WIDEAZONE.com, PALEMBANG | 11 Program kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang mendapat dukungan dari Garda Api Sumsel.
Dalam kajiannya, Program unggulan Pemkot Palembang perlu mendapat apresiasi dan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat untuk dapat disosialisasikan.
“Secara objektif kebijakan kebijakan tersebut dihantarkan oleh Pemkot Palembang melalui kepemimpinan Wali Kota Palembang H Harnojoyo dan Wakil Walikota Fitrianti Agustinda,” ujar Yan Coga didampingi Yopi saat melakukan orasi di halaman Kantor Walikota Palembang, Senin (31/5).
Sementara itu, Yopi mengatakan, masyarakat hari ini cukup puas dengan kinerja Pemkot, tetapi dengan catatan sisa periode Wali Kota dan Wawako Palembang tersebut, harus benar-benar menjalankan visi dan misinya.
“Untuk itu kami hadir di sini, sebagai penyeimbang rasa percaya masyarakat Kota Palembang,” ucapnya.
Lebih lanjut Yopi menuturkan, ada beberapa program Pemkot Palembang yang butuh dukungan antara lain mendukung penuh Palembang juara umum di Porprov OKU Raya nanti. “Sinergi Walikota, Wakil Walikota dan Sekda serta Ketua DPRD Palembang bekerja untuk meningkatkan kualitas pembangunan.
“Dengan meningkatnya pendapatan daerah tahun 2022 diangka Rp4,33 triliun, yang sebelumnya tahun 2021 Rp4,173 triliun. Kita juga mendukung pembangunan jalan, penguatan jaringan internet, peningkatan keamanan bersama TNI dan Polri di setiap kelurahan dan kecamatan, dan banyak program Pemkot Palembang lainnya yang kita apresiasi dan kita dukung,” paparnya.
Sementara itu, Staff Ahli Wali Kota Palembang Bidang Pendapatan Keuangan Daerah Hukum dan Ham Altur Febriansyah mengatakan, pihaknya mengucapkan berterimakasih untuk apresiasi pembangunan di Kota Palembang dari teman – teman Garda Api, Pemuda dan Mahasiswa.
Altur menuturkan, Pemkot Palembang terus tetap menerima masukan dan kritikan sebagai konstruksi, sehingga apapun keputusan pemerintah. Artinya, mendengarkan suara masyarakat terhadap program pembangunan yang saat ini sedang gencar-gencarnya dilakukan.
“Adapun program utama yang kita tahu sendiri saat ini Palembang masih berstatus Zona Merah, kami mengharapkan dukungan masyarakat Palembang untuk sosialisasi bersama-sama menjalankan 3M menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mencuci tangan untuk menghentikan lajunya penyebaran COVID-19,” tutupnya.
Laporan Akip
Editor Abror Vandozer



![Anak-anak muda anggota Tim Cegah Api Greenpeace Indonesia dan Perkumpulan Rawang di Palembang menyuarakan dampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan gambut di sekitar Jembatan Ampera, Palembang, Sumatera Selatan, Rabu, 7 Oktober 2026. [Abriansyah Liberto-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261007-WA0020-225x129.jpg)
![Kabid Pajak Daerah I Badan Pendapatan Daerah [Bapenda] Kabupaten Banyuasin, Panca Al-Azhar](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261007-WA0004-225x129.jpg)


![PT Cipta Kapasitas Nusantara [CKN] melalui _Training dan Sertifikasi BNSP Skema Instruktur KKNI Level 4 + Personal Branding_ digelar 2–4 Oktober 2026 di Hotel Ibis Palembang.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/DSC_0095_copy_2144x1282-225x129.jpg)
![Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah [BPKAD] Kota Palembang Ahmad Nashir](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260930-WA0005-225x129.jpg)
![Anak-anak muda anggota Tim Cegah Api Greenpeace Indonesia dan Perkumpulan Rawang di Palembang menyuarakan dampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan gambut di sekitar Jembatan Ampera, Palembang, Sumatera Selatan, Rabu, 7 Oktober 2026. [Abriansyah Liberto-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261007-WA0020-129x85.jpg)
![Kabid Pajak Daerah I Badan Pendapatan Daerah [Bapenda] Kabupaten Banyuasin, Panca Al-Azhar](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261007-WA0004-129x85.jpg)


![PT Cipta Kapasitas Nusantara [CKN] melalui _Training dan Sertifikasi BNSP Skema Instruktur KKNI Level 4 + Personal Branding_ digelar 2–4 Oktober 2026 di Hotel Ibis Palembang.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/DSC_0095_copy_2144x1282-129x85.jpg)


![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

![Wakil Ketua Komisi Informasi Sumsel Haidir Rohimin didampingi Komisioner KI Sumsel Hadi Prayogo, Yoppy Van Houten saat melakukan monitoring dan evaluasi [monev] dengan Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Sumsel H Nopianto, Selasa 8 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260908_123130_982_copy_3264x2079-360x200.jpg)
