Presiden Jokowi Terima Air dan Tanah, Simbol Keberagaman Bumi Sriwijaya

- Jurnalis

Senin, 14 Maret 2022 - 21:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru bersama seluruh Gubernur Provinsi di Indonesia mengikuti prosesi penyerahan tanah dan air di titik  nol kilometer Ibu Kota Nusantara [IKN] di Kalimantan Timur, Senin [14/3].

Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru bersama seluruh Gubernur Provinsi di Indonesia mengikuti prosesi penyerahan tanah dan air di titik nol kilometer Ibu Kota Nusantara [IKN] di Kalimantan Timur, Senin [14/3].

WIDEAZONE.com, KALTIM | Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru bersama seluruh Gubernur Provinsi di Indonesia mengikuti prosesi penyerahan tanah dan air di titik  nol kilometer Ibu Kota Nusantara [IKN] di Kalimantan Timur, Senin [14/3].
 
Penyatuan tanah dan air yang dibawa dari 33 provinsi dari luar Provinsi Katim tersebut dipimpin langsung oleh Presiden RI Joko Widodo dengan lokasi persis di titik nol atau IKN Nusantara  yang tepatnya terletak di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kaltim tersebut.
 
Pada kesempatan itu, Gubernur Herman Deru menyerahkan kendi berisikan 1 kilogram tanah dan dua liter air yang dibawanya dari Bumi Sriwijaya dengan menggunakan  tempayan dan kendi  ukuran kecil tersebut diserahkan Herman Deru kepada  Presiden RI Jokowi.
 
Selanjutnya air dan tanah yang diserahkan Gubernur Herman Deru tersebut dimasukan Presiden Jokowi ke dalam tempayan ukuran besar  yang ada di hadapannya bercampur dengan tanah dan air yang dibawa oleh para Gubernur se Indonesia lainnya.  

Di mana sebelumnya yang mendapatkan kesempatan pertama kali menyerahkan air dan tanah kepada presiden adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan diakhiri oleh Gubernur Kalimantan Timur H Isran Noor.
 
Sementara itu, dalam sambutannya Presiden Joko Widodo mengatakan mewujudkan IKN sdalah sebuah cita-cita yang besar. 
 
“Pada hari ini Senin 14 Maret 2022, kita hadir bersama-sama di sini dalam rangka sebuah cita-cita besar dan pekerjaan besar yang akan kita segera mulai yaitu pembangunan Ibu Kota Nusantara,” kata Jokowi dalam sambutannya usai prosesi penyerahan tanah dan air dari para gubernur se Indonesia.
 
Presiden pun menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada seluruh gubernur yang telah membawa tanah dan air dari masing-masing daerahnya untuk disatukan di lokasi yang akan dibangun sebagai Ibu Kota Nusantara [IKN].
 
“Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para gubernur. Ini merupakan bentuk dari kebhinekaan kita dan persatuan yang kuat di antara kita dalam rangka membangun Ibu Kota Nusantara ini,” ujar Jokowi.
 
Presiden mengatakan, kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI dan Polri, swasta, dan seluruh masyarakat akan membantu mewujudkan pembangunan ibu kota negara yang baru ini.

Baca Juga:  CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel

Dalam kesempatan ini, Jokowi juga menyampaikan apresiasinya kepada lembaga-lembaga tinggi negara, seperti MPR RI, DPR RI, DPD RI, Mahkamah Agung, Mahkamah Konstitusi, Badan Pemeriksa Keuangan, Komisi Yudisial, dan seluruh komponen masyarakat.
 
“Mudah-mudahan tetap berdoa semoga hidayah dan barokah dari Allah Subhanahu wata’ala memberikan kemudahan dan kelancaran kita dalam membangun Ibu Kota Nusantara ini,” tutupnya.
 
Acara kemudian ditutup dengan pembacaan doa dan dilanjutkan dengan penanaman pohon bersama jajaran menteri, para gubernur, serta lima belas tokoh masyarakat. Pohon yang akan ditanam ini merupakan pohon khas dari tiga puluh empat Provinsi se Indonesia.
 
Untuk diketahui tanah yang dibawa oleh Gubernur Herman Deru ke ke titik nol Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara diambil dari tanah Bumi Sriwijaya tepatnya di Bukit Siguntang Mahameru yang akan menjadi saksi kejayaan Kerajaan Sriwijaya.

Baca Juga:  Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Sedangkan air sebanyak dua liter  yang juga dibawa serta ke IKN  air yang bersumber dari sungai Musi  yang merupakan muara dari sembilan sungai atau  Batanghari Sembilan yang ada di Sumsel  yang filosofinya sungai merupakan urat nadi masyarakat Bumi Sriwijaya. [ab/red]

Berita Terkait

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA
CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel
Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab
RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎
Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan
KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:17 WIB

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:48 WIB

CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab

Minggu, 27 September 2026 - 12:03 WIB

RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Kamis, 24 September 2026 - 12:25 WIB

Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Berita Terbaru