Prahara di Pulau Maspari: di Balik Purnama

- Jurnalis

Senin, 1 Mei 2023 - 17:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAB 10: Prahara di Pulau Maspari: di Balik Purnama

BAB 10: Prahara di Pulau Maspari: di Balik Purnama

Kebungson, Gresik Jawa Timur

“Apa yang terjadi di malam itu, biyung?” Pertanyaan Jaka Samudera sontak menyadarkan Nyai Ageng Pinatih dari lamunan. Kenangan di balik purnama itu membuat perempuan paruh baya itu hanyut dalam lamunan. “Tidak lama setelah bunyi genderang terdengar, biyung melihat kapal-kapal armada laut menyalakan obor. Malam itu, ada ribuan titik api yang menyala itu.

Laut di perairan Pulau Maspari seperti terbakar.” Nyai Ageng Pinatih menghela nafas. Sepasang tangannya gesit merapihkan kain yang menutupi kepala. Sapuan angin dingin membuat kain penutup kepalanya sedikit miring. Setelah melingkarkan ujung kain di bagian lehernya, sang saudagar itu mengambil sepotong ubi rebus di hadapannya.

Mencubit bagian ujung ubi rebus, lalu memasukannya ke dalam mulut dengan gerakan yang anggun. “Biyung mendengar suara paman Ji Hong memberikan instruksi kepada prajurit. Saat itu ada beberapa kapal asing mendekati barisan kapal pertama.” Terang Nyai Ageng Pinatih setelah menelan daging ubi rebus. “Siapa yang datang?” Kening Jaka Samudera mengkerut.

Mulutnya berhenti mengunyah potongan ubi rebus yang telah masuk ke dalam mulut. Rasa manis perlahan-lahan merambat di sekujur lidahnya. “Gerombolan perompak Chen Zhuyi!” Jawaban yang keluar dari bibir merah Nyai Ageng Pinatih sontak membuat Jaka Samudera hampir melompat. Bocah dua belas tahun itu terkejut bukan kepalang. “A..pa?” Mulut Jaka Samudera ternganga. “Apa mereka tidak melihat di dalam ratusan kapal-kapal besar itu berisi prajurit bersenjata lengkap?”

Baca Juga:  Lawang Borotan Jadi Saksi Gaung Genderang Darussalam KASTA Sumsel

“Itu juga yang menjadi pemikiran biyung. Tetapi anehnya, tidak ada satupun kapal yang menghadang. Para prajurit hanya bersiaga dengan busur dan panah di sepanjang sisi kapal.” “Kapal perompak itu dibiarkan lewat begitu saja?” Nyai Ageng Pinatih mengangguk. “Dari balik dinding, biyung mendengar bahwa Laksamana memang mengundang Chen Zhuyi di malam itu.” “Untuk apa mengundang para perompak kejam seperti mereka?”

Jaka Samudera menggaruk-garuk keningnya. Ia tidak habis pikir kenapa sang Laksamana tidak langsung menumpas habis saja gerombolan perompak malam itu juga. “Malam itu, biyung menyangka akan terjadi peperangan di atas laut. Akan ada kilatan pedang dan pertumpahan darah, akan ada kapal yang terbakar oleh panah api, serta jeritan suara meregang nyawa.”

Jaka Samudera buru-buru mengambil minuman wedang jahenya. Ia mencoba membasahi tenggorokan yang masih sesak oleh sisa kunyahan ubi rebus. Situasi yang semakin seru membuatnya tidak ingin melewati begitu saja cerita ibu angkatnya. Bocah dua belas tahun itu mencoba menebak-nebak, para perompak itu sengaja dibiarkan masuk ke dalam kepungan kapal merupakan bagian dari strategi sang Laksamana.

