PKB Sumsel Mengutuk Keras Peristiwa Bom Bunuh Diri

- Jurnalis

Jumat, 2 April 2021 - 18:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa Sumatera Selatan (DPW PKB Sumsel) Drs H Ramlan Holdan

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa Sumatera Selatan (DPW PKB Sumsel) Drs H Ramlan Holdan

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa Sumatera Selatan (DPW PKB Sumsel) Drs H Ramlan Holdan mengutuk keras bom bunuh diri di gereja Katedral Makasar, Sulawesi Selatan yang terjadi beberapa hari lalu.

Ramlan Holdan mengatakan, terjadinya bom bunuh diri ini tidak cukup dengan hanya mengutuk, tetapi kita tidak mencari akar permasalahan yang sesungguhnya, karena ini tidak mungkin diselesaikan oleh aparat sendirian, oleh karena itu penyelesaiannya harus dimulai dari hulu yang harus dikaji ulang.

“Artinya mereka yang menjadi pelaku bom bunuh diri rata-rata kelompok kaum muda, disini kurangnya pemahaman terhadap nilai nilai agama baik dari sisi akidah maupun syariah,” ungkapnya, saat dijumpai di ruangannya, Jumat (2/4/2021).

Baca Juga:  Hadiri Pelantikan DPW PAN Sumsel, Gubernur Herman Deru Kenang Dukungan Politik dan Tekankan Sinergi

“Karena itu pelajaran-pelajaran agama di sekolah baik itu SD, SMP maupun SMA harus ditambah, termasuk kajian-kajian soal islam yang sesungguhnya, karena didalam diri mereka mengganggap bom bunuh diri ini bagian dari jihad untuk masuk surga,” kata Ramlan Holdan.

“Ini yang perlu kita perbaiki dari guru dan silabusnya untuk mengajarkan atau memperbanyak jam Pendidikan Moral Pancasila (PMP) akhlak dan budi pekerti karena yang diajarkan hanya poin rukun iman dan rukun islam tetapi tidak mengajarkan makna sesungguhnya didalam poin rukun iman dan rukun islam,” bebernya.

Baca Juga:  Partai Buruh EXCO Banyuasin Terima Kunjungan Kesbangpol, Bahas Peran Strategis Parpol

Gerakan dari PKB dan Nahdlatul Ulama (NU) untuk mengatasi teroris adalah dengan melakukan dakwah-dakwah yang positif sesuai dengan ajaran islam sesungguhnya, berdasarkan perkembangan teknologi baik media cetak, media elektronik maupun media online.

“Oleh karena itu dari sistem pendidikan yaitu silabus harus dilakukan perubahan artinya konteks kebangsaan pancasila dan konteks pancasila dalam ajaran islam harus dijelaskan dan jangan sampai terpapar intoleran yang akan mengajarkan kebencian kepada generasi penerus oleh karena itu harus diawasi bersama-sama baik oleh kita maupun pemerintah,” pungkasnya.

Laporan Akip

Berita Terkait

DPP PKB Tetapkan KSB Definitif DPC se-Sumsel, Sejumlah Pengurus Diganti Usai Evaluasi Kinerja
Partai Buruh EXCO Banyuasin Terima Kunjungan Kesbangpol, Bahas Peran Strategis Parpol
Sulsel Jadi Provinsi Ketujuh Rampungkan Verifikasi Administrasi Partai Gerakan Rakyat
Hadiri Pelantikan DPW PAN Sumsel, Gubernur Herman Deru Kenang Dukungan Politik dan Tekankan Sinergi
Musda V Demokrat Sumsel: Konsolidasi Internal dan Ambisi Besar Menuju Pemilu
UKK PKB Sumsel Resmi Dimulai, DPP Uji Calon Ketua DPC dari 7 Daerah
Cik Ujang Calon Tunggal Demokrat Sumsel, DPP Putusan Akhir
Empat Penguji UKK Akan Uji 97 Calon Ketua DPC PKB se-Sumsel

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:15 WIB

Partai Buruh EXCO Banyuasin Terima Kunjungan Kesbangpol, Bahas Peran Strategis Parpol

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:52 WIB

Sulsel Jadi Provinsi Ketujuh Rampungkan Verifikasi Administrasi Partai Gerakan Rakyat

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:39 WIB

Hadiri Pelantikan DPW PAN Sumsel, Gubernur Herman Deru Kenang Dukungan Politik dan Tekankan Sinergi

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:36 WIB

Musda V Demokrat Sumsel: Konsolidasi Internal dan Ambisi Besar Menuju Pemilu

Kamis, 30 April 2026 - 21:27 WIB

UKK PKB Sumsel Resmi Dimulai, DPP Uji Calon Ketua DPC dari 7 Daerah

Berita Terbaru