banner 970x250
banner 970x250
banner 970x250

Sempat Tertunda: Wawako Fitri Tetap Konsisten Bantu Warga Terdampak Kebakaran

  • Bagikan
Meskipun sempat terjadinya penundaan kunjungan ke lokasi kebakaran pada kamis (8/9), Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda tetap konsisten untuk hadir kembali guna membantu warga yang mengalami musibah kebakaran di jalan Asri Raya kelurahan Lebong Gajah.
Meskipun sempat terjadinya penundaan kunjungan ke lokasi kebakaran pada kamis (8/9), Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda tetap konsisten untuk hadir kembali guna membantu warga yang mengalami musibah kebakaran di jalan Asri Raya kelurahan Lebong Gajah.
banner 468x60

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Meskipun sempat terjadinya penundaan kunjungan ke lokasi kebakaran pada kamis (8/9), Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda tetap konsisten untuk hadir kembali guna membantu warga yang mengalami musibah kebakaran di jalan Asri Raya kelurahan Lebong Gajah.

Dalam kunjungan, Fitri mengatakan kepada masyarakat setempat agar selalu waspada dalam mengamati kondisi kelistrikan dirumah.

“Jika hendak pergi keluar rumah, ada baiknya kita untuk memastikan kembali seperti sudah mematikan kompor, lampu yang menyala serta memastikan kembali tidak ada aliran listrik mengalir jika kita meninggalkan rumah dalam waktu yang lama.

Saya berharap kepada keluarga ibu Halifa untuk bersabar, tentunya dari Pemerintah kota Palembang, insyaAllah akan segera melakukan bantuan perbaikan rumah melalui program Baznas bedah rumah. Seperti kita ketahui kondisi rumah yang dihuni oleh mereka terbuat dari kayu sehingga tidak sampai 20 menit api dengan cepat merambat rumah mereka. “Selain itu juga Pemkot melalui camat setempat akan membantu pembuatan kembali dokumen negara yang terbakar seperti KTP, KK dan Akta Kelahiran mereka,” jelasnya jumat (9/4) usai menemui korban kebakaran.

Di tempat yang sama, Halifa (51) yang bekerja sebagai buru harian rumah merasa sedih jika mengingat musbah pada senin lalu, dimana menjelang bulan ramadan tahun ini ia harus kehilangan rumah beserta isinya.

“Kejadiannya diperkirakan pukul 09.00 WIB pagi dimana 15 menit sebelumnya saya pergi bekerja kondisi rumah belum terlihat hal-hal yang mencurigakan. Namun didalam rumah ada kedua anak yang melakukan aktivitas bersih-bersih. Ketika saya baru sampai ditempat kerja saya, ada yang memberikan kabar jika di jalan asri terjadi kebakaran, merasa hati kurang enak saya bergegas melihat dan ternyata itu rumah milik saya,” ungkapnya dengan nada sedih.

Sementara itu Henky (31) anak ibu Hanifa menambahkan jika api tersebut berasal dari kamar belakang adiknya, dimana kondisi tersebut sudah terjadi kepungan asap hitam dan warna merah api yang merambat kedinding papan rumah.

“Ketika terjadi api besar, saya lekas berteriak dan memanggil adik saya yang sedang mandi untuk segera keluar rumah karena tanpa kami sadari api sudah membakar semua bagian rumah. Tidak sampai 20 menit semua habis terbakar api,” jelasnya.

Mengenai asal- muasal api tersebut, ia mengatakan kemunginan terjadinya konsleting (arus pendek listrik) yang berasal dari kabel lampu kamar tidur adik saya.

“Untuk sementara, kami tinggal di rumah tetangga yang baru selesai membangun rumahnya dan kami bersyukur musibah ini tidak merambat ke rumah tetangga lain karena warga sekitar secara cepat bersama petugas pemadam kebakaran melalukan pemadaman api meskipun tidak ada satu barang kami yang terselamatkan akibat kepungan api. Kami mengucapkan terima kasih sekali atas kunjungan ibu Fitri serta menugaskan dengan cepat jajarannya guna membantu kami,” tutupnya. (GNS/TM)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *