Viral Timses Paslon Bupati Muba Bagi-Bagi “Cuan” Tim Advokasi Lucianty Lapor ke Bawaslu Sumsel

- Jurnalis

Selasa, 15 Oktober 2024 - 10:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Viral Timses Paslon Bupati Muba Bagi-Bagi

Viral Timses Paslon Bupati Muba Bagi-Bagi "Cuan" Tim Advokasi Lucianty Lapor ke Bawaslu Sumsel

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Viral cuplikan video di platform digital [media sosial] dugaan tim sukses pasangan Toha Tohet-Rohman bagi-bagi cuan [amplop dan uang] dalam Pemilihan Kepala Daerah Musi Banyuasin [Muba] kepada masyarakat.

Terkait video tersebut tim advokasi paslon Bupati dan Wakil Bupati Muba Lucianty dan Syaparuddin, membuat laporan ke Bawaslu Sumsel terkait dugaan money politik yang diduga dilakukan oleh timses paslon Muhammad Toha Tohet – Rohman.

Usai membuat laporan tim advokasi paslon Lucianty dan Syaparuddin, Muhammad Fadli mengatakan hari pihaknya datang ke bawaslu untuk melaporkan salah satu paslon bupati dan wabup Muba nomor urut dua.

Baca Juga:  Wamenkes Pacu Pemberantasan TB di Palembang, Ratu Dewa Pastikan Program Tepat Sasaran

“Paslon Bupati tersebut telah melakukan pelanggaran, kalau di pasalnya adalah pasal 73 JO 187 A UU 10/2016 yaitu dengan melakukan politik uang, bagaimana mereka memberikan uang untuk mengubah agar pemilih memilih meraka [Toha – Rohman],” katanya, Senin 14 Oktober 2024.

Ia juga menyampaikan, ada dua wilayah yang pihaknya laporkan satu di desa Sukarami kecamatan Sekayu, dimana videonya sudah viral dan ini juga sebenarnya mendapat keterangan dari pihak kejaksaan dan kepolisian juga telah dalam proses penyelidikan.

“Kedua yang kami laporkan di desa lubuk Harjo kecamatan Bayung lincir, saama politik uang juga memberikan uang untuk mengubah pemilih memilih mereka yang dilakukan paslon nomor urut dua Toha – Rohman,” tuturnya

Baca Juga:  PBB di Banyuasin Capai 81 Persen, Wilayah Perdesaan Justru Lebih Aktif

Ia juga menjelaskan, dari video yang kita dapatkan lokasinya pada saat kampanye jadi diduga hal ini terjadi ada pemberian uang kepada masyarakat untuk mengubah presepsi agar mereka memilih paslon diwilayah kampanye.

Sementara itu Muryadi selalu staf penanganan pelanggaran Bawaslu Sumsel,
kengatakan ada dua laporan yang pihaknya terima hari ini terkait money politic untuk Pilkada Muba.

“Untuk tindaklanjutinya nanti kita sampaikan kepada pimpinan, langka selanjutnya karena kapasitas kita hanya menerima laporan saja,” tutupnya. [AbV/red]

Berita Terkait

7 Penjaga Terakhir Warisan Palembang Dilantik, Ratu Dewa: Jangan Sampai Sejarah Tergusur Pembangunan
“Enjoy” Bikin Geger! Wali Kota Ratu Dewa Minta Maaf: Saya Tetap Peduli Warga ‎
Greenpeace dan Perkumpulan Rawang Gaungkan Protes hingga Bongkar Krisis Karhutla Sumsel
PBB di Banyuasin Capai 81 Persen, Wilayah Perdesaan Justru Lebih Aktif
Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk
Status Siaga Puncak! Kasus ISPA di Palembang Tembus 17 Ribu
APBD Perubahan Palembang Diketok Hari ini: Kejar Mandiri Fiskal, Utang Jadi Prioritas, Gaji P3K Bakal Ditanggung Pusat?
Realisasi APBD Palembang 2026: Pendapatan Baru 65 Persen, Belanja 59 Persen hingga Akhir September

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:24 WIB

7 Penjaga Terakhir Warisan Palembang Dilantik, Ratu Dewa: Jangan Sampai Sejarah Tergusur Pembangunan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:53 WIB

“Enjoy” Bikin Geger! Wali Kota Ratu Dewa Minta Maaf: Saya Tetap Peduli Warga ‎

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:45 WIB

Greenpeace dan Perkumpulan Rawang Gaungkan Protes hingga Bongkar Krisis Karhutla Sumsel

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:04 WIB

PBB di Banyuasin Capai 81 Persen, Wilayah Perdesaan Justru Lebih Aktif

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:53 WIB

Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk

Berita Terbaru