Setelah Membunuh Istrinya, Marius Serahkan Diri ke Polisi

- Jurnalis

Rabu, 13 November 2019 - 06:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Setelah Membumuh Istrinya, Marius Serahkan Diri ke Polisi

Setelah Membumuh Istrinya, Marius Serahkan Diri ke Polisi

WIDEAZONE.COM, MUARAENIM — Setelah dikukan tindakan persuasif oleh polisi, akhirnya Marius bin Romli (43) yang diduga telah membunuh istrinya sendiri menyerahkan diri ke Polsek Rambang Dangku.

Saat datang ke Polsek Rambang Dangku Kabupaten Muaraenim, Marius didampingi saudaranya Trisno Marhadi untuk mempertanggungjawaban setelah membunuh istrinya Misnawati binti Pasir (34), warga Dusun III RT 04 RW 02, Desa Gunung Agung Kecamatan Sekampung Udik Kabupaten Lampung Timur.

Sedangkan Marius merupakan warga Desa Manunggal Makmur Umit 12 Kecamatan Rambang Niru Kabupaten Muaraenim.

Baca Juga:  Delapan Sepeda Motor Terjaring KTL di Palembang

Pembunuhan itu terjadi Rabu (6/11/2019) sekitar pukul 21.30 Wib di rumah mertuanya Pasir bin Reso Waidi.

Karena menantunya melarikan diri setelah membunuh anaknya, akhirnya Pasir melaporkan kasus itu ke Polres Lampung Timur Nomor :LP/117-B/XI/2019/POLDA LAMPUNG/RES LAMTIM/SEK UDIK tanggal 6 November 2019.

Mendapat laporan itu, Kamis (7/11/2019), Sat Reskrim Polres Lampung Timur yang dipimpin AKP Faria Arista SIKom SIK melakukan koordinasi dengan Kapolsek Rambang Dangku AKP Apriansyah SH MSi untuk menyelidiki titik lokasi persembunyian Marius di Dusun Muara Emburung Kecamatan Rambang Niru, tempat bermukim istri dan anaknya. Namun tersangka Marius tak berada di tempat.

Namun polisi tak kehilangan langkah persuasif agar Marius bertanggung jawab terhadap yang sudah ia lakukan. Akhirnya dengan kesadaran penuh Marius menyerahkan dirinya ke polisi.

Baca Juga:  Dilaporkan Dugaan Gelapkan SHM Rp1,5 Miliar, Notaris HRY: Ada Perjanjian Antara Pemilik Tanah dengan Developer

Sebagai tokoh masyarakat Desa Jumenang Kecamatan Rambang Niru, Trisno Marhadi, Marius diantar ke Polsek Rambang Dangku.

 

Laporan : Agus Putra Luntar

Berita Terkait

Kasus Dugaan Pelecehan di ICU RSUD Martapura Memanas, Manajemen Bantah Tuduhan Keluarga Pasien
Perumda Tirta Musi Pastikan Pasokan Air Bersih Aman Selama Kemarau, Perluasan Jaringan Jadi Tantangan
Soal Belasan Rumah Warga Retak Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Adhi Karya: Perbaikan Siap, Nilai Ganti Rugi Belum Ada Titik Tengah
Belasan Rumah Warga 24 Ilir Palembang Retak Diduga Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Baru Empat Diperbaiki
DPRD Sumsel Jamin 320 Siswa SMA 11 dan SMA 20 Aman di Dapodik
Pembunuhan Sadis Perempuan di Muara Enim Dipicu Hal Sepele
Wagub Sumsel Cik Ujang Hadiri Harlah ke-10 Ponpes Hidayatullah Mubtadiin
Diduga Gelapkan Hak Perangkat Desa Rp700 Juta, Kades Betung Dilaporkan ke Polda Sumsel

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:30 WIB

Kasus Dugaan Pelecehan di ICU RSUD Martapura Memanas, Manajemen Bantah Tuduhan Keluarga Pasien

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:51 WIB

Perumda Tirta Musi Pastikan Pasokan Air Bersih Aman Selama Kemarau, Perluasan Jaringan Jadi Tantangan

Senin, 13 Juli 2026 - 16:26 WIB

Soal Belasan Rumah Warga Retak Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Adhi Karya: Perbaikan Siap, Nilai Ganti Rugi Belum Ada Titik Tengah

Senin, 13 Juli 2026 - 11:25 WIB

Belasan Rumah Warga 24 Ilir Palembang Retak Diduga Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Baru Empat Diperbaiki

Senin, 29 Juni 2026 - 19:32 WIB

DPRD Sumsel Jamin 320 Siswa SMA 11 dan SMA 20 Aman di Dapodik

Berita Terbaru

Kualitas udara di wilayah Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, terpantau berada pada kategori tidak sehat, Jumat 18 September 2026, pagi.

Banyuasin

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Jumat, 18 Sep 2026 - 11:05 WIB

Suasana di sebuah rumah di kawasan Parit 9, Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Banyuasin, mendadak berubah menjadi tempat kejadian perkara berdarah, Kamis 17 September 2026.

Banyuasin

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:33 WIB

Ilustrasi MENELAAH KATA,

Sastra

MENELAAH KATA, “KARENA RINDU”

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:52 WIB