WIDEAZONE.COM, JAKARTA — Sejak beroperasi 1 Maret 1981, PT Bukit Asam Tbk kerap kali menoreh prestasi terbaik.
Setelah pada akhir tahun lalu mendapat penghargaan internasional, maka mengawali operasional tahun 2020, PT Bukit Asam Tbk kembali “unjuk gigi” dalam hal prestasi.
Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk Arviyan Arifin, menerima pemberian penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) katagori Emas.
Penghargaan PROPER Emas itu diberikan bagi penilaian Unit Penambangan Tanjung Enim (UPTE), dan katagori hijau untuk Unit Pelabuhan Tarahan (Peltar) PT Bukit Asam Tbk dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia.
Penghargaan itu langsung diberikan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin, didampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya di Istana Wakil Presiden, Rabu (8/1/2020).
Dengan diraihnya PROPER Emas tahun ini, sebagai perusahaan tambang batu bara, PT Bukit Asam Tbk berhasil meraih 7 kali PROPER Emas secara berturut-turut sejak 2013.
Berarti, melalui penghargaan itu, Unit Pelabuhan Tarahan Bukit Asam berhasil meraih PRIOER Hijau untuk kali kedua sejak 2018.
Menurut Corporate Secretary PT Bukit Asam Suherman, di sepanjang tahun 2018 hingga 2019, Bukit Asam melakukan berbagai pemberdayaan masyarkat dan lingkungan di sekitar wilayah operasional perusahaan.
“Berbagai pemberdayaan itu terus kita lakukan secara berkelanjutan secara konsisten sehingga memberikan nilai tambah bagi masyarkat sekitar dan lingkungan setempat,” ujar Suherman ke pada Wideazone.com dan Zoom Post, Kamis (9/1/2020).

Menurut dia, berbagai program pemberdayaan unggulan terus dilakukan secara konsisten oleh Bukit Asam di UPTE dan Peltar, seperti Eco-Edu Zoo Park dan Kampung Bukit Kujur Ramah Lingkungan di UPTE dan Kapal Pendidikan Pulau Tegal di Peltar.
Melalui Eco-Edu Zoo Park, kata Suherman, Bukit Asam berusaha menyulap lahan bekas tambang menjadi kebun mini dan jogging track untuk masyarakat.
“Yah, dalam mengelola lahan bekas tambang itu, kita berusaha menggandeng pemuda yang berada di sekitar perusahaan untuk mengedukasi tentang satwa dan lingkungan bagi para pelajar dan masyarakat.
Selain itu, kata Suherman, melalui kebun binatang mini itu, Bukit Asam bermaksud untuk mengkonservasi flora dan fauna. “Dengan pengelolaan kebun binatang mini tersebut, paling tidak dapat mengedukasi masyarakat terkait pentingnya keseimbangan ekosistem dengan cara menjaga lingkungan,” ujar Suherman.
Selain itu, melalui Kampung Batik Kujur Bukit Asam mencoba untuk ikut melestarikan warisan budaya dan kearifan lokal melalui batik yang digunakan serta menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat yang bergabung di Kampung Batik Kujur tersebut.
“Di Peltar, pemberdayaan untuk masyarakat, dilakukan melalui program Kapal Pendidikan untuk Pulau Tegal. Dengan adanya kapal pendidikan diharapkan dapat memudahkan guru untuk berangkat dan pulang mengajar di Lembaga Pendidikan PKBM Pesona Pulau Tegal,” tukasnya.
Menurut Suherman, adanya Kapal Pendidikan itu sebagai wujud dukungan Bukit Asam untuk mengembangkan pendidikan anak-anak di Pulau Tegal.
Jadi, kata Suherman, melalui PROPER Emas dan Hijau ini memperlihatkan keseriusan Bukit Asam untuk memberikan motivasi bagi masyarakat dan PT Bukit Asam Tbk agar bisa berbuat lebih baik di sekitar wilayah operasional.
“Dengan diraihnya PROPER Emas untuk ketujuh kalinya, tentu bisa mendorong Bukit Asam untuk terus berkembang bersama masyarakat di sekitar tambang. “Setidaknya kita mencoba membangun suasana harmonis di tengah lingkungan yang lestari dan memberi manfaat seluas-luasnya ke pada pemangku kepentingan,” kata Suherman menutup perbincangan. (*)
Laporan Abror Vandozer/rel
Editor Anto Narasoma



![Lahan Cetak Sawah Rakyat [CSR] di Kabupaten Ogan Komering Ulu [OKU] Timur, Sumatera Selatan, menunjukkan potensi menjanjikan. Hasil ubinan di Desa Campang Tiga Ulu, Kecamatan Cempaka, mencapai setara 7,76 ton gabah kering panen [GKP] per hektare,](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261028-WA0017-225x129.jpg)
![Salah satu objek Yayasan STIMIK IGM yang dipasang plang banner. [Ist]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261027-WA0043-225x129.jpg)


![Petugas PLN saat melakukan pemeliharaan kelistrikan pada Saluran Udara Tegangan Tinggi [SUTT] 150 kilovolt [kV] Sarolangun-Muara Rupit untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261027-WA0044-225x129.jpg)
![Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Nurcahyo JM SH MH turun langsung mengevaluasi kinerja jajaran Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ulu Timur [OKU Timur], Selasa 27 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261027-WA0042-225x129.jpg)
![Lahan Cetak Sawah Rakyat [CSR] di Kabupaten Ogan Komering Ulu [OKU] Timur, Sumatera Selatan, menunjukkan potensi menjanjikan. Hasil ubinan di Desa Campang Tiga Ulu, Kecamatan Cempaka, mencapai setara 7,76 ton gabah kering panen [GKP] per hektare,](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261028-WA0017-129x85.jpg)
![Salah satu objek Yayasan STIMIK IGM yang dipasang plang banner. [Ist]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261027-WA0043-129x85.jpg)


![Petugas PLN saat melakukan pemeliharaan kelistrikan pada Saluran Udara Tegangan Tinggi [SUTT] 150 kilovolt [kV] Sarolangun-Muara Rupit untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261027-WA0044-129x85.jpg)


![Pengamat politik Sumatera Selatan sekaligus Sekretaris Wilayah Asosiasi Ilmu Politik Indonesia [AIPI] Sumsel, Ahmad Haekal Al-Haffafah.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261021-WA0001-360x200.jpg)
![Corporation Anti Corruption Agency Sumatera Selatan [CACA-Sumsel] bersama PB Front Pemuda Merah Putih [FPMP] dalam aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Selasa 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261020-WA0016_copy_1519x678-360x200.jpg)

