Unsri Optimis Penambahan Kuota Bidik Misi Disanggupi Kemenristekdikti

- Jurnalis

Jumat, 25 Januari 2019 - 15:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG–Tahun 2019 Unsri mengusulkan penambahan kuota penerima Bidik Misi, dari target kuota tahun sebelumnya yang berjumlah sekitar 900 orang di tahun 2019 diusulkan menjadi 1.000 orang.

Rektor Unsri, Prof Dr Ir Anis Saggaf, MSCE. Mengatakan, penambahan kuota Bidik Misi ini sendiri, pihaknya optimis bisa disanggupi oleh Kemenristekdikti, pasalnya, melalui Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan berkomitmen untuk fokus pada peningkatan pembangunan SDM melalui berbagai upaya cerdas, salah satunya adalah Program Bidikmisi.

“Adanya program bidik misi ini setidaknya, dapat memberikan kesempatan bagi generasi muda di seluruh daerah yang tidak mampu untuk menggapai pendidikan yang lebih tinggi. Kita harap program bidik misi di tahun ini dapat berjalan dengan lancar,”ujarnya.

Menurut Anis, Bidikmisi telah terbukti dapat memutus rantai kemiskinan, maka tahun ini pemerintah berkomitmen dan melakukan inovasi dalam meningkatkan layanan Bidikmisi sebanyak 44 % dibanding tahun sebelumnya (Tahun 2018, red), yakni dengan peningkatan kuota penerima Bidikmisi menjadi 130.000 penerima seluruh Indonesia.

Baca Juga:  Palembang Gelar Simulasi TKA untuk Petakan Kesiapan Akademik Siswa

Selain itu juga pemerintah telah mengalokasikan Bidikmisi pada Program Profesi Guru (PPG) selain profesi dokter, dokter gigi, dokter hewan, ners dan apoteker yang telah ada sebelumnya. Lalu menambah alokasi penerima Bidikmisi khusus mahasiswa difabel.

“Integrasi data Bidikmisi dengan pangkalan data Kemendikbud dan Kemensos untuk mendorong proses penerimaan yang lebih transparan, akuntabel dan tepat sasaran. Untuk meningkatkan layanan Bidikmisi, saat ini telah dikembangkan Bidikmisi Apps yang mempunyai fitur menampilkan data diri, prestasi mahasiswa, informasi pencairan dan pembayaran elektronik, tracer study, informasi terbaru serta fitur lapor, yang diharapkan akan mempermudah penerima mendapatkan informasi mengenai Bidikmisi,” tegasnya.

Adapaun Pendaftaran calon mahasiswa Bidikmisi untuk tahun 2019 dilakukan melalui jalur SNMPTN, Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), Penelusuran Minat dan Kemampuan Politeknik Negeri (PMDK-PN), Ujian Masuk Politeknik Negeri (UMPN) serta Seleksi Mandiri pada PTN dan PTS.

Baca Juga:  Dugaan Skandal DAK Rp45,4 Miliar Disdik OKI, Kejati Sumsel Lakukan Telaah

“Mekanisme pendaftaran Bidikmisi melalui jalur seleksi SNMPTN dan SBMPTN pada tahun 2019 mengalami perubahan dibandingkan dengan tahun 2018 karena adanya transformasi dalam sistem seleksi penerimaan mahasiswa baru, tahun ini pemerintah membentuk Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT),” terangnya.

Dia berharap, Program Bidikmisi di tahun ini dapat berjalan lebih baik, sebab program ini merupakan program untuk memajukan dunia pendidikan di Indonesia dalam memberikan kesempatan kepada generasi muda yang cerdas namun tidak mampu untuk mengenyam pendidikan Tinggi, agar supaya mereka dapat menggapai cita-cita dalam upaya memutuskan mata rantai kemiskinan. “Buktinya banyak alumni penerima Bidikmisi yang mampu berkarir dengan sukses didalam dunia industri dan wirausaha,”pungkasnya (hasan basri)

Berita Terkait

Bupati Asahan Dampingi Wagub Sumut Tinjau Kesiapan SMAN Rahuning
AI Hancurkan Monopoli Pengetahuan Kampus, SEVIMA bersama Prof Rhenald Kasali Berikan Tips Perubahan
Sambut Ramadan: SD dan SMP di Palembang “Dirumahkan” 23 Februari hingga 14 Maret Dipangkas 10 Menit
Dugaan Skandal DAK Rp45,4 Miliar Disdik OKI, Kejati Sumsel Lakukan Telaah
Bimbel Gratis Rumah Belajar Wong Kito Resmi Diluncurkan, Rumah Aspirasi Berjuta Manfaat
Pertama di Sumatera ! Gedung Teknik Unsri Raih Sertifikat Bangunan Gedung Hijau
Palembang Gelar Simulasi TKA untuk Petakan Kesiapan Akademik Siswa
Saka Adhyasta Pemilu OKU Timur Resmi Dilantik

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 09:29 WIB

Bupati Asahan Dampingi Wagub Sumut Tinjau Kesiapan SMAN Rahuning

Rabu, 18 Februari 2026 - 17:01 WIB

AI Hancurkan Monopoli Pengetahuan Kampus, SEVIMA bersama Prof Rhenald Kasali Berikan Tips Perubahan

Minggu, 15 Februari 2026 - 10:22 WIB

Sambut Ramadan: SD dan SMP di Palembang “Dirumahkan” 23 Februari hingga 14 Maret Dipangkas 10 Menit

Rabu, 11 Februari 2026 - 12:34 WIB

Dugaan Skandal DAK Rp45,4 Miliar Disdik OKI, Kejati Sumsel Lakukan Telaah

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:07 WIB

Bimbel Gratis Rumah Belajar Wong Kito Resmi Diluncurkan, Rumah Aspirasi Berjuta Manfaat

Berita Terbaru

Tim hukum dari Kantor Hukum SAKAHIRA Lawfirm melaporkan oknum perwira Unit 3 Subdit 3 Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Selatan ke Propam Polda Sumsel, Jumat 6 Maret 2026.

Headlines

Oknum Perwira Narkoba Polda Sumsel Dilaporkan ke Propam

Sabtu, 7 Mar 2026 - 18:58 WIB