Soal Kabar Dugaan Penculikan Anak, Kapolres Lahat: Tidak Benar! Hanya Kesalahpahaman

- Jurnalis

Rabu, 24 April 2024 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jajaran personel Polres Lahat bersama pihak anak yang dikabarkan terdampak informasi dugaaan penculikan.

Jajaran personel Polres Lahat bersama pihak anak yang dikabarkan terdampak informasi dugaaan penculikan.

WIDEAZONE.com, LAHAT | Kapolres Lahat AKBP God Parlasro Sinsitor Sinaga SH SIK MH mengklarifikasi terkait beredarnya informasi dugaan penculikan anak yang dimuat di media massa maupun media online. Dugaan peristiwa penculikan tersebut tidak benar dan hanya kesalahpahaman saja dari pihak anak.

Hal itu terungkap dalam keterangan pers Kapolres didampingi Kasat Intel AKP Mulyono SH, kasat reskrim AKP Sapta Eka Yanto SH MSi, Kapolsek Kota Lahat, AKP Samsuardi, dan kasi Humas AKP Sugianto pada Rabu 24 April 2024.

Kapolres menjelaskan pada Senin 22 April 2024 sekira pukul 16.00 WIB bertempat di Kantor Satlantas Polres Lahat, telah diserahkan oleh warga kepada pihak Kepolisian yaitu satu orang anak perempuan bernama Fatiya yang diduga sebagai korban penculikan.

Baca Juga:  Sidang Kasus Vape Etomidate Mahasiswa Asal Jambi: Saksi Ungkap Peran Polisi Lacak Terdakwa

Selanjutnya, ujar Kapolres, Polres dan Polsek Kota Lahat melakukan penyelidikan namun, belum ditemukan alat bukti mengarah ke penculikan. “Sehingga akhirnya, pada pukul 17.30 WIB, anak tersebut telah diserahkan kepada pihak keluarganya dalam keadaan sehat,” paparnya.

Kemudian pada Selasa, 23 April 2024 setelah dilakukan penyelidikan lebih mendalam akhirnya didapatkan kesimpulan bahwa dugaan peristiwa penculikan tersebut tidak benar dan hanya kesalah pahaman saja dari pihak anak tersebut.

Baca Juga:  Divonis 1 Tahun Penjara, Terdakwa Pulang "Melenggang" Tidak Ditahan

Lalu, sambung dia, pada Rabu 24 April 2024, pihak keluarga/orang tua dari Fatiya memberikan klarismfikasi atas kesalahpahaman dengan memuat rekaman video permohonan maasf ke seluruh pihak terkait. “Akan tetapi tetap dikontrol

Sementara, Kasubsi Penmas Humas Aiptu Lispono SH menyampaikan dengan adanya klarifikasi ini, masyarakat tidak perlu resah lagi, terutama para ibu-ibu dalam menjaga anak-anaknya dalam bermain. “”Akan tetapi tetap dikontrol dan diawasi saat bermain,” pungkasnya.

Laporan Erta | Editor AbV

Berita Terkait

70 CCTV AI Kepung Palembang, Incar Pelaku Pencurian Aset PJU
SKAKMAT! BPH Bongkar Borok YPLP-PT Sumsel: Pemecatan Rektor UPGRI Palembang Ilegal Alias Kudeta ‎
Kuasa Hukum Junaidi Alias Ajun Bantah Keras Tudingan Hakim dan JPU Tak Netral
Kasus Dugaan Narkoba Wakil Walikota Menggantung! Pengamat: Mana Komitmen DPRD Palembang?
BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan–Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎
Ponpes Modern Al-Fahd Sesalkan Peristiwa Kekerasan
Dilaporkan Dugaan Gelapkan SHM Rp1,5 Miliar, Notaris HRY: Ada Perjanjian Antara Pemilik Tanah dengan Developer
Diduga Gelapkan SHM Klien Senilai Rp1,5 Miliar, Oknum Notaris di Banyuasin Dilaporkan ke Polda Sumsel ‎

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 16:49 WIB

70 CCTV AI Kepung Palembang, Incar Pelaku Pencurian Aset PJU

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:39 WIB

SKAKMAT! BPH Bongkar Borok YPLP-PT Sumsel: Pemecatan Rektor UPGRI Palembang Ilegal Alias Kudeta ‎

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:22 WIB

Kuasa Hukum Junaidi Alias Ajun Bantah Keras Tudingan Hakim dan JPU Tak Netral

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:25 WIB

Kasus Dugaan Narkoba Wakil Walikota Menggantung! Pengamat: Mana Komitmen DPRD Palembang?

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:58 WIB

BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan–Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎

Berita Terbaru

Ilustrasi WI-OK

Headlines

70 CCTV AI Kepung Palembang, Incar Pelaku Pencurian Aset PJU

Selasa, 1 Sep 2026 - 16:49 WIB