Resmi! Edward Candra Sandang Gelar Doktor

- Jurnalis

Selasa, 14 Oktober 2025 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Edward dikukuhkan dalam upacara pelantikan sarjana, magister, dan doktor periode Oktober 2025 yang digelar di Graha Unsri Bukit Besar, Palembang, Selasa 14 Oktober 2025. Prosesi tersebut dipimpin oleh Dekan FISIP Unsri, Ardiyan Saptawan.

Edward dikukuhkan dalam upacara pelantikan sarjana, magister, dan doktor periode Oktober 2025 yang digelar di Graha Unsri Bukit Besar, Palembang, Selasa 14 Oktober 2025. Prosesi tersebut dipimpin oleh Dekan FISIP Unsri, Ardiyan Saptawan.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan [Sekda Sumsel], Drs H Edward Candra MM resmi menyandang gelar Doktor, setelah menuntaskan studinya di FISIP Universitas Sriwijaya [Unsri].

Ia menjadi salah satu contoh nyata pejabat publik yang menempatkan pendidikan tinggi sebagai pondasi dalam membangun tata kelola pemerintahan yang kolaboratif.

Edward dikukuhkan dalam upacara pelantikan sarjana, magister, dan doktor periode Oktober 2025, digelar di Graha Unsri Bukit Besar, Palembang, Selasa 14 Oktober 2025. Prosesi tersebut dipimpin oleh Dekan FISIP Unsri, Ardiyan Saptawan.

Dalam studinya, Edward mengangkat disertasi berjudul “Collaborative Governance Dalam Penerapan Program Sumatera Selatan Mandiri Pangan di Provinsi Sumatera Selatan”.

Melalui riset tersebut, ia berhasil memperoleh IPK 3,81, menandakan kualitas akademik yang unggul dan konsistensi dalam penelitian.

Sebagai lulusan baru yang mewakili peserta lain, Edward menyampaikan pesan inspiratif bahwa pelantikan ini bukan akhir dari perjalanan akademik, melainkan awal dari tanggung jawab baru untuk mengamalkan ilmu. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi dalam mengimplementasikan kebijakan daerah.

Baca Juga:  Kedekatan Wagub Cik Ujang dengan Warga Banyuasin Terjalin Hangat dalam Silaturahmi Sumber Marga Telang

“Ilmu sosial harus terus berkembang mengikuti dinamika masyarakat. Ia tidak berhenti pada teori, tapi harus diwujudkan dalam praktik yang berpihak kepada masyarakat,” tegas Edward dalam sambutannya.

Mengutip Ki Hajar Dewantara, Edward menekankan bahwa ilmu tanpa amal adalah sia-sia, sementara amal tanpa ilmu adalah buta. Karena itu, ia mengajak seluruh alumni FISIP Unsri untuk menjadi insan yang berilmu, beramal, dan berintegritas.

Edward juga mengingatkan pentingnya menjaga nama baik almamater serta membangun jaringan kerja lintas sektor yang disebutnya sebagai kolaborasi pentahelix—antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat, dan media. “Inilah kunci agar alumni FISIP Unsri tetap relevan dan berdaya guna di tengah perubahan zaman,” tambahnya.

Sementara itu, Dekan FISIP Unsri Ardiyan Saptawan menyoroti tantangan berat yang dihadapi para lulusan saat ini. Menurutnya, dunia kerja dan dinamika sosial berubah dengan cepat dan tidak pasti, sehingga menuntut para alumni memiliki ketahanan mental dan nilai spiritual yang kuat.

Baca Juga:  Pegang SK Resmi! PGRI Sumsel Tancap Gas, Riza Pahlevi: Organisasi Guru Harus Kembali ke Tangan Guru

Ardiyan berpesan agar para alumni tidak larut dalam euforia kelulusan. “Jangan cepat puas. Kadang ujian datang justru setelah kesuksesan,” katanya. Ia juga menegaskan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan zaman yang kian kompleks.

Dengan keberhasilan ini, Edward Candra diharapkan menjadi teladan bagi ASN Sumsel lainnya untuk terus mengembangkan kapasitas diri. Pendidikan tinggi bukan hanya pencapaian pribadi, tetapi juga investasi sosial untuk kemajuan birokrasi.

Melalui gelar doktor ini, Edward menegaskan komitmennya untuk terus mendorong inovasi kebijakan publik berbasis riset dan kolaborasi, demi mewujudkan Sumatera Selatan yang mandiri, berdaya saing, dan sejahtera. [AbV/red]

Berita Terkait

Permendikdasmen 4/2026 Jadi Tameng Guru dari Kriminalisasi, Zulinto: Negara Harus Hadir Lindungi Pendidik ‎
ASAS SMKN Sumsel Masuki Hari Ketiga, 644 Siswa Ikuti Penentuan Kenaikan Tingkat
AP3K Sumsel Desak Hasil RDP Komisi II DPR RI Dieksekusi: Bukti Nyata Perjuangan PGRI untuk PPPK
Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog
Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang
Eks Ketua Forum Guru Honorer Sebut Pernyataan Riza Pahlevi Hanya Slogan
Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi
Pegang SK Resmi! PGRI Sumsel Tancap Gas, Riza Pahlevi: Organisasi Guru Harus Kembali ke Tangan Guru

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:43 WIB

Permendikdasmen 4/2026 Jadi Tameng Guru dari Kriminalisasi, Zulinto: Negara Harus Hadir Lindungi Pendidik ‎

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:29 WIB

ASAS SMKN Sumsel Masuki Hari Ketiga, 644 Siswa Ikuti Penentuan Kenaikan Tingkat

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:55 WIB

AP3K Sumsel Desak Hasil RDP Komisi II DPR RI Dieksekusi: Bukti Nyata Perjuangan PGRI untuk PPPK

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:01 WIB

Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:11 WIB

Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang

Berita Terbaru