Baca Juga:  Sekda Sumsel Edward Candra Buka Sumsel Budaya Run 2026, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Pelestarian Budaya

“Tetapi, hingga fajar hampir menyingsing, biyung hanya mendengar suara sapuan air laut.” “Maksud biyung, malam itu tidak ada sama sekali pertempuran antara gerombolan perompak dan pasukan Laksamana?” Jaka Samudera mencoba mencari jawaban di antara tatapan lembut ibu angkatnya. “Iya Jaka. Sama sekali tidak terjadi hal yang biyung khawatirkan.” “Jadi, apa yang dilakukan para perompak di malam itu?”

“Menurut prajurit yang semalam berjaga, Laksamana Cheng Ho hanya membacakan surat maklumat kaisar kepada Chen Zhuyi agar pimpinan perompak itu mau menyerahkan diri tanpa perlawanan.” “Apakah gembong perompak itu setuju?” “Chen Zhuyi meminta waktu untuk memberikan jawabannya hingga akhir purnama nanti. Rombongan perompak itu kembali pulang tanpa diganggu sedikitpun oleh para prajurit.” Jawaban Nyai Ageng Pinatih memaksa Jaka Samudera berfikir keras.

Ia benar-benar dibuat bingung dengan strategi Laksamana Cheng Ho menghadapi perompak Selat Malaka itu. Secara jumlah, armada Kaisar Ming dapat dengan mudah mengalahkan Chen Zhuyi dan gerombolannya. Tetapi sang laksamana masih saja memberi kesempatan gerombolan itu untuk menyerah tanpa pertumpahan darah. “Apa ini juga taktik licik Chen Zhuyi untuk melihat pasukan Laksamana Cheng Ho?” Jaka Samudera menerka-nerka dalam hati.

Berita Terkait

Lawang Borotan Jadi Saksi Gaung Genderang Darussalam KASTA Sumsel
Sekda Sumsel Edward Candra Buka Sumsel Budaya Run 2026, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Pelestarian Budaya
Forwida Sumsel Protes Penggunaan Gandik dalam Lomba Lari di Palembang
Gelar Konser Amal, Seniman Palembang Himpun Rp6,5 Juta
Pentas PWI Jakarta di Tengah Guyuran Hujan Tetap Meriah
Menbud Fadlizon Buka Pameran Prangko di Kota Tertua: Filateli “King of Hobby”
Catat! Pameran Prangko 20-24 Oktober 2025 Berlangsung di Palembang
Deadline Sebulan! Perwali Tari Sambut Harus Rampung

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 18:42 WIB

Lawang Borotan Jadi Saksi Gaung Genderang Darussalam KASTA Sumsel

Jumat, 24 April 2026 - 20:58 WIB

Sekda Sumsel Edward Candra Buka Sumsel Budaya Run 2026, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Pelestarian Budaya

Rabu, 18 Maret 2026 - 23:24 WIB

Forwida Sumsel Protes Penggunaan Gandik dalam Lomba Lari di Palembang

Senin, 29 Desember 2025 - 07:22 WIB

Gelar Konser Amal, Seniman Palembang Himpun Rp6,5 Juta

Jumat, 5 Desember 2025 - 19:13 WIB

Pentas PWI Jakarta di Tengah Guyuran Hujan Tetap Meriah

Berita Terbaru

Terpidana kasus kekerasan seksual, Fahrul Rozi alias Balung bin Azim [Alm] berhasil diringkus Tim Tangkap Buron [Tabur] Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Jumat 22 Mei 2026, sekitar pukul 18.15 WIB.

Headlines

Pelarian Terpidana Kekerasan Seksual di Sekayu Kandas!

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:56 WIB

Jajaran pengurus Serikat Media Siber Indonesia Provinsi Sumatera Selatan [SMSI Sumsel] tancap gas persiapan perhelatan Musyawarah Wilayah [Muswil] SMSI Sumsel 2026 dengan resmi membentuk panitia penyelenggara.

Headlines

SMSI Sumsel Tancap Gas Persiapkan Muswil 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:02 WIB