WIDEAZONE.COM, SEMENDO — Seiring perkembangan teknologi, masih saja terdapat desa desa yang masih belum tersentuh jangkauan jaringan internet dan komunikasi seluler.
Kurangnya daya pancar sinyal dan tak stabilnya jaringan operator seluler, mengakibatkan tiga desa di Kecamatan Semendo Darat Tengah (SDT) hingga saat ini belum terjangkau akses internet dan telekomunikasi.
Terkait kendala jaringan internet dan komunikasi, Camat Semendo Darat Tengah Kahirul B SSos mengatakan, banyak yang mengandalkan telepon genggam (smart phone) sebagai alat komunikasi jarak jauh, walaupun didukung perangkat yang canggih tak ada jaringan sinyal apalah arti handphone tersebut.
“Kepada rekan-rekan media untuk mendukung dan menyampaikan kepada dinas-dinas terkait di Kabupaten Muaraenim, agar membangun tower telekomunikasi (Base Transceiver Stasiun) dan dapat menggunakan serta menikmati jaringan seluler dan dapet mengakses secara cepat,” tukas Camat SDT.
Kepala Desa Gunung Agung, Rizal mengungkapkan, jaringan komunikasi sangat penting, terlebih lagi bagi perangkat desa yang bekerja dalam sistem laporan keuangan desa dan kegiatan pemerintah yang memerlukan akses jaringan internet.
“Tentunya akses jaringan seluler sangat dibutuhkan baik pemerintahan desa, pegawai, masyarakat termasuk dunia pendidikan. Saya harap kepada pemkab Muaraenim agar segera menyikapi permasalahan ini,” ungkap Rizal.
Hal senada juga disampaikan Kades Rekimai Jaya, Ihsan, di lokasi ini, warga sangat terkendala dalam melakukan komunikasi karena jaringan kurang mendukung bahkan di tempat tempat tertentu tak ada sama sekali tanda pancaran sinyal.
“Saya meminta perusahaan telekomunikasi membangun jaringan seluler di wilayah kami ini,” tuturnya.
Yansa selaku Kepala Desa Swarna Dwipa mengakui susahnya berkomunikasi di pelosok. Saat hendak berkomunikasi, saya harus turun ke desa yang sudah terjangkau sinyal seluler atau harus naik ke atas bukit agar bisa mendapat sinyal seluler.
Laporan Alamsyah
Editor Abror vandozer



![Turnamen Perkumpulan Besar Padel Indonesia [PBPI] Palembang Series II Kapolda Sumsel Cup 2026 resmi ditutup di Luxury Padel Club Palembang, Minggu 2 Agustus 2026, setelah berlangsung selama empat hari sejak 30 Juli.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260803-WA0004-225x129.jpg)
![Sosialisasi Kebijakan Energi Nasional [KEN] dan isu strategis cadangan energi nasional di Universitas Sriwijaya, Jumat 31 Juli 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260731-WA0018-225x129.jpg)




![Turnamen Perkumpulan Besar Padel Indonesia [PBPI] Palembang Series II Kapolda Sumsel Cup 2026 resmi ditutup di Luxury Padel Club Palembang, Minggu 2 Agustus 2026, setelah berlangsung selama empat hari sejak 30 Juli.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260803-WA0004-129x85.jpg)
![Sosialisasi Kebijakan Energi Nasional [KEN] dan isu strategis cadangan energi nasional di Universitas Sriwijaya, Jumat 31 Juli 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260731-WA0018-129x85.jpg)






![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-360x200.jpg)

