Sebagai informasi Candi Muara Takus merupakan candi tua yang berukuran besar dan berlokasi di muara sungai. Berdasarkan temuan-temuan dari para ahli, Kompleks Candi Muara Takus diperkirakan dibangun pada masa atau sezaman dengan pemerintahan Kedatuan Sriwijaya yang menjadi saksi kebesaran Kerajaan Sriwijaya.
Selain itu, kawasan Candi Muara Takus adalah Kawasan cagar budaya yang telah ditetapkan melalui Keputusan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor: KM.9/PW.007/MKP.03 tentang Penetapan Komplek Percandian Muara Takus yang Berlokasi di Wilayah Propinsi Riau. Arsitektur candi ini mendapat pengaruh Ciwaistis, Budhistis, dan Indonesia.
Unsur Ciwaistis dapat terlihat pada penggunaan motif lingga dan yoni. Unsur Budhistis yaitu dengan adanya stupa dan bunga teratai, sedangkan unsur Indonesia yaitu adanya punden berundak-undak, dan tangga naik menuju moksha. (JFA)



















