WIDEAZONE.COM, PALEMBANG–Meski Enam lokal kelas SD Negeri 143 Palembang sudah dibangun bahkan sudah ditempati pada bulan Oktober 2018 yang lalu, namun empat lokal kelas yang lainnya justru sangat memperihatinkan, karena tak layak lagi untuk dijadikan ruang pembelajaran, pasalnya empat lokal kelas tersebut sudah kropos mengingat bangunan sekolah ini semua berasal dari bangunan kayu yang sudah lama tidak direnopasi.
Kepala SDN 143 Palembang Rismawati, S.Pd.SD mengatakan, Kerusakan disebabkan beberapa faktor, pertama bangunan kelas berbahan kayu sudah banyak lapuk. Di tiap lokal, terutama di plafonnya atau atap sekolah yang sering kali bocor, bahkan sebagian lantai mulai banyak bolong. Namun tetap kami upayakan kegiatan belajar berlanjut, karena kasihan jika mereka tidak sekolah. Tiap hari kami awasi siswa agar tidak terpeleset di lantai yang berlubang tersebut,” akunya.

Ruangan yang berada di atas rawa ini, secara kasat mata saja tampak sangat tidak layak. Bangunan yang terbuat dari papan, dinding ruangannya hampir seluruhnya terlihat sudah menghitam termakan usia dan lantai juga sangat memprihatinkan karena sudah tidak tersusun rapi lagi.Namun, siswa yang ada di sekolah ini tetap santai dan bermaim seperti biasa tanpa mengkhawatirkan, jika sewaktu-waktu lantai tersebut amblas dan roboh.
“Kerusakan disebabkan karena faktor usia, beberapa bangunan kelas berbahan kayu sudah banyak lapuk, rusak parah ditiap lokal terutama di plafonnya atau atap sekolah yang sering kali bocor, tidak hanya itu sebagian lantai mulai banyak bolong,kita takut sewaktu-waktu bisa saja menciderai siswa,” ujarnya.
Untuk itu Risma berharap pemerintah kota Palembang dapat memberikan bantuan perbaikan siswa empat lokal kelas yang tak layak lagi tersebut, mengingat siswa di sini jumlahnya cukup banyak, sehingga kalau empat lokal tak layak lagi bagaimana siswa bisa nyaman belajar. “Kita harap pemerintah bisa memberikan bantuan perbaikan ruang kelas tersebut, agar siswa bisa nyaman untuk belajar, sebab kemajuan pendidikan tidak terlepas dari keberadaan sarana dan prasarana yang memadai,”tutupnya(Hasan Basri)








![Semarak hari lahir [Harlah] ke-28, DPW Partai Kebangkitan Bangsa Sumatera Selatan [PKB Sumsel] mengelontorkan 1250 karung beras bagi anak yatim piatu di panti asuhan hingga nonton bareng piala dunia [nobar pildun] 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260719-WA0001-225x129.jpg)








![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-360x200.jpg)

