Informasikan Batal Haji, Kok Gunakan Dana Rp21,7 Miliar

- Jurnalis

Selasa, 7 September 2021 - 18:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Agama Saat Menghadiri Rapat Kerja Dengan Komisi VIII DPR RI

Menteri Agama Saat Menghadiri Rapat Kerja Dengan Komisi VIII DPR RI

PERNYATAAN Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas terkait pembatalan haji 2021 telah “menghabiskan” anggaran senilai Rp21,7 miliar, sungguh mengejutkan banyak pihak.

WIDEAZONE.com, JAKARTA | Anggota Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat dari Partai Demokrat Achmad menyatakan heran atas penggunaan dana sebesar itu.

Padahal hanya untuk menyatakan pembatalan haji, Menag “menghabiskan” anggaran senilai Rp 21,7 miliar.

Menurut Acmad, penggunaan anggaran sebesar Rp21,7 miliar itu diketahui Menteri Agama. Bahkan saat ini sudah menjadi sorotan masyarakat.

Baca Juga:  PGRI Apresiasi Gerak Cepat Polisi Ringkus Predator Anak di Gandus

Dari pikiranrakyat, dijelaskan, peruntukkan dana sebesar itu hanya sekadar digunakan untuk mengumumkan pembatalan haji 2021.

Dalam rapat bersama, Achmad menanyakan penggunaan dana tersebut kepada Yaqut. Anggota Komisi VIII DPR itu menyatakan untuk apa penggunaan dana dengan kisaran puluhan miliar. “Padahal mayarakat sudah tahu adanya pembatalan haji tahun 2021,” katanya.

Terkait pembatalan haji tersebut, kata Achmad, semua calon jemaah dan masyarakat Indonesia sudah mengetahuinya.

“Masyarakat sudah mengetahuinya, kok ada anggaran sebesar Rp21 miliar untuk penyampaiannya ke masyarakat begitu?” tanya Achmad.

Baca Juga:  Hasil Identifikasi Inafis: Tidak Ada Tanda Kekerasan pada Jenazah Pejabat Kemenkumham Sumsel

Terkait anggaran itu, Achmad menilainya akan lebih bermanfaat jika dialokasikan bagi program lainnya.

Dalam presentasi yang diungkap Menag Yaqut, dana senilai Rp21,7 miliar itu untuk diseminasi terkait pembatalan pemberangkatan haji tahun 2021.

Karena itu, kata Achmad, anggaran sebesar Rp 21,7 miliar itu hanya sekadar digunakan untuk penyampaian pembatalan haji tahun ini. (*)

Laporan Abror Vandozer/Rel
Editor Anto Narasoma

Berita Terkait

Menemukan Kembali Jiwa Pendidikan di Lembar Rapor ‎
FORKA UPGRIP Kecam Penyegelan Kantor BPH, Sebut Cederai Marwah Kampus ‎
Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎
Dualisme Penanganan Parkir Rajawali Village, PT Kuala Permai Soroti Langkah DPRD
Aksi Pengoplosan LPG di OKU Timur Terbongkar, Tersangka Terancam 6 Tahun Kurungan
PN Palembang Tegaskan Eksekusi Lahan Eks Cineplex Cinde Sah, Perlawanan Tergugat Tak Hentikan Pelaksanaan
DPP PKB Tetapkan KSB Definitif DPC se-Sumsel, Sejumlah Pengurus Diganti Usai Evaluasi Kinerja
Permendikdasmen 4/2026 Jadi Tameng Guru dari Kriminalisasi, Zulinto: Negara Harus Hadir Lindungi Pendidik ‎

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:22 WIB

Menemukan Kembali Jiwa Pendidikan di Lembar Rapor ‎

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:09 WIB

FORKA UPGRIP Kecam Penyegelan Kantor BPH, Sebut Cederai Marwah Kampus ‎

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:23 WIB

Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:17 WIB

Dualisme Penanganan Parkir Rajawali Village, PT Kuala Permai Soroti Langkah DPRD

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:56 WIB

Aksi Pengoplosan LPG di OKU Timur Terbongkar, Tersangka Terancam 6 Tahun Kurungan

Berita Terbaru

Bayumie Syukri AP MSi, Praktis Pendidikan dan Ketua Komunitas

Headlines

Menemukan Kembali Jiwa Pendidikan di Lembar Rapor ‎

Jumat, 19 Jun 2026 - 22:22 WIB