“Prestasi ini juga berkat dukungan dan doa semua masyarakat Maluku. Pengalaman Pesparani I di Ambon menjadi guru terbaik bagi kami untuk belajar dan meraih prestasi,” sambungnya.
Sebagai juara umum, selain memboyong piala bergilir dan piala tetap, Provinsi Maluku juga berhak atas dana pembinaan sebesar Rp50 juta.
Piala bergilir Pesparani diserahkan Wakil Menteri Agama H. Zainut Tauhid Sa’adi kepada kontingen Provinsi Maluku. Wamenag berpesan agar Pesparani terus maju dan menjadi pelopor dalam berkreasi mengembangkan budaya musik dan lagu Gereja Katolik.
“Pesparani harus berkontribusi dalam kekayaan khazanah budaya nusantara. Semua peserta Pesparani hendaknya menjadi duta damai, persatuan, dan persaudaraan,” pesannya. (JFA)



















