Kepala Puslitbang LKKMO, Arskal Salim, mengapresiasi langkah dan sistem kerja tim Terjemah Al-Qur’an Bahasa Takengon. Secara realtime dan berkala, tim ini terus melaporkan perkembangan tahap demi tahap penerjemahan hingga selesai.
Arskal juga mendukung keinginan IAIN Takengon untuk membangun pusat pengkajian Al-Qur’an. “Saya titip juga salah satu kegiatan nanti ada pelatihan seni kaligrafi bagi para generasi muda kita,” pesannya.
Pada kesempatan tersebut, Rektor IAIN Takengon dan Kepala Puslitbang sepakat untuk segera melaporkan hasil terjemahan tersebut kepada Bapak Menteri. “Kita akan buat dalam bentuk Dummy Al-Qur’an Terjemah Bahasa Gayo dan sama-sama kita minta waktu untuk bisa bertemu Bapak Menteri. Semoga di awal bulan November nanti dapat terlaksana,” tandasnya. (JFA)



















