AWAN mendung kembali melikungi dunia jurnalistik. Gelap dan berurai air mata.
Seorang jurnalis senior Maryo (Mario-red), harus tunduk dengan ketentuan ajal. Ia meninggal dunia setelah mengalami sakit komplikasi selama tiga bulan.
Mario wafat setelah dirawat keluarganya (anaknya David Satria). Selama bertugas, Mario pernah menunaikan tugas di surat kabar umum Radar Selatan Palembang.
Mario meninggal dunia pada Rabu malam (5/8/2020) di kediamannya sekitar pukul 00.30 WIB.
Saat dalam pergaulan antarsesama wartawan dan masyarakat awam, Maryo sangat ramah dan seringkali membantu mereka yang membutuhkan pertolongan. “Tak apa. Bantuan ini hanya sekadar untuk meringankan beban mereka yang susah,” ujar Mario semasa hidupnya.
Selamat jalan Mario. Semoga segala amal dan perbuatan baikmu diijabah oleh Allah SWT. Semoga kepergianmu menjadi nilai yang khusnul khotimah. Amin Allahumma amin. (Anto Narasoma)

















![Presiden RI Prabowo Subianto [gambar Ist]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20250227-WA0099-scaled-266x266-1-266x200.jpg)

