SMK Sumsel Gunakan Gadget

- Jurnalis

Jumat, 18 Januari 2019 - 16:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG–Pada era globalisasi ini kehidupan masyarakat sudah semakin canggih dan kompleks. Hal ini juga merupakan akibat dari perkembangan teknologi yang sangat pesat. Perkembangan teknologi ini ditandai dengan munculnya berbagai benda canggih seperti halnya gadget, smartphone, tablet PC dan lain-lain.

Perkembangan teknologi yang sangat pesat ini juga mempengaruhi dunia pendidikan di Indonesia.Pengaruh ini dapat dilihat dengan munculnya berbagai sistem pembelajaran berbasis media (media-based learning) yang menggunakan teknologi dalam proses pembelajarannya.

Kepala Bidang (Kabid) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Erlina mengatakan, sekitar 10 persen dari jumlah total SMK di Sumsel sudah menggunakan gadget saat pelaksanaan ujian sekalah.
Dijelaskan Erlina, beberapa sekolah yang telah akrab dengan gadget dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas seperti SMKN Satria Nusantara Betung, SMKN 1 Martapura, SMK Yadika Batu Raja, SMK Muhammadiyah 1 Palembang dan SMKN 5 Palembang.
“Beberapa sekolah diantaranya sudah menggunakan gadget sejak tiga tahun lalu. Keseluruhan, sekitar 10 persen SMK di Sumsel sudah menggunakan gadget saat melaksanakan ujian sekolah,” ungkapnya, Jumat (18/01/2019).
Erlina menjelaskan, menyambut baik wacana penerapan pembelajaran berbasis IT dengan metode menggunakan gadget. Dia menilai, siswa sudah akrab dengan gadget dan teknologi sehingga tidak akan mempersulit siswa dan guru jika diterapkan.
“Hampir semua siswa mempunyai android. Tinggal aplikasinya saja, maka bisa diterapkan,” unngkapnya.
Ditambahkannya, Aplikasi sendiri bisa sekolah buat sendiri, bisa juga diseragamkan. “Bila sekolah buat sendiri kita pastikan fungsinya dan cara menggunakannya tetap sama,” terangnya.

Baca Juga:  Gelombang Amarah Mahasiswa Guncang UPGRIP, Desak Sikap Tegas Rektor Soal Dugaan Pelecehan Seksual, hingga Ketetapan BPH

Sementara itu, untuk jaringan internet juga tidak menjadi masalah lagi. Karena hampir semua daerah sudah memiliki internet namun sering hilang-hilang saja jaringan intetnetnya,”pungkasnya
.(Hasan Basri)

Berita Terkait

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut
Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel
Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎
Kabar Gembira: Pemkot Palembang Buka Seleksi Beasiswa Jenjang Doktor bagi PNS, Pendaftaran Ditutup 14 Juli ‎
DPRD Sumsel Jamin 320 Siswa SMA 11 dan SMA 20 Aman di Dapodik
Warning Keras LKBH PB PGRI! Guru Jangan Terjebak Kepengurusan Ilegal
Gelombang Amarah Mahasiswa Guncang UPGRIP, Desak Sikap Tegas Rektor Soal Dugaan Pelecehan Seksual, hingga Ketetapan BPH
Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:06 WIB

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:21 WIB

Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:00 WIB

Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎

Rabu, 8 Juli 2026 - 23:22 WIB

Kabar Gembira: Pemkot Palembang Buka Seleksi Beasiswa Jenjang Doktor bagi PNS, Pendaftaran Ditutup 14 Juli ‎

Senin, 29 Juni 2026 - 19:32 WIB

DPRD Sumsel Jamin 320 Siswa SMA 11 dan SMA 20 Aman di Dapodik

Berita Terbaru