Antisipasi Kandungan Zat Berbahaya, BPOM dan Pemkot Palembang Lakukan Sertifikasi POSS HA

- Jurnalis

Selasa, 5 November 2019 - 13:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Untuk menekan dan mengantisipasi peredaran Makanan dan Minuman yang mengandung zat berbahaya BPOM bekerjasama dengan Pemkot Palembang mengadakan kegiatan Sertifikasi atau Stikerisasi Pangan Olahan Siap Saji Higienis dan Aman (POSS HA) bertempat di Dermaga Poin Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, Selasa (5/11/2019)

Untuk menekan dan mengantisipasi peredaran Makanan dan Minuman yang mengandung zat berbahaya BPOM bekerjasama dengan Pemkot Palembang mengadakan kegiatan Sertifikasi atau Stikerisasi Pangan Olahan Siap Saji Higienis dan Aman (POSS HA) bertempat di Dermaga Poin Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, Selasa (5/11/2019)

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Untuk menekan dan mengantisipasi peredaran Makanan dan Minuman yang mengandung zat berbahaya BPOM bekerjasama dengan Pemkot Palembang mengadakan kegiatan Sertifikasi atau Stikerisasi Pangan Olahan Siap Saji Higienis dan Aman (POSS HA) bertempat di Dermaga Poin Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, Selasa (5/11/2019).

Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda ketika diwawancarai seusai kegiatan sertifikasi pangan siap saji mengatakan hari ini kita mengadakan kegiatan ini dengan mengundang beberapa stakeholder holder terutama dari Masyarakat Ekonomi Kreatif, YLKI, BPOM dan unsur terkait lainya.

Fitri mengungkapkan, kegiatan ini untuk mendukung program kita ke depan memastikan seluruh pangan olahan siap saji ini aman dan higienis, kami berharap kepada seluruh pelaku usaha betul-betul bisa ikut program ini karena program ini sangat menguntungkan supaya usaha nya semakin lebih maju dan semakin berkembang dan kami berharap kepada masyarakat apapun makanan  yang di jual di kota Palembang kita juga harus cerdas untuk  mencermati apakah betul-betul pangan yang ditawarkan atau dagangan yang ditawarkan betul-betul sudah aman sudah teruji ke higienis nya dan kandungan yang ada di dalam makanan itu betul- betul tidak mengandung zat-zat berbahaya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada BPOM karena apa yang sudah dilakukan sudah sangat membantu kinerja pemerintah dan kita  berharap ke depan nanti kegiatan ini bisa bersinergi dengan Pemerintah Kota Palembang dan kita berharap seluruh pangan yang ada di Kota Palembang terutama pangan olahan siap saji ini aman dan layak makan sehingga menimbulkan rasa aman dari Masyarakat Kota Palembang dan Makanan ini dapat menjadikan peluang pariwisata kita ke depan lebih berkembang lagi dengan baik,”ungkapnya.

Bagi pelaku makanan siap saji yang belum mendapatkan Stikerisasi tentu akan mendapatkan sanksi pilihan misalnya ada dua penjual makanan  yang satu sudah mendapatkan Stikerisasi dan yang satu lagi belum di Stikerisasi tentu kita akan memilih yang berstiker walaupun jualannya sama yakni sama-sama Bakso paling tidak seperti itu.

Baca Juga:  Wali Kota Ratu Dewa Serahkan LKPD Pemkot Palembang 2025
Photo : Andrian
Photo : Andrian

“Biar mereka sama-sama berkembang, dan kami akan menindaklanjuti kalau memang seandainya terindikasi bahwa usaha dagangan itu melanggar dalam arti mengandung zat zat berbahaya yang bisa membahayakan konsumen, kami dari  Pemerintah Kota Palembang akan  mencabut izinnya dan tidak bisa lagi melakukan usaha di kota Palembang,”paparnya..

Kita akan mensosialisasikan ke seluruh 18 Kecamatan seluruh pelaku usaha yang bergerak di bidang makanan tanpa terkecuali.

Kita ingin memastikan seluruh pangan olahan, makanan siap saji ini betul-betul aman yang di jual di kota Palembang dan tidak ada lagi kekhawatiran dari Masyarakat Kota Palembang.

