Terjadi “DOWN”Facebook, Instagram, dan WhatsApp untuk Beberapa Pengguna di Seluruh Dunia

- Jurnalis

Kamis, 14 Maret 2019 - 09:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Gambar Net

Ilustrasi Gambar Net

Instagram dan Fecebook mengalami pemadaman (server down) dan menjadi obrolan netizen di google pada Kamis pagi, 14/03/2019. Meskipun Anda dapat membuka kedua platform dan beberapa layanan tampaknya telah dipulihkan, pengguna melaporkan masalah dengan mengirim pesan di Messenger, memposting ke umpan di semua produk Facebook, dan mengakses fitur lainnya di Facebook.com, Instagram, dan WhatsApp.

Seperti yang dilaporkan situs The Verge sebelumnya, WhatsApp tampaknya baik-baik saja bagi banyak orang, tetapi pengguna di Paraguay, India, Bangladesh, Argentina, dan lebih banyak lagi mencatat bahwa mereka mulai mengalami masalah dengan mengirim pesan ketika sore berlanjut. DownDetector menunjukkan bahwa mereka yang berada di Brasil mengalami pemadaman paling parah.

Sementara itu kejadian pun terjadi di Indonesia ketika wideazone.com tengah menguji beberapa akun seperti WatsApp dan mesengger, kami menemukan bahwa di WhatsApp dan Mesengger tak dapat share photo atau pun berbagi informasi, kejadian tersebut belangsung sekitar pukul 06.00 wib, ketika share informasi tak dapat dilakukan mengalami gangguan.

Kejadian ini sangat fenomenal dan menjadi trending obrolan oleh warganet, “apakah masalah ini tidak terkait dengan serangan DDoS.”

Permasalahan ini pun menjadi menghebohkan, viral dan trending topic di Twitter dan Google pada Kamis Pagi 14/3/2019.

Instagram down, demikian juga dengan Facebook down bahkan WhatsApp down menghebohkan trending topic Twitter dan Google pada Kamis pagi ini 14 Maret 2019.

Lantas apa penyebab Facebook dan Instagram down? Ini Penjelasan Resminya.

Situs jejaring sosial Facebook dan Instagram down atau mengalami gangguan hingga Kamis (14/03/2019).

Kelumpuhan tersebut dilaporkan terjadi diseluruh dunia sejak Rabu (13/03/2019) malam.

Warganet ramai-ramai merespon gangguan ini. Tagar #facebookdown dan #instagramdown bahkan jadi trending topic di Twitter.

Facebook dalam unggahannya di Twitter hanya menuliskan pihaknya sedang berupaya menyelesaikan masalah tersebut sesegera mungkin.

“Kami menyadari bahwa beberapa orang saat ini mengalami masalah dalam mengakses kumpulan aplikasi Facebook. Kami sedang berupaya menyelesaikan masalah ini sesegera mungkin,” cuit akun Facebook pada unggahan Twitter.

“Kami fokus pada upaya untuk menyelesaikan masalah secepat mungkin, tetapi dapat mengonfirmasi bahwa masalah tersebut tidak terkait dengan serangan DDoS,” tulis Facebook.

Mengenal DDoS dan Serangannya !!!

DDoS merupakan kependekan dari Distributed Denial of Service atau dalam bahasa Indonesia dapat diartikan sebagai Penolakan Layanan secara Terdistribusi. DDoS adalah jenis serangan yang dilakukan dengan cara membanjiri lalu lintas jaringan internet pada server, sistem, atau jaringan. Umumnya serangan ini dilakukan menggunakan beberapa komputer host penyerang sampai dengan komputer target tidak bisa diakses.

Gambar Ilustrasi DDoS.net

Seperti yang dilansir niagahoster, DDoS adalah serangan yang sangat populer digunakan oleh hacker. Selain mempunyai banyak jenis, DDoS memiliki konsep yang sangat sederhana, yaitu membuat lalu lintas server berjalan dengan beban yang berat sampai tidak bisa lagi menampung koneksi dari user lain (overload). Salah satu cara dengan mengirimkan request ke server secara terus menerus dengan transaksi data yang besar.

