Warga Trans Sumbawa Barat Tuntut TPF dan Pansus

- Jurnalis

Sabtu, 12 Maret 2022 - 15:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga TIR Seteluk Tambak Sari Tuntut Percepatan TPF-Pansus Konflik Agraria

Warga TIR Seteluk Tambak Sari Tuntut Percepatan TPF-Pansus Konflik Agraria

WIDEAZONE.com, MATARAM |  Pengurus Komunitas Warga TIR Transmigrasi Seteluk – Tambak Sari sedang berjuang untuk mendapat hak hak Lahan Usaha yang diduga dikemplang oleh perusahaan Bumi Harapan Jaya [BHJ] sejak tahun 2012 hingga sekarang ini.

“Hasil mediasi yang dilakukan DPRD Provinsi NTB pada 7 Maret 2022 pukul 14:00 [waktu setempat] bahwa DPRD NTB berkomitmen membentuk Pansus konflik agraria pertambakan pesisir dan/atau bentuk Tim Pencari Fakta [TPF]. Tujuannya agar memperjelas masalah. Karena dianggap perusahaan semula PT SAJ dua tahun sebelum investasinya beroperasi sudah mengambil utang miliaran rupiah atas nama masyarakat Warga TIR Trans,” kata Rustam ketua Komunitas Warga TIR Trans Seteluk Tambak Sari Kabupaten Sumbawa Barat pada Sabtu 12 Maret 2022.

Warga Masyarakat TIR trans juga meminta kepada Bupati Sumbawa, Bupati Sumbawa Barat dan Gubernur NTB agar dapat memfasilitasi konflik agraria karena sangat penting ke depan untuk segera selesaikan persoalan agraria ini.

Baca Juga:  Kuasa Hukum Junaidi Alias Ajun Bantah Keras Tudingan Hakim dan JPU Tak Netral

“Kalau dalam waktu beberapa bulan ke depan tidak bisa selesai masalah ini. Maka warga TIR Trans sudah siap sedia menduduki Lahan Usaha,” ungkap A Rahman pemilik Lahan Usaha yang diambil oleh PT BHJ hingga sekarang ini.

Sementara, hasil pertemuan dengan Bupati Sumbawa Barat pada 10 Maret 2022 sudah jelas alur penyelesaian. Terlebih dahulu butuh peran Pemprov NTB terutama Disnakertrans Kab maupun Provinsi. Peran Pemprov harus mediasi dengan KPKNL Bima untuk mengungkap kejanggalan dalam lelang Lahan Usaha yang dimenangkan oleh PT. Bumi Harapan Jaya.

Sementara perusahaan PT Bumi Harapan Jaya diduga satu holding dengan PT. SAJ dan Bank Harfa. Jadi masyarakat menduga PT BHJ hanya bersifat mengganti nama dari PT SAJ.

“Masyarakat berharap kepada pemerintah agar segera bergerak. Jangan menunggu masyarakat bergerak rusuh. Jangan bergerak saat jatuh korban dan menimbulkan kerugian.” ujar A Rahman.

Baca Juga:  PALEMBANG DARURAT ASAP: 297 Titik Karhutla--ISPA Tembus 115 Ribu Kasus, Tertinggi dalam 4 Tahun ‎

Penyelesaian kasus konflik agraria ini, sudah berjalan maju dan lompatan solusi yang baik. Karena perjuangan masyarakat terus dilakukan. Tanpa kenal lelah.

Begitu juga terhadap DPRD Prov NTB agar secepatnya umumkan pembentukan TPF dan Pansus penyelesaian konflik agraria Tambak Sari. “kami masyarakat memberikan waktu dua bulan ini sesuai pendapat kami saat mediasi di Komisi V DPRD Prov.” lanjut A. Rahman

“Kami juga akan silaturahmi dengan Bupati Sumbawa untuk mengungkap masalah ini agar ikut andil dalam penyelsaian konflik agraria ini. Karena PT. SAJ dahulu berada dibawah izin investasi yang dikeluarkan oleh Bupati Kabupaten Sumbawa masa Yakoeb Kuswara. Jadi Pemda Sumbawa tidak lepas tangan dalam hal ini, harus ikut bertanggung jawab dalam konflik agraria ini.” tutup Rustam Ketua Komunitas TIR Trans. [rs]

Berita Terkait

Dari Anak Yatim hingga Jadi Nahkoda Dishub Palembang: Kisah Panjang Sariyansyah Ismail
Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal
Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik
ISPA Mengganas! Besok Palembang Berlakukan PJJ bagi TK hingga SMP
KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
Delapan Sepeda Motor Terjaring KTL di Palembang
MISTERI 5 TAHUN TERBONGKAR! Rani dan Ayuhana Dibunuh, Jasad Tinggal Tulang-belulang di Rumah Kosong
Polrestabes Palembang Gaspol! 102 Motor Digulung, Balap Liar hingga Konvoi Liar Dibabat

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 13:09 WIB

Dari Anak Yatim hingga Jadi Nahkoda Dishub Palembang: Kisah Panjang Sariyansyah Ismail

Kamis, 10 September 2026 - 21:59 WIB

Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal

Rabu, 9 September 2026 - 15:01 WIB

Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik

Selasa, 8 September 2026 - 15:31 WIB

KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎

Selasa, 8 September 2026 - 12:32 WIB

Delapan Sepeda Motor Terjaring KTL di Palembang

Berita Terbaru

Oleh: Bayumi AP SE MSi [Ketua Komunitas dan Praktisi Pendidikan]

Opini

Kabut Asap: Ketika Rumah Berubah Jadi Sekolah

Kamis, 10 Sep 2026 - 12:28 WIB