Timsus PJ Bupati Buat Kontraktor Gundah, DPRD Muara Enim Tanyakan Legalitas

- Jurnalis

Rabu, 16 Juni 2021 - 23:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

puluhan Kontraktor lokal menggelar audiensi dengan DPRD Kabupaten Muara Enim. Kedatangan mereka (Kontraktor) disambut Ketua DPRD Liono Basuki, Ketua Komisi Dwi, perwakilan Pokja, dan Asisten II.

puluhan Kontraktor lokal menggelar audiensi dengan DPRD Kabupaten Muara Enim. Kedatangan mereka (Kontraktor) disambut Ketua DPRD Liono Basuki, Ketua Komisi Dwi, perwakilan Pokja, dan Asisten II.

WIDEAZONE.com, MUARA ENIM | Terkait Tim Khusus (Staf Ahli) dari PJ Bupati Muara Enim membuat sejumlah kontraktor lokal gundah.

Atas persoalan tersebut, puluhan Kontraktor lokal menggelar audiensi dengan DPRD Kabupaten Muara Enim. Kedatangan mereka (Kontraktor) disambut Ketua DPRD Liono Basuki, Ketua Komisi Dwi, perwakilan Pokja, dan Asisten II.

“Muara Enim dalam keadaan tidak baik, karena Terkait pemberitaan teman teman media tentang Unit Layanan Pengadaan (ULP) dan Inspektorat. Apakah aparat pengawasan internal pemerintah (APIP) dan tim ahli hanya bertugas untuk mereview ULP?” ungkap salah satu perwakilan Kontraktor, Ludy Juliansi saat audiensi, Rabu (16/6/2021).

Dirinya beserta rekan kontraktor hanya ingin yang adil. “Jangan merusak kabupaten Muara Enim, kalau bukan kita siapa lagi. Kami minta stafsus ini dikroscek lagi oleh DPRD, tolong distop dulu,” katanya dengan nada lantang.

Kenapa mereka tidak percaya dengan pokja kita yang ada. Masalah stafsus juga menjadi hantu bagi teman teman kontraktor lokal, jangan bodohi kami dengan kebijakan kami yang sering disebut.

“Masalah staf khusus (Stafsus) dan APIP ini menjadi persoalan yang harus segera diselesaikan. Bagaimana legalitas mereka, apakah sudah sesuai dengan bidang dan apakah boleh APIP ini ada yang dari non PNS,” jelasnya.

Sementara itu, Asisten II, Riswandar mengatakan, jangankan kalian, kalau memang tidak legal dirinya sendiri yang mengusirnya pertama sekali. Kalau memang ada kesalahan, kita usir dari Kabupaten Muara Enim. “Saya akan hadirkan para Stafsus termasuk PJ Bupati. Saya katakan itu tidak, dan saya bisa jamin hal tersebut. Pak bupati tidak berhak tentang proyek, itu tanggung jawab kepala dinas, saya akan undang teman teman untuk melihat legalitas tim ahli tersebut,” tegasnya.

Berita Terkait

Pembunuhan Sadis Perempuan di Muara Enim Dipicu Hal Sepele
Wagub Sumsel Cik Ujang Hadiri Harlah ke-10 Ponpes Hidayatullah Mubtadiin
Diduga Gelapkan Hak Perangkat Desa Rp700 Juta, Kades Betung Dilaporkan ke Polda Sumsel
Usai Terjaring OTT Rp1,6 Miliar, Kini Oknum DPRD Muara Enim KT beserta Anaknya Ditahan 20 Hari
Terima Suap Proyek Irigasi Rp1,6 Miliar! Oknum Anggota DPRD Muara Enim KT beserta Anaknya Dilibas Kejati Sumsel
Enam dari Tujuh Tersangka Korupsi KUR Bank Pemerintah Ditahan
“Light Up The Dream” Nyalakan Harapan Warga Muara Enim
Polres Muara Enim Balikin Dua Mobil Curian: Intoleransi bagi Kejahatan !

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 09:57 WIB

Pembunuhan Sadis Perempuan di Muara Enim Dipicu Hal Sepele

Senin, 11 Mei 2026 - 05:27 WIB

Wagub Sumsel Cik Ujang Hadiri Harlah ke-10 Ponpes Hidayatullah Mubtadiin

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:25 WIB

Diduga Gelapkan Hak Perangkat Desa Rp700 Juta, Kades Betung Dilaporkan ke Polda Sumsel

Kamis, 19 Februari 2026 - 20:45 WIB

Usai Terjaring OTT Rp1,6 Miliar, Kini Oknum DPRD Muara Enim KT beserta Anaknya Ditahan 20 Hari

Rabu, 18 Februari 2026 - 22:29 WIB

Terima Suap Proyek Irigasi Rp1,6 Miliar! Oknum Anggota DPRD Muara Enim KT beserta Anaknya Dilibas Kejati Sumsel

Berita Terbaru