Polemik Unsri Tuai Atensi Gubernur Herman Deru

- Jurnalis

Sabtu, 4 Desember 2021 - 18:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumsel H Herman Deru

Gubernur Sumsel H Herman Deru

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Polemik yang melanda Universitas Sriwijaya [Unsri] menuai beragam atensi publik, tak terkecuali Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru. 

Herman Deru mengaku kaget dan meminta masyarakat jangan langsung memvonis namun tetap menerapkan asas praduga tak bersalah. 

“Saya terkejut nonton itu di televisi, saya nggak nyangka kalau masih saja terjadi yang begitu-gitu, padahal di kalangan intelektual,” ucap Gubernur Sumsel Herman Deru, dikutip dari keterangan persnya, di Palembang, Sabtu [4/12/2021].

Baca Juga:  RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Walaupun saat ini, kata Deru, laporan terduga korban sedang diusut pihak kepolisian, masyarakat jangan sampai memberikan vonis terlebih dahulu. 

Menurutnya, dalam kasus seperti ini masyarakat patut menerapkan asas praduga tak bersalah. 

“Tapi kita juga tentu harus menggunakan azas praduga tak bersalah ya. Tidak boleh kita langsung menghakimi, kita ada aparat hukum yang silakan dengan leluasa menyelidiki ini,” ungkapnya.

Deru menuturkan kalau memang ada bukti-bukti permulaannya silakan ditingkatkan ke penyidikan. Tapi kita masyarakat juga jangan memvonis atau menghukum duluan, “Karena kita ini Negara yang menghormati hukum,” ujarnya. 

Baca Juga:  Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Di samping itu, dalam menindaklanjuti kasus ini, HD mengatakan, upaya Pemprov Sumsel yakni akan mendorong Dinas PPPA Sumsel memberikan pendampingan terhadap terduga korban.

“Saya akan turunkan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan [Dinas PPPA] untuk pendampingan, termasuk trauma healing-nya,” pungkasnya. 

Berita Terkait

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA
CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel
Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab
RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎
Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan
KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:48 WIB

CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab

Minggu, 27 September 2026 - 12:03 WIB

RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Kamis, 24 September 2026 - 12:25 WIB

Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Selasa, 8 September 2026 - 15:31 WIB

KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎

Berita Terbaru