Jokowi Marah, DP IMO Indonesia Inginkan Menteri Berbenah

- Jurnalis

Rabu, 1 Juli 2020 - 13:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dewan Pengawas (DP) IMO-Indonesia, Tjandra Setiadji

Dewan Pengawas (DP) IMO-Indonesia, Tjandra Setiadji

WIDEAZONE.COM, JAKARTA — Dewan Pengawas (DP) IMO-Indonesia, Tjandra Setiadji atau yang biasa dipanggil Andy menyambut baik pidato Jokowi yang marah pada rapat Kabinet.

Menurut Andy, pidato itu sebagai stimulus untuk kinerja para menteri pada masa-masa yang akan datang.

“Saya sangat suka dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Presiden, karena Menteri perlu penyemangat seperti itu,” terang Andy dalam keterangan persnya di Jakarta, selasa 30 Juni 2020.

Baca Juga:  SMSI Turut Meriahkan Jalan Santai Hari Kebebasan Pers Sedunia

Andy juga menjelaskan soal kondisi negara yang harus disikapi serius oleh para Menteri. Karena kondisi tidak stabil maka cara memikirnya pun harus dengan kerja ekstra.

“Kondisi negara lagi tidak baik-baik saja, maka tidak boleh bersantai diri,” sergah Andy, tokoh Kelahiran Bagan Siapi-Api itu.

Maka dari itu, lanjutnya, pidato Presiden sangat memberi peringatan keras bagi para pembantunya. “Peringatan keras dan itu, saya suka itu,” jelas Andy yang juga Presiden SIRI.

Baca Juga:  Wamenaker: Dunia Kerja Bukan Soal Ijazah Tapi Kompetensi

Sebelumnya, beredar video Presiden Jokowi lagi pidato di depan para Menteri. Nadanya agak keras, seakan Jokowi kecewa dengan beberapa Menteri yang dianggapnya santai dengan kondisi saat ini.

Ia pun mau melakukan evaluasi terhadap beberapa lembaga, sampai ia bilang dengan pilihan, membubarkannya atau melakukan reshufle. Video tersebur beredar di media sosial dan beragam tanggapan dari netizen. (Ril/Abror Vandozer)

Berita Terkait

Pemuda Masjid Dunia Diminta Jadi Perekat Generasi Muda, Gibran Dukung MTQ Internasional
SMSI Turut Meriahkan Jalan Santai Hari Kebebasan Pers Sedunia
Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital
Ancaman El Nino 2026, Ribuan Titik Api Sudah Terdeteksi di Sumatera
Wamenaker: Dunia Kerja Bukan Soal Ijazah Tapi Kompetensi
Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat: Pers Indonesia Berduka
Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdaleneid, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik
Selain Negara, HAM Disabiltas Intelektual Menjadi Tanggung Jawab Swasta

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:25 WIB

Pemuda Masjid Dunia Diminta Jadi Perekat Generasi Muda, Gibran Dukung MTQ Internasional

Senin, 11 Mei 2026 - 08:00 WIB

SMSI Turut Meriahkan Jalan Santai Hari Kebebasan Pers Sedunia

Senin, 11 Mei 2026 - 06:53 WIB

Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital

Senin, 27 April 2026 - 21:08 WIB

Ancaman El Nino 2026, Ribuan Titik Api Sudah Terdeteksi di Sumatera

Kamis, 23 April 2026 - 20:55 WIB

Wamenaker: Dunia Kerja Bukan Soal Ijazah Tapi Kompetensi

Berita Terbaru