Dalam analisisnya, WHO menyatakan kajian soal tingkat keparahan virus masih berlangsung. Namun, virus XBB.1.5 dipastikan tidak membawa mutasi yang terkait potensi tingkat keparahan penyakit yang lebih tinggi.
WHO mengatakan XBB.1.5 adalah salah satu subvarian Covid yang paling lincah menghindari kekebalan dari vaksinasi. Cara dia menghindar sama dengan kekebalan seperti subvarian lain di keluarganya, XBB.1.
Organisasi kesehatan global itu mengatakan XBB.1.5, saat ini masih menjadi varian dominan di Amerika Serikat. XBB.1.5 dapat menyebabkan peningkatan kasus secara global, tetapi sulit untuk mengetahui secara pasti karena hampir semua data berasal dari AS.
Agar terhindar dari dampak terburuk dari Covid-19, masyarakat diminta tetap waspada dan mengenali gejala awal dari penularan virus Corona. (JFA)



















