Tergiur Kerja di PT Angkasa Pura, Uang Rp 45 Juta Melayang

- Jurnalis

Rabu, 14 Agustus 2019 - 07:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bukti perjanjian dan penyerahan uang dengan maksud agar dapat diterima di PT Angkasa Pura

Bukti perjanjian dan penyerahan uang dengan maksud agar dapat diterima di PT Angkasa Pura

WIDEAZONE.COM, MUAR ENIM — Kasus penipuan berkedok memasukkan seseorang bekerja di instansi BUMN kembali terjadi.

Modusnya tetap dilakukan secara klasik, yakni meminta sejumlah uang sogok. Menariknya, yang melakuikan penipuan itu seorang wanita tua. Kok bisa?

Senin siang (12/8/2019), Unit Reskrim Polsek Lawang Kidul menerima informasi dari Sarmini (56) terkait penipuan yang dialaminya dengan kehilangan uang semilai Rp 45 juta.

Atas laporan itu, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Muaraenim, AKBP Afner Juwomo SH, mengatakan bahwa pihaknya menerima laporan dari Sarmini terkait penipuan dengan modus untuk memasukkan pekerjaan bagi anaknya Titien Permatasari ke PT Angkasa Pura.

“Namun syarat untuk pekerjaan itu, Sarmini harus menyerahkan uang pelicin sebesar Rp 45 juta,” ujar Afner Juwono melalui Kapolsek Lawang Kidul AKP Azizir Alim, Rabu (13/8/2019).

Baca Juga:  Kasus Dugaan Pelecehan di ICU RSUD Martapura Memanas, Manajemen Bantah Tuduhan Keluarga Pasien
Tersangka Marisa binti Rasit, pelaku penipuan terhadap Sarmini dengan iming-iming dapat bekerja di PT Angkasa Pura
Tersangka Marisa binti Rasit, pelaku penipuan terhadap Sarmini dengan iming-iming dapat bekerja di PT Angkasa Pura

Sebagai tersangka, kata Kapolres, ajakan Marisa binti Rasit (57) ke pada Sarmini itu diungkap dengan cara yang begitu meyakinkan.

Akibatnya korban terhanyut dengan ajakan tersebut. Karena itu Sarmini, warga yang berdomisili di Jalan Kemas SMPN 2 RT 01 RW 10 Kelurahan Tanjung Enim, Kecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muara Enim tersebut, langsung memberikan uang sejumlah Rp 45 juta dalam dua kali penyerahan.

Uang pertama diserahkan Sarmini senilai Rp 27 juta. Sedangka penyerahan kedua diberikannya ke Marisa senilai Rp 18 juta.

Baca Juga:  Eks Ketua Forum Guru Honorer Sebut Pernyataan Riza Pahlevi Hanya Slogan

Setelah penyerahan uang tersebut, ternyata tidak ada tanda-tanda anaknya Titien bakal diloloskan ke PT Angkasapura Sarmini mulai curiga.

Ia segera menanyakan masalah itu ke Marisa. Namun anaknya tak kunjung masuk ke perusahaan BUMN di bidang kedirgantaraaan itu.

Akhirnya Sarmini marah dan kecewa. Ia segera melaporkan masalahnya ke Polsek Lawang Kidul.

Atas laporan itu, akhirnya Marisa binti Rasit, warga Kompleks PJKA No. 1005 RT 01 RW 03 Kelurahan Pasar Tanjungenim, Kecamatan Lawang Kidul itu dicokok petugas tanpa perlawanan.

Dalam pemeriksaan polisi, Marisa mengakui semua perbuatannya ke pada korban, Sarmini. (Agus Putra Luntar)

 

Berita Terkait

Kasus Dugaan Pelecehan di ICU RSUD Martapura Memanas, Manajemen Bantah Tuduhan Keluarga Pasien
Perumda Tirta Musi Pastikan Pasokan Air Bersih Aman Selama Kemarau, Perluasan Jaringan Jadi Tantangan
Soal Belasan Rumah Warga Retak Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Adhi Karya: Perbaikan Siap, Nilai Ganti Rugi Belum Ada Titik Tengah
Belasan Rumah Warga 24 Ilir Palembang Retak Diduga Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Baru Empat Diperbaiki
DPRD Sumsel Jamin 320 Siswa SMA 11 dan SMA 20 Aman di Dapodik
Pembunuhan Sadis Perempuan di Muara Enim Dipicu Hal Sepele
Wagub Sumsel Cik Ujang Hadiri Harlah ke-10 Ponpes Hidayatullah Mubtadiin
Diduga Gelapkan Hak Perangkat Desa Rp700 Juta, Kades Betung Dilaporkan ke Polda Sumsel

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:30 WIB

Kasus Dugaan Pelecehan di ICU RSUD Martapura Memanas, Manajemen Bantah Tuduhan Keluarga Pasien

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:51 WIB

Perumda Tirta Musi Pastikan Pasokan Air Bersih Aman Selama Kemarau, Perluasan Jaringan Jadi Tantangan

Senin, 13 Juli 2026 - 16:26 WIB

Soal Belasan Rumah Warga Retak Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Adhi Karya: Perbaikan Siap, Nilai Ganti Rugi Belum Ada Titik Tengah

Senin, 13 Juli 2026 - 11:25 WIB

Belasan Rumah Warga 24 Ilir Palembang Retak Diduga Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Baru Empat Diperbaiki

Senin, 29 Juni 2026 - 19:32 WIB

DPRD Sumsel Jamin 320 Siswa SMA 11 dan SMA 20 Aman di Dapodik

Berita Terbaru