Waspada!! Radikalisme Dibungkus dengan Balutan Jihad

- Jurnalis

Sabtu, 30 September 2023 - 11:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

eks Narapidana Teroris Ustadz Abdurrahman Taib

eks Narapidana Teroris Ustadz Abdurrahman Taib

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | eks narapidana teroris (napiter) Ustadz Abdurrahman Taib (49) mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati terhadap paham Radikalisme yang dibungkus dengan balutan Jihad.

“Masyarakat harus berhati-hati, jangan sampai terpapar paham radikalisme,” ungkapnya dijumpai di kediamannya wilayah kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarame, Palembang, dengan senyum bersama personil Intelkam Polda Sumsel, Jumat 29 September 2023.

Ketika melakukan tindakan radikalisme, kata eks Napiter Abdurrahman, berarti menganggu atau menyusahkan khalayak ramai atau masyarakat. Maka kita berusaha supaya, tindakan radikal ini kita hentikan. Kita minimalisir. “Jangan sampai berkembang di dalam masyarakat,” ujarnya.

Dia menegaskan, setelah radikal, biasanya tindak selanjutnya terorisme. Maka dari itu, paham radikalisme ini jangan sampai tumbuh di NKRI, karna sangat membahayakan negara.

“Untuk di Sumsel sendiri, radikalisme ini tidak terlalu besar sepengetahuan kami. Karena kita selalu mengikuti perkembangan teman-teman yang masih terlibat dalam jaringan terorisme,” bebernya.

Baca Juga:  Lima Petugas Dishub Palembang Dipecat, 14 Kena Sanksi Administratif Buntut Razia Liar

Ia pun mengingatkan, jaringan yang masih kerap muncul di masyarakat yakni pengikut ISIS Suriah. Meskipun ISIS sudah tidak eksis lagi, tapi paham yang di sebarkan masih cukup banyak, khususnya terhadap generasi muda.

“Jadi ketika ada seruan-seruan untuk ikut berjihad, nah itu masyarakat perlu diwaspadai. Jangan sampai kita mudah mengikuti apa yang disampaikan para penyebar kabar tersebut,” kilahnya.

“Hati-hati, seruan tersebut hanya propaganda untuk melakukan tindak radikal dan terorisme,” pesannya.

Sebagai eks napiter, Ustadz Abdurrahman mengimbau kepada masyarakat, untuk tidak mudah mengikuti paham tertentu, terutama paham jihad fisabilillah.

“Karena bila tidak hati-hati, bisa membuat kita salah dalam melangkah. Dengan jihad fisabilillah tujuannya, kita mengharap ridho dan pahala dari Allah SWT. Tapi bisa jadi, kita salah dalam mengaplikasikannya. Justru berbuat dosa dan kerusakan. Sehingga tidak salah, apabila meminta pendapat dahulu dari para ulama, atau ustad yang lebih mengetahui,” terangnya kepada awak media.

Baca Juga:  Wali Kota Ratu Dewa bersama Kajari Palembang Serahkan Gerobak Bakso untuk Eks Napiter

Selanjutnya, menjelang Pemilu tahun 2024 mendatang, ia bersama teman-teman eks napiter, bakal ikut mencoblos dalam pemilu nanti. “Mari kita gunakan dan bisa menentukan pilihan, pada pemimpin yang bisa memberikan atau membantu memajukan masyarakat dalam NKRI. Ya dimaksimalkan jangan sampai golput,” pungkasnya.

Diketahui, setelah Abdurrahman Taib dinyatakan bebas pada 8 tahun lalu, dirinya telah membaur dengan baik di masyarakat.

Terlihat kesibukan sehari-hari Ustad Abdurrahman, selain punya usaha laundry, ia juga rajin mengajari anak-anak mengaji di lingkungan rumahnya.

Bersama Direktorat Intelkam Polda Sumsel, Ustad Abdurrahman mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati, agar jangan sampai terpapar paham radikalisme.

Laporan Suherman | Editor AbV

Berita Terkait

FORKA UPGRIP Kecam Penyegelan Kantor BPH, Sebut Cederai Marwah Kampus ‎
Dualisme Penanganan Parkir Rajawali Village, PT Kuala Permai Soroti Langkah DPRD
Aksi Tawuran Brutal di Lambidaro Palembang, Enam Pemuda Direhabilitasi
Fakta Baru Terungkap di Praperadilan SP3 Polda Sumsel, Pemohon Sebut Ada Indikasi Ketidaknetralan Penyidikan
Aksi Pengoplosan LPG di OKU Timur Terbongkar, Tersangka Terancam 6 Tahun Kurungan
PN Palembang Tegaskan Eksekusi Lahan Eks Cineplex Cinde Sah, Perlawanan Tergugat Tak Hentikan Pelaksanaan
Permendikdasmen 4/2026 Jadi Tameng Guru dari Kriminalisasi, Zulinto: Negara Harus Hadir Lindungi Pendidik ‎
SCW Soroti Kejanggalan Kondisi Prima Salam, Desak BNN Periksa Menyeluruh

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:09 WIB

FORKA UPGRIP Kecam Penyegelan Kantor BPH, Sebut Cederai Marwah Kampus ‎

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:17 WIB

Dualisme Penanganan Parkir Rajawali Village, PT Kuala Permai Soroti Langkah DPRD

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:09 WIB

Aksi Tawuran Brutal di Lambidaro Palembang, Enam Pemuda Direhabilitasi

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:43 WIB

Fakta Baru Terungkap di Praperadilan SP3 Polda Sumsel, Pemohon Sebut Ada Indikasi Ketidaknetralan Penyidikan

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:56 WIB

Aksi Pengoplosan LPG di OKU Timur Terbongkar, Tersangka Terancam 6 Tahun Kurungan

Berita Terbaru

Bayumie Syukri AP MSi, Praktis Pendidikan dan Ketua Komunitas

Headlines

Menemukan Kembali Jiwa Pendidikan di Lembar Rapor ‎

Jumat, 19 Jun 2026 - 22:22 WIB