WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Teror hujan ekstrem kerap kali “menghantui” warga di area perkotaan, tak terkecuali Kota Palembang. Apalagi seiring perkembangan hingga perubahan tata guna lahan menyebabkan berkurangnya resapan air.
Peristiwa alam ini selalu melanda, sehingga masyarakat meminta Pemerintah Kota Palembang untuk segera merealisasikan pembangunan Kolam Retensi sebagai bentuk mitigasi bencana banjir.
Warga Lebak Jaya Sukarami Palembang, Yunasdi [50] meminta pemerintah segera melakukan pembangunan kolam retensi, jangan terbengkalai, dibiarkan saja, ditumbuhi semak belukar, rerumputan. “Kolam retensi ini sangat dibutuhkan, terbilang penting, sebab di depan Sukarami [Kantor Pos] sering terjadi banjir, karena di situ terdapat sungai kecil dan airnya mengarah ke sini [lokasi kolam retensi],” ungkapnya saat disambangi pada Selasa 16 Desember 2025.
![Warga Lebak Jaya Sukarami Palembang, Yunasdi menunjukkan kondisi terkini lokasi Kolam Retensi Simpang Bandara, Selasa 16 Desember 2025. [Foto: AbV-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2025/12/Warga-Lebak-Jaya-Sukarami-Palembang-Yunasdi.jpg)
Sebelumnya, kata Yunasdi, lokasi ini [kolam retensi] sudah ditinjau Gubernur Herman Deru bersama Pemkot Palembang.
Senada, emak-emak setempat mengatakan bila belum dimanfaatkan lahan tersebut sangat memprihatinkan, sebab hewan liar seperti ular maupun biawak sering keluar dari situ, sangat membahayakan.

Selain itu, Dedi [33] menyebut bila kolam retensi dibangun, maka wiayah ini akan maju, dapat meningkatkan ekonomi masyakat di sini.
Dia menyebut bahwa nantinya terdapat penghubung jalan dari sini langsung menuju Jalan Noerdin Panji. “Lokasi ini akan menjadi tempat rekreasi bagi warga, sehingga memberikan dampak positif,” kilahnya
Prakonstruksi Kolam Retensi Simpang Bandara

Menurut Ahli Hidrologi dan Hidrolika, Prof Dr Ir Achmad Syarifuddin MSc, terkait pembangunan kolam retensi, harusnya lokasi itu dibuat dijadikan resapan untuk menampung air terlebih dulu, walaupun nantinya akan dibuat permanen. “Nggak apa-apa dibangun terlebih dulu, itu namanya prakonstruksi,” sebutnya melalui sambungan elektronik, Selasa 16 Desember 2025.
Prof Achamd Syarifuddin mengungkap, jadi bila dilakukan prakonstruksi, lahan tersebut dapat di-dredging, dikeruk tanahnya, misal. Agar apa? Supaya aspek lingkungan dapat terjaga, itupun harus hati-hati !
“Bila itu daerah perumahan, harus benar-benar dijaga keamanannya. Diamankan dalam aspek, bila dananya belum luncur sudah ada progres,” ujarnya.
Tentunya dalam tahap konstruksi nanti, dia mengingatkan, jangan ada permainan pada tahapan tersebut. Tugas pemerintah memang berat, tapi harus dilaksanakan dengan kehati-hatian.
Berkaitan langkah [penyiapan lahan] menuju tahap konstruksi, Prof Achmad Syarufuddin menyebut peraturan, undang-undang, perwali, pergub itu harus disatukan dulu, supaya iramanya sama. Jangan ada ‘nada sumbang, dikhawatirkan satu nada C saat keluar nada G’.
Karena, menurutnya dalam praktik perjalanan terkadang seperti itu. Tinggal kesadaran mengikuti aturan yang tertuang di antaranya Permen PUPR RI 12/PRT/M/2014, UU 12/2012, Perpres 71/2012, UU 37/2014, Perda Kota Palembang 15/2012. “Jangan sampai rencana pembangunan kolam retensi terbengkalai tanpa memberikan manfaat. Hal serupa juga terjadi di kota-kota besar maupun kecil, karena terkendala pada tahapan tersebut,” urainya.
Selanjutnya, Daya Tampung……………
Halaman : 1 2 Selanjutnya


![Kondisi area Kolam Retensi Simpang Bandara ditumbuhi rerumputan semak belukar, Selasa 16 Dessmber 2025. [Foto: AbV-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2025/12/Kondisi-area-Kolam-Retensi-Simpang-Bandara-800x393.jpg)


![Menteri Ketenagakerjaan [Menaker] Yassierli meninjau langsung Posko Tunjangan Hari Raya [THR] dan Bonus Hari Raya [BHR] Keagamaan Tahun 2026 yang dibuka oleh Kementerian Ketenagakerjaan [Kemnaker]. [Foto: Biro Humas Kemnaker]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/03/MenakerYassierliTinjauPoskoTHRdanBHRKeagamaan2026PastikanHakPekerjaTerlindungiJelangLebaran-6_copy_640x384-225x129.jpg)

![Ramadhan penuh berkah 1447 Hijriah, saat Ketua TP-PKK Palembang Dewi Satrani bersama Ketua Darma Wanita Persatuan [DWP] Ida Royani melakukan aksi berbagi paket sembako dengan warga di kawasan tempat pembuangan sampah akhir [TPA] Sukawinatan, Kamis 5 Maret 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/03/IMG-20260305-WA0017_copy_1249x765-225x129.jpg)



![Menteri Ketenagakerjaan [Menaker] Yassierli meninjau langsung Posko Tunjangan Hari Raya [THR] dan Bonus Hari Raya [BHR] Keagamaan Tahun 2026 yang dibuka oleh Kementerian Ketenagakerjaan [Kemnaker]. [Foto: Biro Humas Kemnaker]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/03/MenakerYassierliTinjauPoskoTHRdanBHRKeagamaan2026PastikanHakPekerjaTerlindungiJelangLebaran-6_copy_640x384-129x85.jpg)

![Ramadhan penuh berkah 1447 Hijriah, saat Ketua TP-PKK Palembang Dewi Satrani bersama Ketua Darma Wanita Persatuan [DWP] Ida Royani melakukan aksi berbagi paket sembako dengan warga di kawasan tempat pembuangan sampah akhir [TPA] Sukawinatan, Kamis 5 Maret 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/03/IMG-20260305-WA0017_copy_1249x765-129x85.jpg)


![Sosialisasi Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi [PermenPANRB] Nomor 19 Tahun 2025 di Aula Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Rabu 4 Maret 2026](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/03/IMG-20260305-WA0014_copy_2080x1289-360x200.jpg)
![Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Selatan [TP-PKK Sumsel] Feby Deru membagikan paket sembako kepada masyarakat Talang Kepuh, tepatnya di Perumahan Griya Tanjung Wahid, Rabu 4 Maret 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/03/IMG-20260305-WA0011_copy_783x506-360x200.jpg)
![Gubernur Sumatera Selatan [Sumsel] Dr H Herman Deru menerima audiensi Alumni Ikatan Keluarga Pondok Modern [IKPM] Gontor Cabang Palembang di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Rabu 4 Maret 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/03/IMG-20260305-WA0010_copy_2035x1056-360x200.jpg)
