Prestasi Spektakuker, PT Bukit Asam Raih PROPER Emas Ketujuh Kalinya

- Jurnalis

Rabu, 8 Januari 2020 - 23:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk Arviyan Arifin, menerima pemberian penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) katagori Emas. Penghargaan itu langsung diberikan Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin, didampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya di Istana Wakil Presiden, Rabu (8/1/2020).

Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk Arviyan Arifin, menerima pemberian penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) katagori Emas. Penghargaan itu langsung diberikan Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin, didampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya di Istana Wakil Presiden, Rabu (8/1/2020).

WIDEAZONE.COM, JAKARTA — Sejak beroperasi 1 Maret 1981, PT Bukit Asam Tbk kerap kali menoreh prestasi terbaik.

Setelah pada akhir tahun lalu mendapat penghargaan internasional, maka mengawali operasional tahun 2020, PT Bukit Asam Tbk kembali “unjuk gigi” dalam hal prestasi.

Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk Arviyan Arifin, menerima pemberian penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) katagori Emas.

Penghargaan PROPER Emas itu diberikan bagi penilaian Unit Penambangan Tanjung Enim (UPTE), dan katagori hijau untuk Unit Pelabuhan Tarahan (Peltar) PT Bukit Asam Tbk dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia.

Penghargaan itu langsung diberikan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin, didampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya di Istana Wakil Presiden, Rabu (8/1/2020).

Dengan diraihnya PROPER Emas tahun ini, sebagai perusahaan tambang batu bara, PT Bukit Asam Tbk berhasil meraih 7 kali PROPER Emas secara berturut-turut sejak 2013.

Berarti, melalui penghargaan itu, Unit Pelabuhan Tarahan Bukit Asam berhasil meraih PRIOER Hijau untuk kali kedua sejak 2018.

Menurut Corporate Secretary PT Bukit Asam Suherman, di sepanjang tahun 2018 hingga 2019, Bukit Asam melakukan berbagai pemberdayaan masyarkat dan lingkungan di sekitar wilayah operasional perusahaan.

“Berbagai pemberdayaan itu terus kita lakukan secara berkelanjutan secara konsisten sehingga memberikan nilai tambah bagi masyarkat sekitar dan lingkungan setempat,” ujar Suherman ke pada Wideazone.com dan Zoom Post, Kamis (9/1/2020).

Penghargaan PROPER Emas itu diberikan bagi penilaian Unit Penambangan Tanjung Enim (UPTE), dan katagori hijau untuk Unit Pelabuhan Tarahan (Peltar) PT Bukit Asam Tbk dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia.
Penghargaan PROPER Emas itu diberikan bagi penilaian Unit Penambangan Tanjung Enim (UPTE), dan katagori hijau untuk Unit Pelabuhan Tarahan (Peltar) PT Bukit Asam Tbk dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia.

Menurut dia, berbagai program pemberdayaan unggulan terus dilakukan secara konsisten oleh Bukit Asam di UPTE dan Peltar, seperti Eco-Edu Zoo Park dan Kampung Bukit Kujur Ramah Lingkungan di UPTE dan Kapal Pendidikan Pulau Tegal di Peltar.

Baca Juga:  Kinerja 8 Bulan! Kejari OKU Timur Tangani Ratusan Perkara, PNBP Tembus Rp1,22 Miliar

Melalui Eco-Edu Zoo Park, kata Suherman, Bukit Asam berusaha menyulap lahan bekas tambang menjadi kebun mini dan jogging track untuk masyarakat.

“Yah, dalam mengelola lahan bekas tambang itu, kita berusaha menggandeng pemuda yang berada di sekitar perusahaan untuk mengedukasi tentang satwa dan lingkungan bagi para pelajar dan masyarakat.

Selain itu, kata Suherman, melalui kebun binatang mini itu, Bukit Asam bermaksud untuk mengkonservasi flora dan fauna. “Dengan pengelolaan kebun binatang mini tersebut, paling tidak dapat mengedukasi masyarakat terkait pentingnya keseimbangan ekosistem dengan cara menjaga lingkungan,” ujar Suherman.

Baca Juga:  Dilaporkan Dugaan Gelapkan SHM Rp1,5 Miliar, Notaris HRY: Ada Perjanjian Antara Pemilik Tanah dengan Developer

Selain itu, melalui Kampung Batik Kujur Bukit Asam mencoba untuk ikut melestarikan warisan budaya dan kearifan lokal melalui batik yang digunakan serta menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat yang bergabung di Kampung Batik Kujur tersebut.

“Di Peltar, pemberdayaan untuk masyarakat, dilakukan melalui program Kapal Pendidikan untuk Pulau Tegal. Dengan adanya kapal pendidikan diharapkan dapat memudahkan guru untuk berangkat dan pulang mengajar di Lembaga Pendidikan PKBM Pesona Pulau Tegal,” tukasnya.

Menurut Suherman, adanya Kapal Pendidikan itu sebagai wujud dukungan Bukit Asam untuk mengembangkan pendidikan anak-anak di Pulau Tegal.

Jadi, kata Suherman, melalui PROPER Emas dan Hijau ini memperlihatkan keseriusan Bukit Asam untuk memberikan motivasi bagi masyarakat dan PT Bukit Asam Tbk agar bisa berbuat lebih baik di sekitar wilayah operasional.

“Dengan diraihnya PROPER Emas untuk ketujuh kalinya, tentu bisa mendorong Bukit Asam untuk terus berkembang bersama masyarakat di sekitar tambang. “Setidaknya kita mencoba membangun suasana harmonis di tengah lingkungan yang lestari dan memberi manfaat seluas-luasnya ke pada pemangku kepentingan,” kata Suherman menutup perbincangan. (*)

Laporan Abror Vandozer/rel
Editor Anto Narasoma

Berita Terkait

Dari Anak Yatim hingga Jadi Nahkoda Dishub Palembang: Kisah Panjang Sariyansyah Ismail
Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal
Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik
ISPA Mengganas! Besok Palembang Berlakukan PJJ bagi TK hingga SMP
KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
Delapan Sepeda Motor Terjaring KTL di Palembang
MISTERI 5 TAHUN TERBONGKAR! Rani dan Ayuhana Dibunuh, Jasad Tinggal Tulang-belulang di Rumah Kosong
Polrestabes Palembang Gaspol! 102 Motor Digulung, Balap Liar hingga Konvoi Liar Dibabat

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 13:09 WIB

Dari Anak Yatim hingga Jadi Nahkoda Dishub Palembang: Kisah Panjang Sariyansyah Ismail

Kamis, 10 September 2026 - 21:59 WIB

Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal

Rabu, 9 September 2026 - 15:01 WIB

Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik

Selasa, 8 September 2026 - 15:31 WIB

KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎

Selasa, 8 September 2026 - 12:32 WIB

Delapan Sepeda Motor Terjaring KTL di Palembang

Berita Terbaru

Oleh: Bayumi AP SE MSi [Ketua Komunitas dan Praktisi Pendidikan]

Opini

Kabut Asap: Ketika Rumah Berubah Jadi Sekolah

Kamis, 10 Sep 2026 - 12:28 WIB