Wujudkan Pertambangan Berkelanjutan, Bukit Asam Dukung Program Net Zero Emission 2060

- Jurnalis

Jumat, 13 Juni 2025 - 17:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan pertambangan PT Bukit Asam Tbk.

Kegiatan pertambangan PT Bukit Asam Tbk.

WIDEAZONE.com, TANJUNG ENIM | Bagian dari grup MIND ID, PT Bukit Asam Tbk [PTBA] turut mendukung peogram pemerintah soal dekarbonisasi dan telah menetapkan target capaian Net Zero Emissions pada tahun 2060.

Hal itu tak lepas dari komitmen visinya menjadi perusahaan kelas dunia peduli lingkungan.

Untuk mencapai target tersebut, PTBA telah menyusun peta jalan dekarbonisasi yang diuraikan secara bertahap setiap tahunnya.

“Dalam rangka mewujudkan target Dekarbonisasi 2060, perusahaan telah memiliki Tiga Strategi Utama yaitu Dekarbonisasi Operasional, Pengembangan Portofolio Bersih dan Upaya Penyeimbangan Emisi [Emission Offset],” kata Direktur Utama [Dirut] PTBA, Arsal Ismail.

Kami berharap, ujar Arsal, dengan diimplementasikannya tiga strategi utama dengan pruden kita dapat membantu program pemerintah dalam mewujudkan target Net Zero Emission pada tahun 2060.

Dari tiga strategi utama yang telah dibuat, perusahaan kemudian menurunkannya menjadi beberapa program strategis yang merupakan program turunan dari ketiga strategi utama tersebut untuk diimplementasikan ke dalam kegiatan operasional.

Baca Juga:  Kendaraan Listrik di Sumsel Tembus 2.047 Unit, PLN Perkuat SPKLU Center

Program strategis terkait Dekarbonisasi Operasional yang diimplementasikan dalam kegiatan operasional antara lain elektrifikasi proses operasional, optimalisasi operasional untuk efisiensi energi dan adopsi energi bersih dalam kegiatan operasional.

Sementara untuk Pengembangan Portofolio Bersih antara lain berfokus pada diversifikasi usaha menuju portofolio yang lebih ramah lingkungan, pengembangan bisnis energi terbarukan, penerapan teknologi pembangkit listrik berbasis batu bara yang lebih bersih [Clean Coal-Fired Power Plant Technology] dan pengembangan bisnis hijau lainnya [green business].

Sedangkan upaya Penyeimbangan Emisi [Emission Offsets] terdiri dari Reklamasi lahan dan revegetasi, partisipasi dalam pasar karbon dan teknologi penangkapan karbon dan metana.

”Sampai dengan hari ini beberapa program terkait dengan transformasi energi telah kami implementasikan, tim kami juga sudah mengembangkan berbagai teknologi untuk dapat membantu sistem pengendalian monitoring internal yang juga dapat membantu mengurangi carbon footprint yang sebelumnya dilakukan secara manual,” tambah Arsal.

Transisi menuju energi bersih dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk aspek keandalan pasokan dan keterjangkauan. PTBA senantiasa berkomitmen untuk berkontribusi dalam menjaga ketahanan energi nasional dengan terus beradaptasi pada teknologi yang ramah lingkungan.

Baca Juga:  PT TSM Bikin Kejutan di Hari Pelanggan Nasional, Komisaris Bagikan Makanan Bergizi Langsung ke Pelanggan

Perusahaan juga telah menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk mendorong peningkatan nilai tambah batu bara dan pengembangan EBT. Di antaranya adalah kerja sama dengan Badan Riset & Inovasi Nasional [BRIN] dalam konversi batu bara menjadi Artificial Graphite dan Anode Sheet untuk bahan baku baterai. juga berkolaborasi dengan Universitas Gadjah Mada [UGM] dalam penelitian dan pengembangan batu bara kalori rendah menjadi asam humat. Harapannya, inovasi-inovasi ini ke depan dapat terus dikembangkan hingga skala komersial.

”Dalam rangka menghadirkan Energi Tanpa Henti, kami mendorong hilirisasi dan melakukan diversifikasi bisnis ke energi baru terbarukan [EBT],” sebutnya.

“Sejalan dengan Asta Cita yang diusung pemerintah, dalam hal ini yaitu melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri,” tutup Arsal. [AbV/red]

Berita Terkait

CKN Dorong Instruktur Kuasai AI Lewat Training dan Sertifikasi BNSP
PLN Raih Penghargaan BPS: Data Listrik Jadi Senjata Baru Pembangunan Nasional
Patialo Kini Terang Benderang: Listrik 24 Jam Nyalakan Asa Anak Desa
Bapenda Palembang Buru Penunggak Pajak Kakap, Bersiap “Ditempel”!
Bahaya Listrik Mengintai, PLN UID S2JB Perkuat Garda Keselamatan di Ruang Publik
Kendaraan Listrik di Sumsel Tembus 2.047 Unit, PLN Perkuat SPKLU Center
DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”
Drama Taksi Listrik Asal Vietnam, Sikap Ketua ADO Sumsel? Warganet Bongkar Jejak Seruan Demo

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:51 WIB

CKN Dorong Instruktur Kuasai AI Lewat Training dan Sertifikasi BNSP

Selasa, 29 September 2026 - 19:16 WIB

PLN Raih Penghargaan BPS: Data Listrik Jadi Senjata Baru Pembangunan Nasional

Selasa, 29 September 2026 - 14:45 WIB

Patialo Kini Terang Benderang: Listrik 24 Jam Nyalakan Asa Anak Desa

Selasa, 29 September 2026 - 12:49 WIB

Bapenda Palembang Buru Penunggak Pajak Kakap, Bersiap “Ditempel”!

Senin, 28 September 2026 - 16:10 WIB

Bahaya Listrik Mengintai, PLN UID S2JB Perkuat Garda Keselamatan di Ruang Publik

Berita Terbaru