkutnya sekali,” jelasnya.

Khoiri menegaskan, pihaknya telah menjalankan proses distribusi sesuai dengan Standar Operasional Prosedur [SOP). “Kami tetap sesuai SOP,” pungkasnya.

Namun, Kepala Sekolah Dasar Negeri [SDN] 6 Banyuasin III, Siti Hadiah mengaku sudah meminta agar pengantaran dilakukan lebih siang, menyesuaikan waktu istirahat siswa.

“Pernah MBG itu sampai disekolah jam 7 pagi. Saya sudah mengajukan agar diantar sekitar jam 9 pagi sebab waktu istirahat disini jam 9.30, namun sampai hari ini juga tetap diantar jam 7.30, padahal sesuai perjanjian awal makanan seharusnya diantar pukul 9 pagi,” ungkapnya.

Baca Juga:  130 Kepala Sekolah di Palembang Dilantik

Berdasarkan data jadwal pendistribusian Dapur Sedulang Setudung Berkah Bersama, tercatat terdapat 16 penerima manfaat dengan total 3.383 porsi makanan. Sebagian besar pengantaran dilakukan mulai pukul 07.00 WIB, antara lain untuk TK Aisyiyah, PAUD Bustanul Anfal, PAUD Darul Arifin, TK Annas Anisah dan SDN 1 Banyuasin III.

Sementara, pengantaran pukul 09.00 WIB dilakukan ke beberapa sekolah dasar seperti SDN 6, SDN 32 dan SDN 24. Adapun jadwal paling akhir tercatat pukul 10.00 WIB, untuk MAN 1 Banyuasin, Posyandu Cangkring dan Posyandu Talang Kacang.

Di sisi lain, Badan Gizi Nasional [BGN] sebelumnya telah menginstruksikan agar makanan siap saji dalam program MBG dikonsumsi maksimal dua jam setelah diterima. Jika melebihi batas waktu tersebut, sekolah diperbolehkan menukar makanan dengan yang baru.

Laporan Desi OY | Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Polairud Polda Sumsel Evakuasi Mayat Tanpa Identitas di Dermaga PLTU Borang
Gubernur Herman Deru Wajibkan Pemberi Kerja di Sumsel Lapor Loker Melalui SIAPkerja
Warga Betung Heboh, Remaja Asal OKI Akhiri Hidup dengan Kabel Listrik
Perdana di RI, Herman Deru Resmikan Tata Kelola Sumur Minyak Muba
Dibongkar Dibangun Lagi, Empat Pondok di DAS Udang Jakabaring Digaruk Alat Berat
Kejari Lahat Bantah Tudingan Pemerasan Terhadap Eks Anggota DPRD
Hasil Identifikasi Inafis: Tidak Ada Tanda Kekerasan pada Jenazah Pejabat Kemenkumham Sumsel
Perang Lawan Banjir Dimulai! Pemkot Palembang Siapkan Reward bagi Perekam Pelanggar

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:18 WIB

Polairud Polda Sumsel Evakuasi Mayat Tanpa Identitas di Dermaga PLTU Borang

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:46 WIB

Gubernur Herman Deru Wajibkan Pemberi Kerja di Sumsel Lapor Loker Melalui SIAPkerja

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:03 WIB

Warga Betung Heboh, Remaja Asal OKI Akhiri Hidup dengan Kabel Listrik

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:37 WIB

Perdana di RI, Herman Deru Resmikan Tata Kelola Sumur Minyak Muba

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:26 WIB

Dibongkar Dibangun Lagi, Empat Pondok di DAS Udang Jakabaring Digaruk Alat Berat

Berita Terbaru

Institut Nalar Publik

Opini

Demokrasi di Indonesia : Antara Ada dan Tiada

Jumat, 15 Mei 2026 - 05:46 WIB