Guru SDN 150 Palembang Berlakukan E-Absensi

- Jurnalis

Jumat, 1 Februari 2019 - 19:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG–Menindak lanjuti instruksi yang telah dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan kota Palembang yang mulai memberlakukan Absensi elektronik (E-Absensi) 1 Februari 2019, sejumlah sekolah yang di bawah naungan Dinas Pendidikan kota ini mulai melaksanakanny. Salah satu sekolah yang telah memberlakukan Fingerprint yakni SDN 150 Palembang.
Kepala SDN 150 Palembang Natalia, S.Pd. mengatakan, sejak diberlakukannya Fingerprint mulai 1 Februari ini, pihaknya telah melaksanakan. “Absensi nasional sangat penting agar dana tunjangan profesi guru dapat disalurkan secara efektif dan diterima oleh guru yang berkinerja baik dan ini juga lebih meningkatkan kedisiplinan guru,”ujar Natalia saat dibincangi di ruang kerjanya, Jum’at (1/2/2019).

Dikatakannya, dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan tidak sekedar ditentukan oleh profesionalisme guru saja, tetapi juga dibutuhkan etos kerja atau disiplin guru. Disiplin kuat yang dimiliki guru, merupakan salah satu hal penting. Guru yang datang tepat waktu dan tidak meninggalkan kelas sebelum pelajaran berakhir adalah salah satu contoh yang dapat membangkitkan motivasi siswa dalam belajar. “Adanya Fingerprint guru bisa datang lebih tepat waktu dan bisa mengikuti jam ke nol bersama siswa dalam membacakan ayat-ayat pendek,”terangnya.


“Program ini sangat baik dalam meningkatkan kedisiplinan guru terutama mereka yang berstatus ASN dan penerima tunjangan Sertifikasi guru, Selain meminimalisir kecurangan atau budaya titip absen, Fingerprint t ini juga menghitung waktu dengan tepat,”tambahnya,.
Ia berharap, penerapan sistem tersebut dapat meningkatkan profesionalisme guru. Yakni, kompeten dalam menyiapkan anak didik untuk menjadi generasi muda penerus bangsa yang kompetitif di tingkat global. (hasan basri).

Baca Juga:  Gubernur Herman Deru Ingatkan Bahaya Karhutla dan Perubahan Iklim di Festival Kehutanan UIN Raden Fatah

Berita Terkait

Permendikdasmen 4/2026 Jadi Tameng Guru dari Kriminalisasi, Zulinto: Negara Harus Hadir Lindungi Pendidik ‎
ASAS SMKN Sumsel Masuki Hari Ketiga, 644 Siswa Ikuti Penentuan Kenaikan Tingkat
AP3K Sumsel Desak Hasil RDP Komisi II DPR RI Dieksekusi: Bukti Nyata Perjuangan PGRI untuk PPPK
Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog
Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang
Eks Ketua Forum Guru Honorer Sebut Pernyataan Riza Pahlevi Hanya Slogan
Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi
Pegang SK Resmi! PGRI Sumsel Tancap Gas, Riza Pahlevi: Organisasi Guru Harus Kembali ke Tangan Guru

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:43 WIB

Permendikdasmen 4/2026 Jadi Tameng Guru dari Kriminalisasi, Zulinto: Negara Harus Hadir Lindungi Pendidik ‎

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:29 WIB

ASAS SMKN Sumsel Masuki Hari Ketiga, 644 Siswa Ikuti Penentuan Kenaikan Tingkat

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:55 WIB

AP3K Sumsel Desak Hasil RDP Komisi II DPR RI Dieksekusi: Bukti Nyata Perjuangan PGRI untuk PPPK

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:01 WIB

Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:11 WIB

Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang

Berita Terbaru