WIDEAZONE.COM, PALEMBANG –Di tengah pandemi corona dalam suasana Ramadhan, pemerintah pusat dan pemerintah daerah selalu memperhatikan kehidupan masyarakat yang terdampak COVID-19.
Bayangan menjalani puasa tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, seperti Wak Zakariah, warga Palembang dengan kondisi memperihatinkan karena sakit dan tinggal di tempat tak layak huni.
Mendengar informasi itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Ratu Dewa prihatin dan bergegas untuk mendatangi dan menjenguk keadaan Zakariah.
Suasana mengharukan, saat Ketua ISNU kota Palembang ini bertemu langsung dengan Wak Zakaryah di kediamannya, di wilayah Karya Baru kecamatan Alang Alang Lebar Palembang.
Zakaryah tinggal bersama keluarganya, hanya berbuka seadanya di rumah berukuran 5×2, dengan kondisi rumah gelap, tak ada penerangan listrik membuat Ratu Dewa semakin terenyuh.
Terlebih, untuk mencapai ke rumahnya, Ia harus melewati kebun dan kondisi jalan yang becek padahal wilayah tersebut masuk daerah kota Palembang.
“Assalamualaikum, maaf pak malam-malam,” ucap Ratu Dewa mengetok pintu rumah Wak Zakariyah. Sesaat membuka pintu ia tertegun kedatangan tamu Sekda Palembang, dalam kondisi sakit dan tak mampu berdiri ia mempersilakan masuk.
“Saya Ratu Dewa pak, silaturahmi,” sambung Dewa sembari menurunkan bantuan yang ia bawa sendiri.
Tanpa canggung mantan kepala BKPSDM kota Palembang mengajak dialog Wak Zakaryah dan menanyakan keadaannya. Rasa iba pun terlihat dari wajah Dewa, sesekali Ia menghela nafas panjang dan matanya berkaca-kaca. Apalagi kondisi rumah yang jauh dari layak huni, tidur beralas tikar, teselimut kelambu kain dan lantai beralaskan tanah.
Saat berdialog, ketua PBSI kota Palembang ini mendengarkan bahwa Wak Zakariyah belum mendapatkan bantuan dan beridentitas sebagai warga kota Palembang. Aktivitas ini pun ia posting di akun instagram pribadinya.
“Segera kita carikan solusinya untuk kehidupannya ke depan, untuk kesehatan kita minta Dinkes untuk mengecek kesehatannya,” tuturnya.
Sementara itu, Zakariyah mengucapkan terimakasih atas bantuan dan perhatian Ratu Dewa. Ia mengaku sehari-hari bekerja sebagai buruh barang bekas. Akibat pendemi covid-19 ia tidak dapat bekerja terlebih kesehatannya yang drop.
“Terimakasih pak, semoga bapak senantiasa dalam lindungan Allah SWT, amin,” ucapnya sambil berdoa.
Laporan Aldy
Editor Abror Vandozer




![Bupati Muara Enim Edison dikabarkan terjaring operasi tangkap tangan [OTT] Komisi Pemberantasan Korupsi [KPK] pada Senin 8 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260608-WA0010-225x129.jpg)





![Bupati Muara Enim Edison dikabarkan terjaring operasi tangkap tangan [OTT] Komisi Pemberantasan Korupsi [KPK] pada Senin 8 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260608-WA0010-129x85.jpg)