Berhasil atau tidaknya teknik DDoS dipengaruhi oleh kemampuan server menampung seluruh request yang diterima dan juga kinerja firewall saat ada request yang mencurigakan.

Serangan DDoS Terbesar

Percobaan serangan DDoS setiap tahun selalu meningkat. Penggunanya tidak hanya user yang ingin mencari sensasi, bahkan digunakan dengan alasan politik, atau tindak kejahatan yang ingin mengganggu stabilitas server dan bahkan mencuri data yang ada di dalamnya.

Serangan ke Spamhaus pada tahun 2013 tercatat sebagai serangan DDoS terbesar sepanjang sejarah. Serangan ini mencapai puncak tertinggi 400 Gbps dan mengakibatkan Github tidak bisa diakses beberapa menit. Di tahun berikutnya terjadi serangan ke salah satu klien Cloudflare dengan kekuatan 33% lebih besar dibandingkan serangan yang dilakukan ke Spamhaus.

Gambar Ilustrasi DDos

Selain Spamhaus dan Cloudflare, Serangan ke BBC tahun 2015 juga tercatat sebagai serangan DDoS terbesar sepanjang sejarah. Serangan ini mengakibatkan hampir semua layanan BBC lumpuh. Keseluruhan domain tidak bisa diakses, bahkan layanan On-Demand dan radio juga mati.

Github juga menjadi korban serangan serangan DDoS. Pada tahun 2015 bukan menjadi serangan terbesar yang ditujukan ke situs itu. Ternyata, pada tahun 2018 terjadi serangan yang sama dan hampir 3 kali lebih besar dibanding serangan yang terjadi sebelumnya.

Github mendapatkan serangan DDoS yang mencapai puncak tertinggi transaksi data yang sangat fantastis, yaitu 1.35 Tbps. Serangan tersebut berasal dari ribuan Autonomous System (ASN) di puluhan ribu titik akhir yang unik. Cara kerja serangan DDoS adalah melalui penyalahgunaan instance memcached yang memang dapat di akses melalui internet dengan UDP secara publik.

Serangan ke Github awal tahun ini menggunakan DDoS adalah serangan DDOS terbesar sepanjang sejarah yang tercatat saat ini.

 

Berita Terkait

Dibantu Warga, Satgas TMMD Lakukan Pengecoran Jalan Akses Masuk Kampung Jawi
Tak Lama Lagi Masjid Nurul Imam Miliki Menara
Perdana di Sumsel, PLN UIWS2JB Hadirkan KBLBB dan SPKLU
UPTD Puskesmas Kandis Gelar Rapat Lintas Sektor
Presiden Minta Implementasi Konkret dari PPKM
Pasca Gerebek Sarang Narkoba, 2 Warga Desa Ditangkap
Munas IX Kadin Indonesia Akan Dibuka Ketua MPR RI
MAPPI Sumsel Gelar Musda ke III, ini kata Awaludin

Berita Terkait

Kamis, 25 Maret 2021 - 15:00 WIB

Dibantu Warga, Satgas TMMD Lakukan Pengecoran Jalan Akses Masuk Kampung Jawi

Sabtu, 6 Maret 2021 - 23:19 WIB

Tak Lama Lagi Masjid Nurul Imam Miliki Menara

Jumat, 26 Februari 2021 - 17:53 WIB

Perdana di Sumsel, PLN UIWS2JB Hadirkan KBLBB dan SPKLU

Kamis, 18 Februari 2021 - 16:52 WIB

UPTD Puskesmas Kandis Gelar Rapat Lintas Sektor

Minggu, 31 Januari 2021 - 22:47 WIB

Presiden Minta Implementasi Konkret dari PPKM

Berita Terbaru