Daya Tampung Kolam Retensi
Sebagai Ahli Hdrologi dan Hidrolika, dia menyebut untuk situasi saat ini, aliran yang masuk ke kolam retensi dari mana?
“Apakah peta atau pun sketsa lokasi aliran sudah dipersiapkan sebelumnya? Bila sudah ada berapa banyak kapasitas [debit air] yang masuk ke dalamnya?” kilahnya.
“Itu harus diperhitungkan, dianalisa. Misal, bila debit air masuk 50 maka dibuat konstruksi di angka 80, sebaliknya jika 50 dibuat 30 maka tidak sesuai,” timpal dia.
Pemerintah Harus Update
Prof Achmad Syarifuddin menginginkan peran stakeholder, pemerintah untuk selalu mengcek, meng-update, laju aliran sungai akan lancar tanpa sumbatan, apabila tersumbat maka dipastikan mengalir ke mana-mana.
“Pemerintah dalam persoalan tersebut jangan abai ! Hati-hati, di-update, dicek kembali. Memang sudah ada alat pemantau tinggi muka air dari atas ke bawah, namun tetap khawatir,” katanya.
Pemerintah, tak hanya memantau di bawah saja, seperti tinggi muka air sudah sekian, bukan itu pokok permasalahan ! “Tapi di atas yang perlu dipantau meliputi aliran air dari Sungai Komering, dari Tebing Tinggi [Empat Lawang], turun ke Lahat menujua Muara Enim, itu harus jeli diperhatikan,” paparnya.
Laporan/Editor Abror Vandozer
Halaman : 1 2


![Kondisi area Kolam Retensi Simpang Bandara ditumbuhi rerumputan semak belukar, Selasa 16 Dessmber 2025. [Foto: AbV-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2025/12/Kondisi-area-Kolam-Retensi-Simpang-Bandara-800x393.jpg)





![Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa [DPP PKB] resmi menetapkan susunan Ketua, Sekretaris, dan Bendahara [KSB] definitif Dewan Pengurus Cabang [DPC] PKB se-Sumatera Selatan untuk periode 2026-2031. Penetapan tersebut diumumkan langsung Ketua DPP PKB Abdul Halim Iskandar melalui rapat virtual pada Kamis 11 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260612-WA0000-225x129.jpg)










