Rapat Banggar DPRD Sumsel, Anita: Data yang disajikan oleh tim OPD masih belum valid

- Jurnalis

Rabu, 27 November 2019 - 15:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Provinsi Sumsel, RA Anita Noeringhati SH MH

Ketua DPRD Provinsi Sumsel, RA Anita Noeringhati SH MH

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Pembahasan Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan mefokuskan pada optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Optimalisasi potensi PAD untuk mengoptimalkan pajak-pajak dan retribusi yang ada di beberapa OPD.

Ketua DPRD Provinsi Sumsel, RA Anita Noeringhati SH MH, menjelaskan, bahwa keterlambatan pembahasan Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS), disebabkan pihak legislatif dan eksekjutif masih dalam pokok bahasan PAD.

” Data yang disajikan oleh tim OPD masih belum lengkap (valid), potensi-potensi yang masih bisa dipush menjadi PAD justru menjadi naik dan juga terkadang turun. Hal ini menjadi dinamika dalam pembahsannya, kami dari DPRD ingin sekali bahwa potensi mengoptimalkan PAD mestinya harus benar-benar di maksimalkan, seperti pajak dan retribusi yang bersumber dari beberapa OPD,” jelas Anita kepada awak media usai rapat banggar, Selasa (27/11/2019).

Lanjut Anita, hingga pendapatan yang sah, hasil kekayaan yang dipisahkan dan ini harus berdasarkan data bukan mencongak (ingatan) saja namun harus sesuai data yaitu BUMD yang kita bentuk.

” APBD Tahun 2020 mengalami kenaikan dari 9 mernjadi 10,5, tentunya hal ini harus diikuti secara signifikan dari segi pendapatan. Kita ingin membantu eksekutif dalam kebijakan umum anggaran 2020 arahnya kemana, kita tidak mau lari dari RPJM (Rencan Pembangunan Jangka Menengah Daerah” ungkapnya.

Terkait molornya KUA PPAS, Anita memaparkan , bukan keinginan kami terjadinya keterlambatan ini, karena data yang diterima juga molor, seharusnya juli kita terima ternyata November baru disampaikan.

Baca Juga:  Semifinal Prancis vs Spanyol Bikin Nobar TVRI Sumsel Membludak

” 2 September 2019 kita telah mengirimkan surat untuk dokumen KUA PPAS, tetap tidak ada respon. Apakah kami yang harus disalahkan jadi tolong ini harus seimbang, kita bicara fakta/data jadi jangan dikomplain. Sedangkan Sedangkan batas akhir tanggal 30 November sudah harus diserahkan ke Mendagri, karena pada 2 September kita sudah mengirimkan surat untuk dokumen KUA PPAS tetap tidak ada respon apakah kami yang akan disalahkan,’’ pungkasnya.

Baca Juga:  Kasus Dugaan Pelecehan di ICU RSUD Martapura Memanas, Manajemen Bantah Tuduhan Keluarga Pasien

 

Laporan: Abror vandozer

Berita Terkait

Perumda Pasar Palembang Jaya Gandeng PTBA Benahi Pasar Tradisional ‎
Tunjangan Pegawai Tirta Musi “Tersandera” Ratu Dewa Buka Suara
Tunjangan Pendidikan Tersandera 3 Bulan, Pegawai Sepakat Demo, Manajemen Berdalih Penyesuaian Permendagri ‎
BCR Gebrak Pasar 16 Ilir, Bidik Pusat Ekonomi dan Wisata
160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎
Subsidi Energi Bengkak Rp3,5 Triliun, BBM Dibatasi–CNG Gantikan LPG hingga Tantangan LisDes
Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri
Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Perumda Pasar Palembang Jaya Gandeng PTBA Benahi Pasar Tradisional ‎

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Tunjangan Pegawai Tirta Musi “Tersandera” Ratu Dewa Buka Suara

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:22 WIB

Tunjangan Pendidikan Tersandera 3 Bulan, Pegawai Sepakat Demo, Manajemen Berdalih Penyesuaian Permendagri ‎

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:10 WIB

BCR Gebrak Pasar 16 Ilir, Bidik Pusat Ekonomi dan Wisata

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:37 WIB

160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎

Berita Terbaru

Bayumi AP SE MSi [Praktisi Pendidikan dan Ketua Komunitas]

Opini

Memaknai Kemerdekaan: Dari Ruang Kelas untuk Indonesia

Jumat, 21 Agu 2026 - 10:23 WIB

PALUNG LAUT DALAM LUKISAN YAYA MARIA

Sastra

PALUNG LAUT DALAM LUKISAN YAYA MARIA

Kamis, 20 Agu 2026 - 08:47 WIB

Sebanyak 115 anak dan remaja dari 20 kecamatan di Kabupaten OKU Timur mengikuti Festival Anak Shaleh Indonesia [FASI] Tahun 2026. Kegiatan perdana di tingkat kabupaten ini dibuka Bupati OKU Timur Ir H Lanosin MT MM di Balai Rakyat Setda OKU Timur, Rabu 19 Agustus 2026.

Advertorial

FASI di OKU Timur, Bupati Enos Dorong Lahirnya Generasi Qurani

Kamis, 20 Agu 2026 - 08:21 WIB