Fitri juga menegaskan bahwa akan ada regulasi dari Pemerintah Kota Palembang yang saat ini sedang di kaji dan Insya allah akan ada SK Perwali  yang akan memperkuat langkah kita ke depan nanti yang tujuannya akan di ikuti oleh seluruh stakeholder maupun dunia usaha yang bergerak di bidang usaha harus tertib dan mengetahui aturan yang ada di Kota Palembang.

Baca Juga:  Seleksi Siswa Baru di Sumsel Makin Kompetitif, TKA Penentu di Jalur Prestasi

Sementara itu, di tempat yang sama Kepala BPOM Kota Palembang Hardaningsih mengatakan bagi pelaku usaha yang akan kita sertifikasi yang pertama Ia memiliki Sarana seperti Restoran, Jasa Boga, Catering ada PKL seperti misalnya PKL ini masih banyak membutuhkan pembinaan-pembinaan karena mereka masih terbentur dengan infrastruktur nya yang seperti air, kemudian perilaku mereka terhadap  hidup perilaku sehat seperti higienis nya masih perlu mendapatkan bimbingan dan nanti kita akan usahakan bersama Ibu Wawako mungkin kalau ada sesuatu yang harus dicarikan solusinya supaya mereka dapat ikut  berpartisipasi menyediakan Poss higienis yang aman tadi.

“Didalam kita melakukan audit itu nanti terdapat Check Listnya ada persyaratan-persyaratanya penilaian nya diantaranya sebelum diaudit mereka ini akan diberikan pelatihan terlebih dahulu bagaimana ber higienis sanitasi bagaimana cara penanganan terhadap makanan, bagaimana dia tidak memasukkan makanan dengan zat-zat berbahaya kemudian kita cek dilapangan ada tidak produk nya yang mengandung Formalin, Boraks dengan tolak ukur nya yang higienis dan aman,”kata Hardaningsih.

“Sedangkan untuk makanan online sebenarnya sama saja yang menjadi tenantnya online itu seperti go food kelihatannya mereka lebih mudah dan rata-rata pemain tenant online itu milenial dan ini kemungkinan akan kita garap juga secara online karena mereka cepat sekali merespon, mungkin saya akan melakukan secara online juga,” tegasnya.

 

Laporan : Andrian

Berita Terkait

Tangis Haru Iringi Pelepasan 76 Guru Palembang Menuju Tanah Suci
Ratu Dewa bersama Herman Deru Launching CFN Atmo, Geliat Ekonomi Tumbuh
Siap-siap Pembuang Sampah Sembarangan di Palembang Ditindak!
Pemkot Palembang Siap Dukung “Sumsel Run 2026” Peringati Hari Kartini
Respon Ratu Dewa, Evaluasi CFN-CFD, Kritik Warga Jadi Bahan Perbaikan
Pengurus IKADI Palembang 2026–2031 Resmi Dilantik, Siap Perkuat Dakwah Moderat
Uji Coba CFD-CFN Palembang Sukses, Warga Antusias Dorong Geliat UMKM
Polsek IB 1 Palembang Resmi Dilaporkan ke Propam Mabes Polri Soal Perkara ini…

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 04:06 WIB

Ratu Dewa bersama Herman Deru Launching CFN Atmo, Geliat Ekonomi Tumbuh

Rabu, 15 April 2026 - 10:51 WIB

Siap-siap Pembuang Sampah Sembarangan di Palembang Ditindak!

Senin, 13 April 2026 - 16:27 WIB

Pemkot Palembang Siap Dukung “Sumsel Run 2026” Peringati Hari Kartini

Senin, 13 April 2026 - 16:07 WIB

Respon Ratu Dewa, Evaluasi CFN-CFD, Kritik Warga Jadi Bahan Perbaikan

Senin, 13 April 2026 - 15:23 WIB

Pengurus IKADI Palembang 2026–2031 Resmi Dilantik, Siap Perkuat Dakwah Moderat

Berita Terbaru

Masyarakat 5 Desa di OKU Swadaya Perbaiki Jalan

OKU

Masyarakat 5 Desa di OKU Swadaya Perbaiki Jalan

Senin, 20 Apr 2026 - 21:06 WIB